Gagal di 2015, Marquez Sadar Diri Banyak Salah
Rabu, 16 Desember 2015 - 12:56 WIB
Gagal di 2015, Marquez Sadar Diri Banyak Salah
A
A
A
BARCELONA - Marc Marquez mengakui dirinya banyak melakukan kesalahan di pentas MotoGP musim ini. Pembalap Repsol Honda itu menyebut enam balapan awal jadi titik di mana ia kehilangan gelar juaranya.
Juara dunia 2013 dan 2014 itu gagal bersaing dengan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi musim ini. Kerap terjatuh membuat The Baby Alien mesti rela gelar juara dunia jatuh ke tangan pembalap Yamaha. (Baca Juga: Lima Kesalahan Marquez di Musim 2015)
"Saya pikir kesalahan terbesar saya adalah di awal kompetisi, di enam balapan pertama di mana motor tidak seperti yang saya inginkan. Saya mesti punya kesabaran," ungkap Marquez dilansir Tuttomotori, Rabu (16/12/15).
Marquez menambahkan, dirinya sempat punya niatan bangkit yakni ketika berlaga di Grand Prix Belanda. Saat itu, Marquez yang dikalahkan Rossi akibat bersenggolan mesti puas jadi runner up.
"Sejak balapan di Belanda, saya sudah berjuang untuk kembali memerebutkan gelar. Tapi, saat itu saya sudah tertinggal 75 poin di belakang Rossi dan Lorenzo," tutupnya.
Di akhir musim, Marquez harus puas menempati posisi tiga di bawah Rossi dan sang juara dunia Lorenzo. Selain rentetan penampilan buruknya, Marquez juga mewarnai kompetisi balap kali ini dengan perseteruannya pada The Doctor. (Baca Juga: 2015, Tahun Serba Buruk untuk Marc Marquez)
Juara dunia 2013 dan 2014 itu gagal bersaing dengan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi musim ini. Kerap terjatuh membuat The Baby Alien mesti rela gelar juara dunia jatuh ke tangan pembalap Yamaha. (Baca Juga: Lima Kesalahan Marquez di Musim 2015)
"Saya pikir kesalahan terbesar saya adalah di awal kompetisi, di enam balapan pertama di mana motor tidak seperti yang saya inginkan. Saya mesti punya kesabaran," ungkap Marquez dilansir Tuttomotori, Rabu (16/12/15).
Marquez menambahkan, dirinya sempat punya niatan bangkit yakni ketika berlaga di Grand Prix Belanda. Saat itu, Marquez yang dikalahkan Rossi akibat bersenggolan mesti puas jadi runner up.
"Sejak balapan di Belanda, saya sudah berjuang untuk kembali memerebutkan gelar. Tapi, saat itu saya sudah tertinggal 75 poin di belakang Rossi dan Lorenzo," tutupnya.
Di akhir musim, Marquez harus puas menempati posisi tiga di bawah Rossi dan sang juara dunia Lorenzo. Selain rentetan penampilan buruknya, Marquez juga mewarnai kompetisi balap kali ini dengan perseteruannya pada The Doctor. (Baca Juga: 2015, Tahun Serba Buruk untuk Marc Marquez)
(bbk)