Arema Janjikan Neraka Buat Mitra Kukar

Kamis, 14 Januari 2016 - 14:58 WIB
Arema Janjikan Neraka...
Arema Janjikan Neraka Buat Mitra Kukar
A A A
MALANG - Arema Cronus menjanjikan neraka buat Mitra Kukar yang akan dijamunya di leg kedua semifinal Piala Jenderal Sudirman. Singo Edan akan memainkan strategi super ofensif setelah kalah 1-2 di leg pertama.

Laga kedua akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (17/1/2016). Arema wajib menang minimal dengan skor 1-0 jika ingin tampil di laga pamungkas.

Tetap menggunakan pola 4-3-3 atau bisa menjadi 4-2-3-1, sekitar delapan pemain Arema akan terlibat dalam misi serangan. Dengan pola tersebut, posisi striker dan lini tengah sudah pasti menjadi aset untuk menerjemahkan strategi menyerang arahan pelatih Joko Susilo.

Ditambah dengan dua wing back yang kerap naik, maka ada sekitar delapan pemain yang terlibat aktif dalam skema ofensif. Arema hanya akan meninggalkan kiper dan dua centre back, yakni Kiko Insa dan Purwaka Yudhi ketika dalam kondisi menekan lawan.

Situasi malah bisa berubah karena Kiko Insa kerap naik jika Arema memperoleh set piece atau eksekusi bola mati. Sehingga jumlah pemain Singo Edan di area pertahanan Mitra Kukar bisa bertambah. Strategi ini hampir dipastikan akan dipakai tuan rumah.

Joko Susilo sendiri sudah mengutarakan bahwa timnya akan bermain seofensif mungkin demi memperbesar kans mencetak gol. "Arema harus dominan dalam serangan. Kami akan bermain ofensif karena itulah karakter Arema selama ini. Tapi tentu saja tak hanya menyerang, tapi juga harus kreatif," tutur Joko, Kamis (14/1/2016).

Hanya saja, strategi super ofensif ada sisi negatifnya. Lini belakang menjadi lowong dan Arema layak mewaspadai pemain cepat macam Yogi Rahardian dan Patrick Dos Santos yang pastinua selalu mengintip momentum. Transisi permainan dari menyerang dan bertahan tetap wajib diperhatikan skuat Singo Edan.

Kiko Insa dan Purwaka Yudhi sebagai benteng utama, diminta untuk awas terhadap serangan balik Mitra Kukar. Dua pemain ini lumayan memiliki kecepatan dalam mengantisipasi serangan kilat lawan walau masih sering kecolongan, misalnya di leg pertama lalu.

"Jadi walau dituntut mencetak gol, bukan lini depan saja yang bekerja keras. Pertahanan juga harus fokus penuh selama pertandingan, karena lawan bisa mengincar longgarnya pertahanan saat sebagian besar pemain Arema konsentrasi menyerang," demikian Joko.

Sementara, Arema memiliki peluang kecil untuk bisa memainkan Samsul Arif yang masih mengalami bengkak di kakinya. Dengan estimasi istirahat sepekan sejak leg pertama lalu, maka diprediksi kondisi striker berusia 30 tahun tersebut belum 100% fit saat leg kedua nanti.
(bbk)
Berita Terkait
Piala Sudirman 2023:...
Piala Sudirman 2023: China Tantang Korea Selatan di Final, Siapa Berjaya?
Sejarah Patung Jenderal...
Sejarah Patung Jenderal Sudirman yang Dibangun dengan Tangan Menghormat
LIVE di MNCTV! Saksikan...
LIVE di MNCTV! Saksikan Perjuangan Indonesia Hadapi China di Perempat Final Sudirman Cup 2023
Patung Jenderal Sudirman...
Patung Jenderal Sudirman Jadi Sasaran Vandalisme, PPSU Turun Tangan
Saksikan Langsung di...
Saksikan Langsung di RCTI+! Final Piala Sudirman 2023, China vs Korea Selatan
Hasil Undian Fase Grup...
Hasil Undian Fase Grup Piala Sudirman 2023
Berita Terkini
Parah, FIFA Angkat Tangan...
Parah, FIFA Angkat Tangan Biarkan Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS
42 menit yang lalu
Premier Padel Valencia...
Premier Padel Valencia 2026 Hadir Pekan Ini, Saksikan Aksi Para Bintang Padel Dunia di VISION+
1 jam yang lalu
Forki DKI Jakarta Juara...
Forki DKI Jakarta Juara Umum Kejuaraan Karate Internasional Adidas Open 2026
2 jam yang lalu
5 Legenda Sepak Bola...
5 Legenda Sepak Bola yang Dicurangi Peraturan Lama Ballon d'Or
2 jam yang lalu
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
6 jam yang lalu
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026: Lewandowski hingga Tonali
6 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved