Angga/Ricky dan Praveen/Debby Jalani Misi Besar di Penghujung 2015
Selasa, 01 Desember 2015 - 04:04 WIB
Angga/Ricky dan Praveen/Debby Jalani Misi Besar di Penghujung 2015
A
A
A
MALANG - Tugas berat menanti ganda putra Indonesia, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi. Pada kejuaraan Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2015, mereka ditargetkan juara agar bisa meraih poin maksimal demi merebut tiket Olimpiade 2016.
"Angga/Ricky perlu sekitar 4000 poin, jadi di turnamen Indonesian Masters harus juara, baru mereka bisa mewujudkan impian ke Olimpiade," jelas Kabid Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rexy Maniaky yang dikutip dari Badmintonindonesia.
"Kami berharap Angga/Ricky dapat memaksimalkan kemampuan mereka. Setidaknya juara, bukan cuma final. Bukan maksudnya memberikan beban, tetapi kalau mau ke Olimpiade ya harus begini," tambahnya.
Saat ini Angga/Ricky ada di peringkat sembilan dunia. Jika lolos ke Olimpiade, Indonesia akan diwakili dua pasang pemain pada nomor ganda putra. Saat ini, baru Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang dipastikan lolos sebab mereka bertengger di peringkat dua dunia.
Selain Angga/Ricky, target juara juga diberikan pada Praveen Jordan/Debby Susanto yang turun di nomor ganda campuran. Mereka harus memperbaiki poin sebab masih terlalu mudah dikejar para pesaing dari negara lain.
"Praveen/Debby perlu sekitar 300 poin lagi untuk balik ke peringkat tujuh dunia. Jadi turnamen ini sangat penting kalau mereka mau lolos dengan meyakinkan, inilah saatnya," ucap Rexy.
"Kami berharap bisa juara. Sebab kami sedang mengejar poin ke Olimpiade. Sekarang memang sudah di peringkat delapan, namun jumlah poin kami masih belum terlalu jauh dengan yang peringkat di bawah kami. Semoga kami bisa menampilkan permainan terbaik di turnamen ini," kata Debby menambahkan.
Kejuaraan Yonex-Sunrise Indonesian Masters akan berlangsung di GOR Cakrawala, Malang, mulai 1 hingga 6 Desember 2015. Selain poin, uang sebesar USD 120 ribu akan diperebutkan oleh para peserta dari berbagai negara.
"Angga/Ricky perlu sekitar 4000 poin, jadi di turnamen Indonesian Masters harus juara, baru mereka bisa mewujudkan impian ke Olimpiade," jelas Kabid Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rexy Maniaky yang dikutip dari Badmintonindonesia.
"Kami berharap Angga/Ricky dapat memaksimalkan kemampuan mereka. Setidaknya juara, bukan cuma final. Bukan maksudnya memberikan beban, tetapi kalau mau ke Olimpiade ya harus begini," tambahnya.
Saat ini Angga/Ricky ada di peringkat sembilan dunia. Jika lolos ke Olimpiade, Indonesia akan diwakili dua pasang pemain pada nomor ganda putra. Saat ini, baru Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang dipastikan lolos sebab mereka bertengger di peringkat dua dunia.
Selain Angga/Ricky, target juara juga diberikan pada Praveen Jordan/Debby Susanto yang turun di nomor ganda campuran. Mereka harus memperbaiki poin sebab masih terlalu mudah dikejar para pesaing dari negara lain.
"Praveen/Debby perlu sekitar 300 poin lagi untuk balik ke peringkat tujuh dunia. Jadi turnamen ini sangat penting kalau mereka mau lolos dengan meyakinkan, inilah saatnya," ucap Rexy.
"Kami berharap bisa juara. Sebab kami sedang mengejar poin ke Olimpiade. Sekarang memang sudah di peringkat delapan, namun jumlah poin kami masih belum terlalu jauh dengan yang peringkat di bawah kami. Semoga kami bisa menampilkan permainan terbaik di turnamen ini," kata Debby menambahkan.
Kejuaraan Yonex-Sunrise Indonesian Masters akan berlangsung di GOR Cakrawala, Malang, mulai 1 hingga 6 Desember 2015. Selain poin, uang sebesar USD 120 ribu akan diperebutkan oleh para peserta dari berbagai negara.
(bep)