Ini Faktor Non-Teknis Penentu Langkah Arema ke Final

Minggu, 17 Januari 2016 - 08:02 WIB
Ini Faktor Non-Teknis...
Ini Faktor Non-Teknis Penentu Langkah Arema ke Final
A A A
MALANG - Duel Arema Cronus kontra Mitra Kukar pada leg kedua semifinal Piala Jenderal Sudirman (PJS) 2015, bisa saja diuntungkan oleh faktor-faktor di luar aspek teknis. Sebab itu, pertemuan di Stadion Kanjuruhan, Minggu (17/1/2016), masih sulit diprediksi siapa yang bakal melenggang ke Senayan.

Walau Arema Cronus sebagai tuan rumah memiliki kans besar untuk membalikkan situasi, namun Mitra Kukar bukanlah tim yang mudah ditundukkan. Apalagi mereka membawa bekal kemenangan 2-1 di leg pertama. (Baca juga: Espinosa: Singo Edan Butuh Gol Cepat) atau (Baca juga: Adu Cerdas El Loco versus Arthur Cunna di Kanjuruhan).

Berikut faktor-faktor non-teknis yang bisa sangat memengaruhi hasil pertandingan, terutama siapa yang akan lolos ke partai final.

Wasit
Di beberapa laga PJS 2015, keputusan sang pengadil alias wasit menjadi salah satu sorotan. Sejak babak penyisihan, banyak keputusan wasit yang kontroversial. Di sini bukan soal siapa yang diuntungkan, tapi lebih pada seringnya kesalahan dalam membuat keputusan. Memang kesalahan wasit sangat manusiawi, namun di laga krusial seperti Arema Cronus versus Mitra Kukar, wasit dan hakim garis harus meminimalisasi kesalahan dalam pengambilan keputusan. Tanpa bermaksud menyinggung keberpihakan, yang jelas kesalahan yang berawal ketidakjelian bisa sangat merugikan tim yang bertarung.

Aremania
Kehadiran puluhan ribu Aremania (suporter Arema Cronus) di Kanjuruhan akan menjadi dukungan luar biasa bagi tim berjuluk Singo Edan. Tapi keberadaan Aremania bisa malah menuntungkan Mitra Kukar. Kok bisa? Sangat mungkin terjadi, karena ekspektasi yang demikian tinggi dari supporter bisa menjadi beban dan tekanan bagi skuad Arema sendiri. Apalagi Arema dalam situasi genting karena dituntut menang di laga ini. Jika tidak bisa menerjemahkan dukungan Arema sebagai sebuah motivator, maka akan menjadi bumerang bagi Singo Edan.

Kondisi Lapangan
Saat bertanding di Aji Imbut, Arema Cronus mengeluhkan kondisi lapangan yang keras dan bergelombang. Kondisi yang jauh berbeda kini tersaji di Stadion Kanjuruhan karena permukaan lapangan dan jenis rumput berbeda alias jauh lebih mulus dibanding milik Mitra Kukar. Akankah berpengaruh pada jalannya laga? Tentu saja. Tapi juga belum tentu menguntungkan Arema semata, karena Mitra Kukar juga berpotensi mengalami progres dengan lapangan yang lebih baik. Yang jelas kedua tim bakal lebih tenang karena tak terganggu kondisi lapangan. Mitra yang terbiasa bermain di lapangan bergelombang, bukan tak mungkin justru lebih menikmati bertanding di Kanjuruhan.

Mental
Arema Cronus mengalami penurunan grafik jika bicara di dua pertandingan terakhir PJS 2015. Sudah dua kali tim kebanggaan Aremania tidak mampu memenangi laga dalam 90 menit, yakni ketika ditahan 2-2 oleh Pusamania Borneo FC di perempatfinal, serta kalah 2-1 dari Mitra Kukar di leg pertama semifinal. Statistik ini agak seret jika melihat bagaimana kedigdayaan mereka sepanjang fase penyisihan. Statistik tersebut bisa saja berpengaruh pada mental pemain. Jika mental juara masih tersisa di tubuh Arema, maka mereka tentu akan bisa memperbaiki statistik tersebut. Masalahnya, Singo Edan selama ini sedikit kesulitan ketika menghadapi partai penentuan alias wajib menang.
(sha)
Berita Terkait
Piala Sudirman 2023:...
Piala Sudirman 2023: China Tantang Korea Selatan di Final, Siapa Berjaya?
Sejarah Patung Jenderal...
Sejarah Patung Jenderal Sudirman yang Dibangun dengan Tangan Menghormat
LIVE di MNCTV! Saksikan...
LIVE di MNCTV! Saksikan Perjuangan Indonesia Hadapi China di Perempat Final Sudirman Cup 2023
Patung Jenderal Sudirman...
Patung Jenderal Sudirman Jadi Sasaran Vandalisme, PPSU Turun Tangan
Saksikan Langsung di...
Saksikan Langsung di RCTI+! Final Piala Sudirman 2023, China vs Korea Selatan
Hasil Undian Fase Grup...
Hasil Undian Fase Grup Piala Sudirman 2023
Berita Terkini
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
4 jam yang lalu
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
6 jam yang lalu
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
6 jam yang lalu
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
6 jam yang lalu
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
8 jam yang lalu
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved