Lorenzo Siap Bicara Empat Mata dengan Rossi
Jum'at, 13 November 2015 - 17:16 WIB
Lorenzo Siap Bicara Empat Mata dengan Rossi
A
A
A
MADRID - Jorge Lorenzo menyatakan kesiapannya berbicara empat mata dengan Valentino Rossi. Ia akan meluruskan segala hal soal kontroversi yang membuat kedua pembalap itu terlibat perang dingin meski berasal dari satu tim, Yamaha.
Usai menjadi juara dunia MotoGP 2015 di Valencia, Lorenzo mengaku belum pernah berbicara dengan seniornya. Bahkan saling sindir dan memberikan komentar pedas kerap dikeluarkan duo Yamaha beda negara itu.
"Hal yang saya pikirkan adalah saya ingin berbicara dengannya soal kontroversi dan semuanya soal yang jahat. Kami (Yamaha) pantas menjadi juara dunia berkat kerja dan perjuangan yang keras," tegas Lorenzo seperti dilansir Marca, Jumat (13/11/2015).
Lorenzo sepertinya tidak nyaman juga dengan label juara dunia namun kontroversi seri terakhir hingga kini masih berseliweran. Ia pun bertekad untuk mengakhiri suasana dan kondisi yang tidak mengenakan ini.
"Sekarang semuanya masih dalam kondisi panas dengan semua komentar yang sudah terlontar. Kontroversi ternyata menjadi porsi utama. Saya harap sekarang semuanya menenangkan diri. Perang tidak akan selamanya berlangsung," tukas Lorenzo.
Soal tuduhan Rossi terhadap Lorenzo yang berkonspirasi dengan pembalap Italia, ia pun bisa memahaminya. "Suatu hari, saya mengatakan Anda harus menghormatinya. Saya yakin apa yang diucapkan Rossi karena rasa kecewa dan frustrasi setelah gelar yang sudah di depan mata harus hilang di detik akhir. Terkadang frustrasi bisa membuat penilaian Anda mengawang-awang," pungkasnya.
Usai menjadi juara dunia MotoGP 2015 di Valencia, Lorenzo mengaku belum pernah berbicara dengan seniornya. Bahkan saling sindir dan memberikan komentar pedas kerap dikeluarkan duo Yamaha beda negara itu.
"Hal yang saya pikirkan adalah saya ingin berbicara dengannya soal kontroversi dan semuanya soal yang jahat. Kami (Yamaha) pantas menjadi juara dunia berkat kerja dan perjuangan yang keras," tegas Lorenzo seperti dilansir Marca, Jumat (13/11/2015).
Lorenzo sepertinya tidak nyaman juga dengan label juara dunia namun kontroversi seri terakhir hingga kini masih berseliweran. Ia pun bertekad untuk mengakhiri suasana dan kondisi yang tidak mengenakan ini.
"Sekarang semuanya masih dalam kondisi panas dengan semua komentar yang sudah terlontar. Kontroversi ternyata menjadi porsi utama. Saya harap sekarang semuanya menenangkan diri. Perang tidak akan selamanya berlangsung," tukas Lorenzo.
Soal tuduhan Rossi terhadap Lorenzo yang berkonspirasi dengan pembalap Italia, ia pun bisa memahaminya. "Suatu hari, saya mengatakan Anda harus menghormatinya. Saya yakin apa yang diucapkan Rossi karena rasa kecewa dan frustrasi setelah gelar yang sudah di depan mata harus hilang di detik akhir. Terkadang frustrasi bisa membuat penilaian Anda mengawang-awang," pungkasnya.
(bbk)