Bentrok Klub Lama, Ibra Diejek Fans Inter
Kamis, 31 Desember 2015 - 16:21 WIB
Bentrok Klub Lama, Ibra Diejek Fans Inter
A
A
A
DOHA - Striker Paris Saint-Germain (PSG) Zlatan 'Ibra' Ibrahimovic mendapat sambutan tidak mengenakkan dari fans Inter Milan. Ibra mendapat ejekan dan cemoohan saat PSG menjajal Inter dalam laga persahabatan di Jassim Bin Hamad Stadium, Doha, Qatar, Rabu (30/12/2015). Laga dimenangkan PSG 1-0, berkat gol Jean-Kevin Augustin menit ke-45.
Ibra pernah membela Inter Milan periode 2006–2009. Bersama klub berjuluk I Nerazzurri itu, Ibra menyabet tiga trofi Serie A (2006/07, 2007/08, 2008/09) dan Supercoppa Italiana (2006 dan 2008), sebelum hengkang ke Barcelona.
Ibra sangat diinginkan bertahan di Inter karena kinerjanya sangat memuaskan. Pada musim pertamanya di klub tersebut, Ibra menjadi top skor Serie A dengan 15 gol, sekaligus membawa Inter memenangi Scudetto dengan rekor 97 poin. Namun, jiwa petualang Ibra lebih kuat ketimbang keinginan fans, sehingga Ibra memutuskan hengkang ke Barcelona pada 27 Juli 2009.
Fans Inter masih menyimpan dendam, apalagi Ibra memutuskan bergabung dengan tim sekota musuh bebuyutan Inter, AC Milan, setelah gagal bersinar di Barcelona pada 2010–2011. Awalnya sebagai pemain pinjaman dan dipermanenkan setahun kemudian. Tak pelak, bintang Swedia itu diejek dan dicemooh dengan teriakan 'boo' saat berjalan ke pinggir lapangan saat Pelatih PSG menariknya menit ke-64, dan digantikan Lucas Moura.
Namun, Ibra tak menghiraukan itu. Bahkan ketika ditanya akankah kembali ke Milan, Ibra brseloroh bahwa dirinya begitu dicinta di Milan. "Dalam waktu dekat, saya berharap bisa memenangkan Liga Champions dengan klub saat ini. Setelah itu saya akan memutuskan masa depan. Di Milan, saya sangat disuka, tapi..tim yang mana?" guraunya dilansir Goal.
Ibra menegaskan tidak berniat meninggalkan PSG meskipun kontraknya selesai pada akhir musim. "Saya memiliki hubungan yang indah dengan PSG. Saya tidak punya niat untuk pergi," kata striker berusia 34 tahun, yang dikaitkan kepindahannya ke MLS dan Liga Primer Inggris.
Ibra pernah membela Inter Milan periode 2006–2009. Bersama klub berjuluk I Nerazzurri itu, Ibra menyabet tiga trofi Serie A (2006/07, 2007/08, 2008/09) dan Supercoppa Italiana (2006 dan 2008), sebelum hengkang ke Barcelona.
Ibra sangat diinginkan bertahan di Inter karena kinerjanya sangat memuaskan. Pada musim pertamanya di klub tersebut, Ibra menjadi top skor Serie A dengan 15 gol, sekaligus membawa Inter memenangi Scudetto dengan rekor 97 poin. Namun, jiwa petualang Ibra lebih kuat ketimbang keinginan fans, sehingga Ibra memutuskan hengkang ke Barcelona pada 27 Juli 2009.
Fans Inter masih menyimpan dendam, apalagi Ibra memutuskan bergabung dengan tim sekota musuh bebuyutan Inter, AC Milan, setelah gagal bersinar di Barcelona pada 2010–2011. Awalnya sebagai pemain pinjaman dan dipermanenkan setahun kemudian. Tak pelak, bintang Swedia itu diejek dan dicemooh dengan teriakan 'boo' saat berjalan ke pinggir lapangan saat Pelatih PSG menariknya menit ke-64, dan digantikan Lucas Moura.
Namun, Ibra tak menghiraukan itu. Bahkan ketika ditanya akankah kembali ke Milan, Ibra brseloroh bahwa dirinya begitu dicinta di Milan. "Dalam waktu dekat, saya berharap bisa memenangkan Liga Champions dengan klub saat ini. Setelah itu saya akan memutuskan masa depan. Di Milan, saya sangat disuka, tapi..tim yang mana?" guraunya dilansir Goal.
Ibra menegaskan tidak berniat meninggalkan PSG meskipun kontraknya selesai pada akhir musim. "Saya memiliki hubungan yang indah dengan PSG. Saya tidak punya niat untuk pergi," kata striker berusia 34 tahun, yang dikaitkan kepindahannya ke MLS dan Liga Primer Inggris.
(sha)