Apakah Spanyol Bakal Kehilangan Tradisi Juara di Musim Depan?
Senin, 28 Desember 2015 - 15:33 WIB
Apakah Spanyol Bakal Kehilangan Tradisi Juara di Musim Depan?
A
A
A
CERVERA - Sejak tiga tahun lalu negara Spanyol tak pernah berhenti melahirkan pembalap muda berbakat di ajang balap motor. Jorge Lorenzo dan Marc Marquez merupakan bagian terpenting dari proyek yang dilakukan Negeri Matador untuk mendongkrak peta bisnis mereka di dunia olahraga selain sepak bola.
Spanyol tidak hanya sukses melahirkan pembalap di kelas utama saja. Negara yang dikenal dengan makanan paella de arroz itu juga mampu meneruskan tradisi juara di kelas Moto2 dan Moto3.
Pada 2013 misalnya, Spanyol sukses merayakan keberhasilan mereka di tiga kelas. Marquez juara di kelas utama, Pol Espargaro (Moto2), dan Maverick Vinales (Moto3). Tradisi juara terus berlanjut di musim berikutnya dimana ketiga pembalap mereka berhasil mendominasi gelaran balap roda dua, yakni Baby Alien (MotoGP), Esteve Rabat (Moto2) dan Alex Marquez (Moto3).
Kendati musim 2015, Spanyol hanya menempatkan satu pembalapnya sebagai juara dunia (Lorenzo). Tapi seperti dilansir dari Speedweek, Senin (28/12/2015), secara keseluruhan mereka sukses mengumpulkan podium sebanyak 57 podium (27 podium MotoGP, 20 podium Moto2, dan 10 podium Moto3). Sementara negara kedua terkuat adalah Italia dengan meraih 39 podium.
Proyek melahirkan pembalap muda berbakat tidak sepenuhnya mulus. Bulan lalu misalnya, media di seluruh dunia sempat dibuat ramai dengan pemberitaan isu persekongkolan yang diutarakan Valentino Rossi kepada joki asal Spanyol. Meskipun analisa juara dunia sembilan kali sulit untuk dibuktikan kebenarannya, namun rumor itu hingga saat ini masih panas.
Spanyol tidak hanya sukses melahirkan pembalap di kelas utama saja. Negara yang dikenal dengan makanan paella de arroz itu juga mampu meneruskan tradisi juara di kelas Moto2 dan Moto3.
Pada 2013 misalnya, Spanyol sukses merayakan keberhasilan mereka di tiga kelas. Marquez juara di kelas utama, Pol Espargaro (Moto2), dan Maverick Vinales (Moto3). Tradisi juara terus berlanjut di musim berikutnya dimana ketiga pembalap mereka berhasil mendominasi gelaran balap roda dua, yakni Baby Alien (MotoGP), Esteve Rabat (Moto2) dan Alex Marquez (Moto3).
Kendati musim 2015, Spanyol hanya menempatkan satu pembalapnya sebagai juara dunia (Lorenzo). Tapi seperti dilansir dari Speedweek, Senin (28/12/2015), secara keseluruhan mereka sukses mengumpulkan podium sebanyak 57 podium (27 podium MotoGP, 20 podium Moto2, dan 10 podium Moto3). Sementara negara kedua terkuat adalah Italia dengan meraih 39 podium.
Proyek melahirkan pembalap muda berbakat tidak sepenuhnya mulus. Bulan lalu misalnya, media di seluruh dunia sempat dibuat ramai dengan pemberitaan isu persekongkolan yang diutarakan Valentino Rossi kepada joki asal Spanyol. Meskipun analisa juara dunia sembilan kali sulit untuk dibuktikan kebenarannya, namun rumor itu hingga saat ini masih panas.
(bbk)