Belum Teken Keppres, Presiden Minta MotoGP Indonesia Dikaji Lagi

Senin, 11 Januari 2016 - 21:23 WIB
Belum Teken Keppres,...
Belum Teken Keppres, Presiden Minta MotoGP Indonesia Dikaji Lagi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2017 dikaji kembali. Arahan itu disampaikan pria yang akrab disapa Jokowi itu dalam rapat kabinet terbatas, Senin (11/1/2106).

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan ‎Maharani mengatakan sebenarnya pemerintah berkeinginan dan siap melaksanakan MotoGP pada tahun 2017 nanti. Namun, dalam rapat muncul arahan Presiden Joko Widodo yang meminta penyelenggaraan itu dikaji lagi.

"Presiden memutuskan harus dikaji dulu apakah kemudian Indonesia memang benar-benar siap melaksanakan MotoGP 2017," kata Puan dalam jumpa pers seusai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/1/2016).

Karena itu, lanjut Puan, Presiden Jokowi menugaskan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk membuat master plan atau petunjuk pelaksanaan MotoGP 2017‎ paling lambat dua minggu.

Keputusan Jokowi yang meminta penyelenggaraan MotoGP 2018 mementahkan harapan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi yang ingin Presiden segera mengeluarkan Keppres MotoGP untuk persiapan Indonesia jadi tuan rumah 2017-2019, pada hari ini.

Sebab, Dorna Sport selaku promotor memberikan tenggat waktu bagi Indonesia untuk mempersiapkan aspek legalitas balap berupa dua elemen yakni keppres dan masterplan sirkuit, pada akhir Januari 2016. (Baca juga: Hari Ini, Menpora Serahkan Finalisasi Keppres MotoGP 2017 ke Jokowi).

Namun, Imam Nahrawi memahami keputusan Presiden karena MotoGP merupakan event besar. "Arahan presiden bahwa ini harus dikaji kembali karena event ini bukan sesuatu yang main-main, tapi harus kita siapkan secara matang, baik penyelengaraan maupun pihak-pihak yang terlibat," kata Imam.

‎Pemerintah, kata Imam, mendukung sepenuhnya diselenggarakannya MotoGP tidak hanya tahun 2017, melainkan sampai tahun 2019. "Semoga ujungnya Indonesia dipercaya kembali untuk menjadi tuan rumah formula one di masa-masa yang akan datang setelah MotoGP ini," kata Imam.
(sha)
Berita Terkait
Jadwal Tes Resmi MotoGP...
Jadwal Tes Resmi MotoGP 2026 Dirilis: Motor Prototipe 850cc Bakal Ikut Mengaspal 
Morbidelli Punya Jurus...
Morbidelli Punya Jurus Rahasia Kuasai GP Indonesia di Sirkuit Mandalika
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Indonesia 2022 di Sirkuit Mandalika Akhir Pekan Ini
Warga Ibu Kota Antusias...
Warga Ibu Kota Antusias Ikuti Parade Para Pembalap MotoGP
MotoGP Indonesia 2024...
MotoGP Indonesia 2024 Terancam Batal, Dirut MGPA: Kami Sedang Berusaha Tutupi Biaya
Hasil FP2 MotoGP Indonesia...
Hasil FP2 MotoGP Indonesia 2025: Marco Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Melempem
Berita Terkini
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
18 menit yang lalu
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
3 jam yang lalu
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Pancasakti Run 2026 Sediakan Tiket Menuju World Marathon Majors
4 jam yang lalu
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
4 jam yang lalu
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
4 jam yang lalu
Comeback Dramatis, Korea...
Comeback Dramatis, Korea Selatan Tekuk Republik Ceko 2-1
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved