Turnamen Bukan Jalan Keluar dari Kisruh Sepak Bola Indonesia

Jum'at, 26 Februari 2016 - 18:13 WIB
Turnamen Bukan Jalan...
Turnamen Bukan Jalan Keluar dari Kisruh Sepak Bola Indonesia
A A A
SURABAYA - Rencana digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) sebagai syarat dicabutnya Surat Keputusan (SK) pembekuan terhadap PSSI, belum disikapi serius oleh sejumlah klub elit Indonesia. Untuk saat ini, klub-klub lebih menginginkan adanya kompetisi jangka panjang seperti Indonesia Super League (ISL) yang terhenti sejak tahun lalu.

Akibat terhentinya kompetisi, klub-klub hanya mengandalkan turnamen sebagai ajang melanjutkan eksistensi. Selain itu mereka juga menggelar laga uji coba agar para pemain yang tersisa tetap kompak dan berada dalam kondisi prima.

Namun penyelenggaraan turnamen bukanlah jalan keluar dari permasalahan sepak bola Indonesia. Menurut Ruddy Widodo selaku General Manajer Arema Cronus, kompetisi lebih penting sebab bisa menghidupkan seluruh aspek yang menggantungkan nasibnya di sepak bola. "Kami tidak akan berpihak pada siapa pun. Arema tidak mau ikut terlarut dalam persoalan itu (KLB). Yang kami inginkan adalah kompetisi," tegas Ruddy Widodo.

Menurutnya, turnamen jangka pendek tidak bisa mencakup semua level klub. Hal itu bisa dilihat dari penyelenggaraan Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman.

"Lihat saja klub-klub Divisi Utama, mereka sangat kesulitan karena tidak ada kompetisi yang jelas. Pemain-pemain muda juga tak mendapat banyak kesempatan," ucapnya.

Hal senada disampaikan Manajer Persegres Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono. Ia mengaku tidak terlalu gembira dengan kabar bakal dicabutnya SK pembekuan PSSI. Sebab itu bukan jaminan yang dapat mengurai permasalahan sepak bola Indonesia.

"Pihak yang merasakan benar situasi dalam setahun terakhir ini ya klub. Klub yang paling tahu apa yang dibutuhkan, yakni kompetisi reguler yang jelas agar pengelolaan bisa berjalan dengan sehat. Kalau pengelolaan klub normal, kondisi sepak bola juga sehat. Jadi kalau belum bisa menggelar kompetisi, gak perlu berandai-andai dulu," tuturnya.

Di sisi lain, Persela Lamongan terlihat kalem menunggu hasil akhir polemik sepak bola Indonesia. Tim Laskar Joko Tingkir berahrap kompetisi jangka panjang segera digulirkan.

"Persela menginginkan sepak bola Indonesia kembali pada jalur yang normal, artinya tidak ada lagi konflik, kompetisi bergulir dengan baik, sekaligus ada perbaikan sistem. Soal bagaimana prosesnya, kita lihat bersama apa yang nantinya dilakukan para elit. Yang jelas kalau kompetisi normal lagi, Persela akan sangat serius," ungkap Yunan Achmadi, Manager Persela.

Harapan serupa terlontar dari kubu Surabaya United. Mereka memandang positif rencana pencabutan SK pembekuan PSSI.

"Tentu saja senang jika PSSI normal dan kompetisi berjalan kembali. Manajemen klub, pemain, sponsor, serta pihak-pihak lain tentu akan menyambut positif. Semoga ini benar-benar akan mengakhiri ketidakpastian sepak bola kita," sebut Rahmad Sumanjaya, Manager Surabaya United.
(bep)
Berita Terkait
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Revolusi PSSI, GSR Kembali...
Revolusi PSSI, GSR Kembali Gelar Aksi Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
Selamat Datang Piala...
Selamat Datang Piala Dunia 2030: Pesta Sepak Bola 6 Negara dan 3 Benua!
3 jam yang lalu
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Ricuh usai Final Piala...
Ricuh usai Final Piala Dunia 2026! Pemain Argentina Layangkan Pukulan Terancam Sanksi
8 jam yang lalu
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia Terbanyak dari Masa ke Masa: Spanyol 2 Gelar!
8 jam yang lalu
Tangis Lionel Messi...
Tangis Lionel Messi Pecah, Jadi Laga Terakhirnya di Piala Dunia?
8 jam yang lalu
Trump dan Presiden FIFA...
Trump dan Presiden FIFA Disoraki Penonton saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved