Gagal Ke Delapan Besar, Huistra Pengin Bertahan di PBR
Minggu, 29 November 2015 - 01:44 WIB
Gagal Ke Delapan Besar, Huistra Pengin Bertahan di PBR
A
A
A
MALANG - Pelatih Persipasi Bandung Raya (PBR) Pieter Huistra tidak kecewa kalah dari Sriwijaya FC di laga terakhir Grup A Piala Jenderal Sudirman. Menurut Pieter, timnya hanya kurang beruntung kalah adu penalti dari Laskar Wong Kito, Sabtu (28/11) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Kendati ikut tersingkir, Pieter menilai pasukannya menunjukkan permainan apik saat mengimbangi Sriwijaya FC di waktu normal. ''Sebenarnya kita lebih mendominasi di babak pertama daripada SFC. Tetapi kami hanya mampu mendapatkan satu gol saja. Karena kalah pengalaman dan senior sehingga kelengahan mampu dimanfaatkan lawan. Tetapi secara keseluruhan di pertandingan kita berhasil tahan imbang, saya sudah cukup senang,”kata Pieter.
Walaupun harus pulang, Pieter berharap bisa kembali menjadi juru racikThe Boys Are Back di laga selanjutnya. Karena baginya semua pemain yang diasuhnya tersebut memiliki potensi besar. ''Saya senang menjadi pelatih PBR, meskipun persiapan kami singkat. Tetapi tim selalu menunjukkan perfoma yang meningkat,”pungkasnya.
Dalam pertandingan normal kedua tim bermain dengan kedudukan sama skor 1-1. Gol pertama dari kubu PBR dicetak oleh Gavin Kwan menit ke-34. Gol balasan yang berakhir seri dicetak Laskar Wong Kito dari kaki Yohanis Nabar di menit ke-70.
Kendati ikut tersingkir, Pieter menilai pasukannya menunjukkan permainan apik saat mengimbangi Sriwijaya FC di waktu normal. ''Sebenarnya kita lebih mendominasi di babak pertama daripada SFC. Tetapi kami hanya mampu mendapatkan satu gol saja. Karena kalah pengalaman dan senior sehingga kelengahan mampu dimanfaatkan lawan. Tetapi secara keseluruhan di pertandingan kita berhasil tahan imbang, saya sudah cukup senang,”kata Pieter.
Walaupun harus pulang, Pieter berharap bisa kembali menjadi juru racikThe Boys Are Back di laga selanjutnya. Karena baginya semua pemain yang diasuhnya tersebut memiliki potensi besar. ''Saya senang menjadi pelatih PBR, meskipun persiapan kami singkat. Tetapi tim selalu menunjukkan perfoma yang meningkat,”pungkasnya.
Dalam pertandingan normal kedua tim bermain dengan kedudukan sama skor 1-1. Gol pertama dari kubu PBR dicetak oleh Gavin Kwan menit ke-34. Gol balasan yang berakhir seri dicetak Laskar Wong Kito dari kaki Yohanis Nabar di menit ke-70.
(aww)