Teror Bom di Sarinah Tak Ganggu Delegasi OCA di Jakarta

Kamis, 14 Januari 2016 - 20:46 WIB
Teror Bom di Sarinah...
Teror Bom di Sarinah Tak Ganggu Delegasi OCA di Jakarta
A A A
JAKARTA - Enam orang anggota delegasi Dewan Olimpiade Asia atau Olympic Council Asia (OCA) yang tengah berada di Jakarta untuk meninjau venue di Serpong, tidak terpengaruh aksi teror bom di Sarinah, Jakarta. Hal itu disampaikan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Ketua Umum KOI Erick Thohir mengatakan, aksi teror yang menyasar pusat perbelanjaan dan perkantoran di Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1/2016) pagi tadi, tidak berpengaruh pada kegiatan delegasi OCA yang tengah berada di Jakarta untuk meninjau langsung kesiapan venue ICE di Serpong, Tangerang Selatan jelang Asian Games. Erick juga menjelaskan, pihaknya langsung berkordinasi dengan OCA menyusul aksi teror tadi.

"Sejauh ini respon dari OCA terkait keamanan di Jakarta belum terlalu berpengaruh. Hari ini perwakilan OCA melakukan rapat dengan kami KOI. Sempat kami sampaikan soal kejadian (aksi teror) tadi. Tetapi dari perwakilan tetap melakukan visit venue. Hari ini mereka visit venue di Serpong," kata Erick.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memastikan aksi teror tadi tidak mempengaruhi agenda olahraga Indonesia. Pasalnya, Indonesia akan menjadi tuan rumah event olahraga besar seperti TAFISA World Games (Oktober 2016) di Jakarta yang melibatkan 110 Negara, MotoGP Indonesia 2017 di Sirkuit Sentul, Bogor yang melibatkan peserta dari sekitar 15 Negara serta Asian Games 2018 yang akan dihadiri sekitar 45 negara.

Khusus untuk event Asian Games 2018, delegasi OCA tengah memantau serius kesiapan venue di Jakarta dan sejumlah tempat lainnya jelang pesta olahraga Ras Kuning terbesar itu. (Baca juga : Teror Bom di Sarinah Tak Ganggu Agenda Olahraga Indonesia)

Seperti diberitakan Sindonews, hari ini pusat perbelanjaan dan perkantoran Sarinah, Jakarta, menjadi sasaran serangan bom dan aksi bersenjata kelompok teror. Dalam peristiwa tersebut, tujuh orang tewas, satu di antaranya warga negara Kanada. (Baca juga : Kepala BIN Sebut Pengebom Sarinah mantan Anggota ISIS)
(bbk)
Berita Terkait
Asian Indoor & Martial...
Asian Indoor & Martial Arts Games Ditunda, KOI Koordinasi Cabor
NOC Indonesia Lakukan...
NOC Indonesia Lakukan Evaluasi, Warganet Diminta Tidak Mem-bully Atlet yang Gagal di Asian Games
Komite Olimpiade Asia...
Komite Olimpiade Asia Resmi Tunda Asian Games 2022
Bareskrim Tetapkan Tersangka...
Bareskrim Tetapkan Tersangka Proyek Venue Asian Games 2018
Sinergi Ekosistem Mendukung...
Sinergi Ekosistem Mendukung Talenta Olahraga
KOI Dorong Kerja Sama...
KOI Dorong Kerja Sama Negara Asia Tingkatkan Prestasi Olahraga
Berita Terkini
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
22 menit yang lalu
75 Gol dalam 24 Laga,...
75 Gol dalam 24 Laga, Piala Dunia 2026 Penuh Drama
36 menit yang lalu
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Mampukah Taegeuk Warriors Akhiri Kutukan?
1 jam yang lalu
Swiss vs Bosnia 4-1:...
Swiss vs Bosnia 4-1: La Nati Puncaki Grup B Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
5 jam yang lalu
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved