Lorenzo Sebut Marquez Musuh Terberat di Musim 2016
Jum'at, 18 Desember 2015 - 08:01 WIB
Lorenzo Sebut Marquez Musuh Terberat di Musim 2016
A
A
A
MADRID - Siapa musuh terberat yang akan dihadapi Jorge Lorenzo di musim balap MotoGP 2016? Marc Marquez adalah jawabannya. Bagaimana dengan Valentino Rossi?
Musim 2015 bisa dikatakan sebagai masa terindah buat Lorenzo. Terlepas dari kontrovesi dan banyak insiden yang menyertai penampilannya, gelar juara dunia bisa direngkuhnya di detik-detik akhir.
Ia menuturkan atas pengalaman musim sebelumnya, diperkirakan musim 2016 akan berlangsung ketat. Ia menyebut Marquez akan menjadi sandungan untuk percobaan mempertahankan gelar juara dunia.
"Saat Marquez bergabung di MotoGP 2013 itu menjadi persaingan menjadi kuat. Bukan sekadar bagaimana dia bisa memacu motor dengan kecepatan, tapi ini soal ambisinya untuk terus memenangkan lomba," ungkap Lorenzo dilansir MotoGP, Jumat (18/12/2015).
"Marquez sama sekali tidak pernah menunjukkan diri puas berada di posisi kedua meski tampil di sirkuit yang tak disukainya," lanjut Lorenzo.
Sebelum Marquez turun di kelas premier, Lorenzo mengatakan Casey Stoner dan Dani Pedrosa adalah pesaing terdekatnya. "Kami tahu, kami lebih kuat dari yang lain. Tapi dengan kedatangan Marquez mamaksa kita untuk melakukan hal sama seperti yang dia lakukan, berjuang untuk kemenangan. Artinya, Marquez berhasil mengubah pola pikir kami semua."
Musim 2015 bisa dikatakan sebagai masa terindah buat Lorenzo. Terlepas dari kontrovesi dan banyak insiden yang menyertai penampilannya, gelar juara dunia bisa direngkuhnya di detik-detik akhir.
Ia menuturkan atas pengalaman musim sebelumnya, diperkirakan musim 2016 akan berlangsung ketat. Ia menyebut Marquez akan menjadi sandungan untuk percobaan mempertahankan gelar juara dunia.
"Saat Marquez bergabung di MotoGP 2013 itu menjadi persaingan menjadi kuat. Bukan sekadar bagaimana dia bisa memacu motor dengan kecepatan, tapi ini soal ambisinya untuk terus memenangkan lomba," ungkap Lorenzo dilansir MotoGP, Jumat (18/12/2015).
"Marquez sama sekali tidak pernah menunjukkan diri puas berada di posisi kedua meski tampil di sirkuit yang tak disukainya," lanjut Lorenzo.
Sebelum Marquez turun di kelas premier, Lorenzo mengatakan Casey Stoner dan Dani Pedrosa adalah pesaing terdekatnya. "Kami tahu, kami lebih kuat dari yang lain. Tapi dengan kedatangan Marquez mamaksa kita untuk melakukan hal sama seperti yang dia lakukan, berjuang untuk kemenangan. Artinya, Marquez berhasil mengubah pola pikir kami semua."
(bbk)