Duel PSIS Semarang Kontra PSS Sleman Diundur

Jum'at, 11 Desember 2015 - 10:34 WIB
Duel PSIS Semarang Kontra...
Duel PSIS Semarang Kontra PSS Sleman Diundur
A A A
SEMARANG - Duel PSIS Semarang dan PSS Sleman yang dijadwalkan Desember tahun ini dipastikan diundur. Pertandingan persahabatan dengan konsep home dan away sulit terealisasi.

Mahesa Jenar merasa keberatan jika digelar dalam waktu dekat, lantaran tidak mudah untuk mengumpulkan pemain.
''Tidak mungkin digelar Desember. Kan tidak ada latihan dan persiapan,”ungkap CEO PT Mahesa Jenar Semarang, perusahaan pengelola PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
Menurut Yoyok, laga amal tersebut paling realistis digelar tahun depan, sebelum pelaksanaan Piala Gubernur Jateng. Tidak hanya misi untuk membantu para pemain saja yang diharapkan dalam pertandingan itu, namun juga memiliki sisi positif untuk mempersiapkan pemain dalam Piala Gubernur. ”Itu menyesuaikan dengan jadwal kita,” ucapnya.

Senada juga disampaikan oleh Pelatih PSIS Semarang M Dofir. Dia menilai cukup riskan jika mengumpulkan pemain dalam waktu dekat.
Dengan persiapan yang kurang memadai, dikhawatirkan tim tidak akan maksimal.



”Persiapan itu minimal satu bulan. Saya kira tidak mungkin, manajemen berani mengumpulkan pemain hanya untuk persiapan satu laga persahabatan,” kata Dofir.

Menurut dia, dalam mempersiapkan tim, tentu butuh proses. Karena kondisi satu pemain dengan pemain lainnya tidak memiliki kebugaran yang sama. Jadi perlu ada penanganan khusus, bagi yang kondisi fisiknya mengalami penurunan.

”Jika ada satu atau dua yang masih kondisi fisiknya masih jauh, perlu ada penanganan tersendiri.
Dalam satu tim, semua pemain harus dalam kondisi siap tempur dalam menghadapi turnamen atau kompetisi,” ucapnya.

Kemungkinan besar pemain baru dikumpulkan ketika ada persiapan untuk turun dalam Piala Gubernur Jateng 2016. Laga ekshibisi tersebut nantinya bisa menjadi ajang untuk pemantapan tim, sebelum turun dalam turnamen yang cukup panjang. Fokusnya tetap pada Piala Gubernur, jadi kemungkinan baru start Februari 2016.


”Mengumpulkan pemain dalam kondisi seperti ini susah. Tentu mereka juga memikirkan fee berapa?, karena jika main tarkam, sekali turun saja biasa diberi imbalan Rp750.000. Padahal pemain bisa bermain seminggu dua kali,” ujar dia.

(aww)
Berita Terkait
PSS Sleman Boyong Penyerang...
PSS Sleman Boyong Penyerang PSIS Semarang
Media Asing Soroti Kerusuhan...
Media Asing Soroti Kerusuhan Suporter di Laga PSIS Semarang vs PSS Sleman
Hasil Liga 1: PSIS Semarang...
Hasil Liga 1: PSIS Semarang Gasak PSS Sleman
Digelar 2 Leg, Berikut...
Digelar 2 Leg, Berikut Jadwal Semifinal Piala Presiden 2022
Persija Imbang Saat...
Persija Imbang Saat Laga Pertama Liga 1 2021/2022, Marco Motta: Harus Disyukuri
Breaking News: Kerusuhan...
Breaking News: Kerusuhan Suporter Nodai Laga PSIS vs PSS di Stadion Jatidiri
Berita Terkini
PSG vs Arsenal Imbang...
PSG vs Arsenal Imbang 1-1, Final Liga Champions Berlanjut ke Extra Time
39 menit yang lalu
Arsenal Ungguli PSG...
Arsenal Ungguli PSG 1-0 di Babak Pertama Final Liga Champions
1 jam yang lalu
Raul Fernandez Juara...
Raul Fernandez Juara Sprint Race MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Kelima
2 jam yang lalu
Campus League 2026 Regional...
Campus League 2026 Regional Jakarta: UPH dan Binus Kompak Melaju ke Final
3 jam yang lalu
Cetak Sejarah, Tim FA7...
Cetak Sejarah, Tim FA7 Indonesia Tantang Brasil di Semifinal World Championship 2026
6 jam yang lalu
Resmi, Arne Slot Mundur...
Resmi, Arne Slot Mundur dari Liverpool
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas yang...
10 Universitas yang Paling Favorit di Kota Semarang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved