Target Sempurna Arema di Tengah Badai Cedera
Kamis, 26 November 2015 - 18:23 WIB
Target Sempurna Arema di Tengah Badai Cedera
A
A
A
MALANG - Arema Cronus bertekat mengakhiri kualifikasi Grup A Piala Jenderal Sudirman (PJS) 2015 dengan rekor sempurna. Kendati masih diterpa badai cedera, namun Singo Edan siap mencuri tiga angka dari Persija Jakarta pada Sabtu (28/11/2015) di Stadion Kanjuruhan.
Persegres Gresik United, Persipasi Bandung Raya dan Sriwijaya FC sudah ditaklukkan. Skuat Joko Susilo pun tidak akan memberikan ampun kepada Macan Kemayoran, kendati sudah memastikan tiket ke babak perempat final.
Sebenarnya urusan di laga lawan Persija bukan soal posisi di klasemen semata, yakni mempertahankan posisi puncak. Tapi lebih dari itu, Pelatih Arema Joko Susilo memiliki misi untuk terus menjaga grafik performa timnya agar tidak kendor menyambut fase knock out.
"Arema akan tetap total menghadapi Persija Jakarta. Tidak ada kamus bermain santai walau sudah lolos ke babak berikutnya. Hanya satu misi yang kami bawa, yakni meraih kemenangan. Tim terbaik akan saya turunkan untuk mendapat hasil maksimal," tegas Joko Susilo.
"Saya paham sekali bahwa Persija tidak ingin sekadar lolos. Setelah mereka menang dua kali, pasti ingin mendapatkan hasil lebih baik lagi. Mereka dalam posisi yang bagus untuk menggeser Arema, jadi kami harus berhati-hati dan tetap fokus."
Namun, hingga Kamis (26/11/2015), beberapa pemain Singo Edan masih bekerja keras memulihkan kondisi kebugaran. Cristian Gonzales, Toni Espinosa, Dendi Santoso dan Purwaka Yudhi, masih terus dipantau kondisinya sebelum pelatih memutuskan memainkan mereka atau tidak.
Cristian Gonzales yang absen pada laga kontra Sriwijaya FC, sudah terlihat mengikuti sesi latihan rutin bersama Ahmad Bustomi dkk. Sementara Toni Espinosa yang mengaku cedera ringan, oleh dokter tim disarankan untuk recovery dulu dan tak memaksakan bermain jika belum fit.
"Saya hanya cedera ringan dan optimistis bisa bermain lawan Persija Jakarta. Saya ingin bermain, tapi semua keputusan ada di pelatih," kata Toni 'Mossi' Espinosa. Pemain ini menjadi kekuatan penting bagi Arema di lini tengah dan sudah menunjukkan assist demi assist.
Persija merupaklan lawan yang tak boleh dipandang sebelah mata. Dua kali bertanding, tim asuhan Bambang Nurdiansyah selalu menang dan sejauh ini tak pernah kebobolan di Kanjuruhan. Catatan itu, menjadi tantangan serius bagi pasukan Joko Susilo untuk menjaga tren permainan.
Apalagi Persija diprediksi bakal ngotot mengincar kemenangan karena laga nanti bertepatan dengan ulang tahun klub yang ke-87. Tidak boleh dilupakan pula bahwa Persija masih memiliki potensi merangsek ke puncak klasemen, jika mengalahkan Arema dan berikutnya Persegres.
Persegres Gresik United, Persipasi Bandung Raya dan Sriwijaya FC sudah ditaklukkan. Skuat Joko Susilo pun tidak akan memberikan ampun kepada Macan Kemayoran, kendati sudah memastikan tiket ke babak perempat final.
Sebenarnya urusan di laga lawan Persija bukan soal posisi di klasemen semata, yakni mempertahankan posisi puncak. Tapi lebih dari itu, Pelatih Arema Joko Susilo memiliki misi untuk terus menjaga grafik performa timnya agar tidak kendor menyambut fase knock out.
"Arema akan tetap total menghadapi Persija Jakarta. Tidak ada kamus bermain santai walau sudah lolos ke babak berikutnya. Hanya satu misi yang kami bawa, yakni meraih kemenangan. Tim terbaik akan saya turunkan untuk mendapat hasil maksimal," tegas Joko Susilo.
"Saya paham sekali bahwa Persija tidak ingin sekadar lolos. Setelah mereka menang dua kali, pasti ingin mendapatkan hasil lebih baik lagi. Mereka dalam posisi yang bagus untuk menggeser Arema, jadi kami harus berhati-hati dan tetap fokus."
Namun, hingga Kamis (26/11/2015), beberapa pemain Singo Edan masih bekerja keras memulihkan kondisi kebugaran. Cristian Gonzales, Toni Espinosa, Dendi Santoso dan Purwaka Yudhi, masih terus dipantau kondisinya sebelum pelatih memutuskan memainkan mereka atau tidak.
Cristian Gonzales yang absen pada laga kontra Sriwijaya FC, sudah terlihat mengikuti sesi latihan rutin bersama Ahmad Bustomi dkk. Sementara Toni Espinosa yang mengaku cedera ringan, oleh dokter tim disarankan untuk recovery dulu dan tak memaksakan bermain jika belum fit.
"Saya hanya cedera ringan dan optimistis bisa bermain lawan Persija Jakarta. Saya ingin bermain, tapi semua keputusan ada di pelatih," kata Toni 'Mossi' Espinosa. Pemain ini menjadi kekuatan penting bagi Arema di lini tengah dan sudah menunjukkan assist demi assist.
Persija merupaklan lawan yang tak boleh dipandang sebelah mata. Dua kali bertanding, tim asuhan Bambang Nurdiansyah selalu menang dan sejauh ini tak pernah kebobolan di Kanjuruhan. Catatan itu, menjadi tantangan serius bagi pasukan Joko Susilo untuk menjaga tren permainan.
Apalagi Persija diprediksi bakal ngotot mengincar kemenangan karena laga nanti bertepatan dengan ulang tahun klub yang ke-87. Tidak boleh dilupakan pula bahwa Persija masih memiliki potensi merangsek ke puncak klasemen, jika mengalahkan Arema dan berikutnya Persegres.
(sha)