Soal Sistem Poin Penalti, FIM Terbitkan Peraturan Baru

Rabu, 02 Maret 2016 - 01:32 WIB
Soal Sistem Poin Penalti,...
Soal Sistem Poin Penalti, FIM Terbitkan Peraturan Baru
A A A
LOSAIL - Federasi Balap Motor Internasional (FIM) telah mengonfirmasi perubahan pada sistem poin penalti jelang dimulainya gelaran MotoGP 2016 pada 20 Maret mendatang. Dalam pernyataan resmi mereka, joki kuda besi hanya akan dikenakan sanksi setelah mereka tercatat sudah mengumpulkan 10 poin penalti.

"Hukuman empat atau tujuh poin, tidak lagi berlaku. Penalti poin akan terus melekat pada pembalap selama 365 hari. Namun, ketika pembalap itu telah mengumpulkan 10 poin penalti atau lebih dan menderita diskualifikasi. Maka 10 poin akan dikeluarkan dari yang sudah dikumpulkannya," demikian pernyataan resmi FIM seperti dikutip Motorsports, Rabu (2/3/2016).

Sistem poin penalti lama sempat berada di bawah kritikan menyusul kontroversi sanksi yang dijatuhkan kepada Valentino Rossi di Valencia. Hal ini terjadi lantaran joki Movistar Yamaha terbukti bersalah melakukan tindakan yang merugikan pembalap lain, yakni Marc Marquez di Sepang, Malaysia.

Dalam sistem lama yang sudah kedaluarsa tersebut dijelaskan bahwa setiap pembalap yang mencapai empat poin penalti akan mengawali balapan berikutnya dari posisi paling belakang. Sementara pembalap yang mencapai tujuh poin penalti akan mengawali balapan berikutnya dari pitlane. Sedang untuk sepuluh poin penalti akan dilarang tampil di balapan berikutnya.

Mengenai keselamatan pembalap selama mengaspal di lintasan balap juga menjadi topik pembahasan. Namun demikian, tidak ada perubahan yang terjadi di tubuh Race Direction. Mereka tetap mengemban tugas sebagai penanggungjawab utama atas keselamatan pembalap selama berlangsungnya balapan.

Race Direction juga tetap mempunyai kekuasaan untuk menjatuhkan sanksi atau penalti dengan mempertimbangkan sejumlah fakta. Ini termasuk pelanggaran misal, melewati batas kecepatan di pit lane, menyalip di bawah bendera kuning, dan sebagainya.

Kedepannya, beberapa persetujuan dijatuhkan oleh Race Direction atau beberapa pengurus/Stewards akan berkomunikasi kepada team yang bersangkutan dengan mengirim E-mail yang terjamin keamanannya. Konfirmasi penalti juga akan dimunculkan pada layar catatan waktu dan dipublikasikan kepada media.

Sekadar informasi, saat ini sirkus MotoGP sedang berada di Qatar untuk mempersiapkan tes pramusim terakhir yang rencananya akan berlangsung, hari ini. Bisa dikatakan, ini bakal dijadikannya sebagai ajang untuk lebih mengenal karakter ban Michelin. Sebab pada tes pramusim kedua di Sirkuit Phillip Island, tercatat ada 13 kecelakaan yang terjadi di Australia, akhir bulan lalu.
(aww)
Berita Terkait
Marc Marquez Cs Guncang...
Marc Marquez Cs Guncang Jakarta di Parade MotoGP
Gegar Otak, Marc Marquez...
Gegar Otak, Marc Marquez Absen di GP Algarve Akhir Pekan Ini, Isyaratkan Pensiun?
20 Pembalap MotorGP...
20 Pembalap MotorGP Ikuti Parade di Jakarta Besok, Ini Rutenya
MotoGP Finalisasi Aturan...
MotoGP Finalisasi Aturan Gaji Pembalap Minimal Rp9,9 Miliar per Musim
Tahun Depan, MotoGP...
Tahun Depan, MotoGP Siapkan Skenario Keadaan Darurat Covid-19
Pedro Acosta Rasakan...
Pedro Acosta Rasakan Tekanan Jelang Debut di MotoGP 2024
Berita Terkini
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
1 jam yang lalu
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
3 jam yang lalu
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
3 jam yang lalu
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
7 jam yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
8 jam yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
19 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved