Yamaha Stres Rossi dan Marquez Masih Berantem
Senin, 23 November 2015 - 08:56 WIB
Yamaha Stres Rossi dan Marquez Masih Berantem
A
A
A
TOKYO - Bos Movistar Yamaha Lin Jarvis mengapresiasi serangkaian tes musim dingin yang dilakukan Dorna Sport dan FIM. Menurutnya, itu merupakan salah satu upaya untuk menyelesaikan ketegangan antar Valentino Rossi dan duo Spanyol yakni Marc Marquez serta Jorge Lorenzo.
"Dalam tiga pekan terakhir musim ini, semua pembalap MotoGP, tim serta penyelenggara berada di bawah tekanan (stres). Pecahnya hubungan Rossi dan Marquez telah melebar secara dramatis," ungkap Jarvis seperti dikutip Motorsport, Senin (23/11/2015).
Jarvis menambahkan, ini adalah waktu yang tepat buat Dorna dan FIM untuk meninjau dan menganalisis apa yang terjadi. Kemudian mereka bisa membuat perubahan dengan melihat sejumlah aspek, tapi jika musim depan berjalan tanpa menemukan solusi maka perseteruan ini akan terus berlanjut. (Baca juga: Motor Marc Marquez Hilang di Pameran EICMA 2015)
"Sangat penting bahwa Dorna dan FIM dapat meninjau dan menganalisis apa yang terjadi, dan kemudian membuat perubahan yang diperlukan. Jika musim dimulai tanpa menemukan solusi dan tanpa berdiskusi dengan tepat, maka semuanya akan sangat sulit," ramal Jarvis.
Sekadar informasi, ketegangan Rossi dan Marquez bermula dari tuduhan The Doctor kepada joki Repsol Honda jelang gelaran seri 17 di GP Malaysia. Runner up musim ini menyebut bahwa Baby Alien bersekongkol dengan Lorenzo. Saat balapan berlangsung, pemilik nomor 46 itu pun seperti meluapkan kekesalannya dengan menjatuhkan rivalnya tersebut. (Baca juga: Marquez Tak Sabar Perbaiki Hubungan dengan Rossi)
Alhasil, Rossi harus menerima penalti dan memulai balapan seri terakhir di Valencia dari posisi buncit. Akibatnya, impian kekasih Linda Morselli merayakan pesta gelar juara dunia kesepuluh pupus lantaran Lorenzo sukses mengamankan podium pertama.
"Dalam tiga pekan terakhir musim ini, semua pembalap MotoGP, tim serta penyelenggara berada di bawah tekanan (stres). Pecahnya hubungan Rossi dan Marquez telah melebar secara dramatis," ungkap Jarvis seperti dikutip Motorsport, Senin (23/11/2015).
Jarvis menambahkan, ini adalah waktu yang tepat buat Dorna dan FIM untuk meninjau dan menganalisis apa yang terjadi. Kemudian mereka bisa membuat perubahan dengan melihat sejumlah aspek, tapi jika musim depan berjalan tanpa menemukan solusi maka perseteruan ini akan terus berlanjut. (Baca juga: Motor Marc Marquez Hilang di Pameran EICMA 2015)
"Sangat penting bahwa Dorna dan FIM dapat meninjau dan menganalisis apa yang terjadi, dan kemudian membuat perubahan yang diperlukan. Jika musim dimulai tanpa menemukan solusi dan tanpa berdiskusi dengan tepat, maka semuanya akan sangat sulit," ramal Jarvis.
Sekadar informasi, ketegangan Rossi dan Marquez bermula dari tuduhan The Doctor kepada joki Repsol Honda jelang gelaran seri 17 di GP Malaysia. Runner up musim ini menyebut bahwa Baby Alien bersekongkol dengan Lorenzo. Saat balapan berlangsung, pemilik nomor 46 itu pun seperti meluapkan kekesalannya dengan menjatuhkan rivalnya tersebut. (Baca juga: Marquez Tak Sabar Perbaiki Hubungan dengan Rossi)
Alhasil, Rossi harus menerima penalti dan memulai balapan seri terakhir di Valencia dari posisi buncit. Akibatnya, impian kekasih Linda Morselli merayakan pesta gelar juara dunia kesepuluh pupus lantaran Lorenzo sukses mengamankan podium pertama.
(bbk)