Rossi Bukan Lawan Sepadan Lorenzo
Jum'at, 11 Desember 2015 - 11:49 WIB
Rossi Bukan Lawan Sepadan Lorenzo
A
A
A
MALLORCA - Kepala kru Jorge Lorenzo, Ramon Forcada makin memperkeruh perselisihan X-Fuera dengan Valentino Rossi. Maklum, dalam sebuah wawancara dengan salah satu media ia berkata jika runner up musim ini bukan lawan sepadan pemilik nomor 99.
Rivalitas Lorenzo dan Rossi selama mengarungi ajang kuda besi musim ini selalu menjadi bahan pembicaraan di sejumlah media dunia. Ini terjadi lantaran duo joki Movistar Yamaha merupakan kandidat juara musim ini dan pada akhirnya pembalap kelahiran Palma, 4 Mei 1987 itu keluar sebagai pemenangnya.
Sepanjang musim 2015, Lorenzo mengoleksi tujuh kemenangan. Yang lebih mencolok dari juara dunia tiga kali di kelas utama adalah ia mempunyai kelebihan dalam mencatatkan waktu, terutama empat kemenangan secara berturut-turut di paruh pertama (Jerez, Le Mans, Mugello dan Barcelona).
Forcada yakin bahwa pembalap berusia 28 tahun masih berkembang dari musim ke musim. Jika dibandingkan dengan rekan setimnya, ia berkata Rossi tidak cukup kuat di arena balap tahun ini.
"Ya, tentu saja ia tumbuh sebagai pembalap. Masalahnya adalah meskipun Valentino terlihat sangat kuat tahun ini, sebenarnya tidak. Jika Anda berjuang melawan seorang yang hampir selalu naik podium, itu hal sulit karena begitu banyak poin yang Anda kumpulkan. Dalam beberapa balapan kami lebih kuat dari dia," kata Forcada, dilansir Speedweek, Jum'at (11/12/15).
Meskipun The Doctor memimpin papan klasemen sepanjang musim 2015, ia hanya berhasil memenangankan empat kali dari 18 perlombaan dengan berada di podium sebanyak 15 kali.
"Valentino sangat sulit untuk mengontrol dalam setiap situasi. Dia bukan pembalap terkuat di trek, tapi ketika itu datang pada apa yang harus Anda katakan atau lakukan, itu adalah yang terkuat." tutupnya.
Rivalitas Lorenzo dan Rossi selama mengarungi ajang kuda besi musim ini selalu menjadi bahan pembicaraan di sejumlah media dunia. Ini terjadi lantaran duo joki Movistar Yamaha merupakan kandidat juara musim ini dan pada akhirnya pembalap kelahiran Palma, 4 Mei 1987 itu keluar sebagai pemenangnya.
Sepanjang musim 2015, Lorenzo mengoleksi tujuh kemenangan. Yang lebih mencolok dari juara dunia tiga kali di kelas utama adalah ia mempunyai kelebihan dalam mencatatkan waktu, terutama empat kemenangan secara berturut-turut di paruh pertama (Jerez, Le Mans, Mugello dan Barcelona).
Forcada yakin bahwa pembalap berusia 28 tahun masih berkembang dari musim ke musim. Jika dibandingkan dengan rekan setimnya, ia berkata Rossi tidak cukup kuat di arena balap tahun ini.
"Ya, tentu saja ia tumbuh sebagai pembalap. Masalahnya adalah meskipun Valentino terlihat sangat kuat tahun ini, sebenarnya tidak. Jika Anda berjuang melawan seorang yang hampir selalu naik podium, itu hal sulit karena begitu banyak poin yang Anda kumpulkan. Dalam beberapa balapan kami lebih kuat dari dia," kata Forcada, dilansir Speedweek, Jum'at (11/12/15).
Meskipun The Doctor memimpin papan klasemen sepanjang musim 2015, ia hanya berhasil memenangankan empat kali dari 18 perlombaan dengan berada di podium sebanyak 15 kali.
"Valentino sangat sulit untuk mengontrol dalam setiap situasi. Dia bukan pembalap terkuat di trek, tapi ketika itu datang pada apa yang harus Anda katakan atau lakukan, itu adalah yang terkuat." tutupnya.
(aww)