Sebelum Tempur di 8 Besar, Arema Panasi Mesin di Gajayana
Selasa, 08 Desember 2015 - 14:30 WIB
Sebelum Tempur di 8 Besar, Arema Panasi Mesin di Gajayana
A
A
A
MALANG - Arema Cronus bakal menjalani persiapan terakhir di Malang sebelum berangkat ke Sleman untuk melakoni babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman (PJS) 2015. Arema memanasi mesin dengan menggelar uji coba pada Rabu (9/12/2015) di Stadion Gajayana.
Pada laga uji coba tersebut Singo Edan bakal menghadapi Metro FC dan dimanfaatkan untuk memantau perkembangan teknis pemain. Pelatih Joko Susilo mengungkapkan timnya tidak mengejar skor pada laga di Gajayana nanti, namun lebih pada upaya menjaga ketahahan dan chemistry tim.
"Saya ingin melihat bagaimana progres pemain setelah menjalani pemusatan latihan di Balekambang. Idealnya bisa lebih baik karena surah ada pembenahan kondisi fisik. Ini ujicoba terakhir sebelum berangkat ke Sleman dan bertanding lawan Persipura Jayapura," jelas Joko Susilo, Selasa (8/12/2015).
Pekan lalu Ahmad Bustomi dkk juga sudah disuguhi program ujicoba kontra tim PON Kalimantan Timur dan menelan kekalahan tipis 0-1. Joko pun tidak lantas menargetkan timnya untuk menang di pertandingan ujicoba lawan Metro FC, karena bagaimana pun dia bakal mencoba semua pemainnya.
Kemungkinan pada uji coba nanti belum bisa memasukkan Samsul Arif dan Kiko Insa yang sedang mengalami gangguan engkel. Samsul diperkirakan baru fit pada akhir pekan ini, sementara Kiko harus istirahat 2-3 hari. Selain itu tidak ada tambahan daftar cedera lagi.
Toni Espinosa juga sudah mulai melahap latihan dengan normal dan bisa bermain di delapan besar jika kondisinya terus stabil. Hanya Kurnia Meiga dan M Kamri yang masih sibuk dengan pemulihan cedera dan belum bisa diprediksi secara pasti kapan bakal pulih 100%.
"Samsul dan Kiko hanya cedera ringan dan kami tidak khawatir. Mereka akan pulih sebelum babak delapan besar dimulai. Kami harus berhati-hati dalam memantau kondisi pemain karena tentu ingin komposisi tim benar-benar komplit di Sleman nanti," tukas Gethuk, sapaan Joko Susilo.
Sementara, Samsul Arif berujar kondisinya tidak terlalu bermasalah dan optimistis bakal bisa 'on fire' di Maguwoharjo nanti. Walau sementara harus memulihkan engkelnya, dia sangat bersemangat ingin memberikan kontribusi maksimal di babak delapan besar.
"Arema akan bersaing dengan tim-tim kuat yang memiliki peluang sama untuk lolos. Tentu saya dan semua pemain tertantang untuk menjalani pertandingan sebaik-baiknya. Semua aspek sudah dipersiapkan, jadi kami harus fokus dan bekerja sekeras mungkin," tutur Samsul.
Pada laga uji coba tersebut Singo Edan bakal menghadapi Metro FC dan dimanfaatkan untuk memantau perkembangan teknis pemain. Pelatih Joko Susilo mengungkapkan timnya tidak mengejar skor pada laga di Gajayana nanti, namun lebih pada upaya menjaga ketahahan dan chemistry tim.
"Saya ingin melihat bagaimana progres pemain setelah menjalani pemusatan latihan di Balekambang. Idealnya bisa lebih baik karena surah ada pembenahan kondisi fisik. Ini ujicoba terakhir sebelum berangkat ke Sleman dan bertanding lawan Persipura Jayapura," jelas Joko Susilo, Selasa (8/12/2015).
Pekan lalu Ahmad Bustomi dkk juga sudah disuguhi program ujicoba kontra tim PON Kalimantan Timur dan menelan kekalahan tipis 0-1. Joko pun tidak lantas menargetkan timnya untuk menang di pertandingan ujicoba lawan Metro FC, karena bagaimana pun dia bakal mencoba semua pemainnya.
Kemungkinan pada uji coba nanti belum bisa memasukkan Samsul Arif dan Kiko Insa yang sedang mengalami gangguan engkel. Samsul diperkirakan baru fit pada akhir pekan ini, sementara Kiko harus istirahat 2-3 hari. Selain itu tidak ada tambahan daftar cedera lagi.
Toni Espinosa juga sudah mulai melahap latihan dengan normal dan bisa bermain di delapan besar jika kondisinya terus stabil. Hanya Kurnia Meiga dan M Kamri yang masih sibuk dengan pemulihan cedera dan belum bisa diprediksi secara pasti kapan bakal pulih 100%.
"Samsul dan Kiko hanya cedera ringan dan kami tidak khawatir. Mereka akan pulih sebelum babak delapan besar dimulai. Kami harus berhati-hati dalam memantau kondisi pemain karena tentu ingin komposisi tim benar-benar komplit di Sleman nanti," tukas Gethuk, sapaan Joko Susilo.
Sementara, Samsul Arif berujar kondisinya tidak terlalu bermasalah dan optimistis bakal bisa 'on fire' di Maguwoharjo nanti. Walau sementara harus memulihkan engkelnya, dia sangat bersemangat ingin memberikan kontribusi maksimal di babak delapan besar.
"Arema akan bersaing dengan tim-tim kuat yang memiliki peluang sama untuk lolos. Tentu saya dan semua pemain tertantang untuk menjalani pertandingan sebaik-baiknya. Semua aspek sudah dipersiapkan, jadi kami harus fokus dan bekerja sekeras mungkin," tutur Samsul.
(bbk)