Target Menang di Leg pertama, Ini Skuat Arema Ke Markas Mitra Kukar
Rabu, 06 Januari 2016 - 14:36 WIB
Target Menang di Leg pertama, Ini Skuat Arema Ke Markas Mitra Kukar
A
A
A
MALANG - Arema Cronus membawa 20 pemain jelang pertarungan semifinal Piala Jenderal Sudirman di kandang Mitra Kutai Kartanegara. Rombongan tim Arema meninggalkan Malang pada Rabu (6/1) pagi dengan jadwal penerbangan pukul 12.00 WIB dari Bandara Juanda, Sidoarjo.
Dari 20 pemain yang dibawa, tidak ada nama dua pemain tengah Gede Sukadana dan Hendro Siswanto yang kondisinya belum fit. Arif Suyono juga tak tercantum dalam tim. Justru Ahmad Bustomi yang semula diragukan bisa tampil karena cedera engkel, ikut dalam rombongan dan siap bermain akhir pekan ini.
Melihat dari posisi asli pemain, lini tengah tampaknya tidak cukup banyak stok. Hanya ada Ahmad Bustomi, Juan Revi, Ferry Aman Saragih, Tony Espinosa dan pemain muda Dio Permana. Justru lini belakang yang kelihatannya lebih menumpuk.
Total ada delapan pemain belakang yang turut dibawa ke Tanah Borneo, termasuk pemain muda Junda Irawan yang wajib dimainkan sesuai aturan turnamen PJS. Kekuatan ini sudah dipandang layak untuk bisa meraih hasil memuaskan di Stadion Aji Imbut. Arema sekaligus membawa konfidensi tinggi di leg pertama pada 9 Januari mendatang.
"Pemain yang dibawa ke Mitra Kukar adalah mereka yang kondisinya terbaik selama persiapan di Malang. Saya rasa kekuatan kami cukup memadai untuk meraih hasil positif,"tutur Joko Susilo, pelatih Arema.
Soal kondisi Ahmad Bustomi yang sebelumnya berjuang melawan cedera engkel, Joko optimistis bisa dimainkan di leg pertama. Karena itulah dirinya tidak ragu untuk membawa Bustomi ke Kutai Kartanegara, apalagi pengalamannya sangat dibutuhkan untuk laga dengan tekanan besar.
"Kami membawa pemain yang benar-benar siap untuk bermain. Bustomi tentu siap bermain karena itulah alasan dia dibawa ke Kutai Kartanegara,"tambah pelatih bersapa Gethuk.
Dia juga tak risau walau timnya tak sempat menjalani laga uji coba sebelum bertarung di semifinal. Agak janggal memang, Arema yang memiliki waktu istirahat tiga pekan sama sekali tak melakukan uji coba. Apalagi menghadapi partai krusial seperti semifinal PJS. Joko mengatakan uji coba sulit digelar karena tidak ada lawan yang sesuai dengan harapan tim berjuluk Singo Edan.
"Sejauh ini saya tak menemui masalah dengan tim walau tanpa uji coba. Toh, kami sempat melakukan latihan fisik di Kebun Raya Purwodadi, jadi stamina pemain masih cukup terjaga,"terang dia.
Kapten Arema Ahmad Bustomi mengatakan dirinya sudah siap bermain dan tak lagi merasakan nyeri serta bengkak di engkelnya. "Kondisi saya sudah membaik dan siap dimainkan. Semoga tim bisa memberika performa terbaik dan mendapatkan hasil maksimal di leg pertama,"ujar Bustomi.
20 Pemain Arema:
Kiper:
Kurnia Meiga, Kadek Wardana
Defender:
Kika Insa, Purwaka Yudi, Beny Wahyudi, Johan Alfarizie, Suroso, Hasim Kipuw, Junda Irawan, Hermawan.
Midfielder:
Ahmad Bustomi, Ferry Aman Saragih, Toni Espinosa, Dio Permana, Juan Revi, Esteban Vizcarra, Dendi Santoso.
Striker:
Cristian Gonzales, Samsul Arif, Sunarto.
Dari 20 pemain yang dibawa, tidak ada nama dua pemain tengah Gede Sukadana dan Hendro Siswanto yang kondisinya belum fit. Arif Suyono juga tak tercantum dalam tim. Justru Ahmad Bustomi yang semula diragukan bisa tampil karena cedera engkel, ikut dalam rombongan dan siap bermain akhir pekan ini.
Melihat dari posisi asli pemain, lini tengah tampaknya tidak cukup banyak stok. Hanya ada Ahmad Bustomi, Juan Revi, Ferry Aman Saragih, Tony Espinosa dan pemain muda Dio Permana. Justru lini belakang yang kelihatannya lebih menumpuk.
Total ada delapan pemain belakang yang turut dibawa ke Tanah Borneo, termasuk pemain muda Junda Irawan yang wajib dimainkan sesuai aturan turnamen PJS. Kekuatan ini sudah dipandang layak untuk bisa meraih hasil memuaskan di Stadion Aji Imbut. Arema sekaligus membawa konfidensi tinggi di leg pertama pada 9 Januari mendatang.
"Pemain yang dibawa ke Mitra Kukar adalah mereka yang kondisinya terbaik selama persiapan di Malang. Saya rasa kekuatan kami cukup memadai untuk meraih hasil positif,"tutur Joko Susilo, pelatih Arema.
Soal kondisi Ahmad Bustomi yang sebelumnya berjuang melawan cedera engkel, Joko optimistis bisa dimainkan di leg pertama. Karena itulah dirinya tidak ragu untuk membawa Bustomi ke Kutai Kartanegara, apalagi pengalamannya sangat dibutuhkan untuk laga dengan tekanan besar.
"Kami membawa pemain yang benar-benar siap untuk bermain. Bustomi tentu siap bermain karena itulah alasan dia dibawa ke Kutai Kartanegara,"tambah pelatih bersapa Gethuk.
Dia juga tak risau walau timnya tak sempat menjalani laga uji coba sebelum bertarung di semifinal. Agak janggal memang, Arema yang memiliki waktu istirahat tiga pekan sama sekali tak melakukan uji coba. Apalagi menghadapi partai krusial seperti semifinal PJS. Joko mengatakan uji coba sulit digelar karena tidak ada lawan yang sesuai dengan harapan tim berjuluk Singo Edan.
"Sejauh ini saya tak menemui masalah dengan tim walau tanpa uji coba. Toh, kami sempat melakukan latihan fisik di Kebun Raya Purwodadi, jadi stamina pemain masih cukup terjaga,"terang dia.
Kapten Arema Ahmad Bustomi mengatakan dirinya sudah siap bermain dan tak lagi merasakan nyeri serta bengkak di engkelnya. "Kondisi saya sudah membaik dan siap dimainkan. Semoga tim bisa memberika performa terbaik dan mendapatkan hasil maksimal di leg pertama,"ujar Bustomi.
20 Pemain Arema:
Kiper:
Kurnia Meiga, Kadek Wardana
Defender:
Kika Insa, Purwaka Yudi, Beny Wahyudi, Johan Alfarizie, Suroso, Hasim Kipuw, Junda Irawan, Hermawan.
Midfielder:
Ahmad Bustomi, Ferry Aman Saragih, Toni Espinosa, Dio Permana, Juan Revi, Esteban Vizcarra, Dendi Santoso.
Striker:
Cristian Gonzales, Samsul Arif, Sunarto.
(aww)