Preview Arsenal vs Swansea: Harus Bangkit dari Keterpurukan
Rabu, 02 Maret 2016 - 13:10 WIB
Preview Arsenal vs Swansea: Harus Bangkit dari Keterpurukan
A
A
A
LONDON - Catatan buruk menghantui Arsenal jelang hadapi Swansea City di matchday 28 Liga Premier Inggris, Kamis (3/3/2016) dini hari WIB. Dalam tiga laga terakhirnya, Arsenal tak pernah merasakan kemenangan. Karena itu mereka dituntut memperbaiki penampilan saat tampil di markasnya, Emirates Stadium.
Pada 20 Februari 2016 lalu, Arsenal dipaksa imbang 0-0 oleh Hull City. Saat itu keduanya bertarung di ajang Piala FA.
Empat hari kemudian, The Gunners keok 0-2 saat menjamu Barcelona di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa. Lalu pada 28 Februari 2016, Arsenal lagi-lagi tumbang dan kekalahan itu datang dari Manchester United. Tampil di Old Trafford Stadium, Arsenal menyerah 2-3.
"Kami sangat kecewa. Ini kemunduran prestasi yang buruk," ucap kiper Arsenal, Petr Cech. "Kami harus tetap berjuang. Kami harus mengejar defisit angka dengan Leicester City. Kami akan menghadapi dua laga penting pada pekan ini. Jika bisa memenangkan keduanya, mungkin kondisi di papan klasemen akan lebih baik buat kami," tambahnya yang dikutip dari Sky Sports.
Saat ini Arsenal duduk di urutan tiga klasemen. Mereka memiliki 51 poin, tertinggal enam angka dari Leicester yang kokoh di posisi teratas. Untuk mencapai singgasana tentu bukan tugas yang mudah diselesaikan. Sebab setelah Swansea, Arsenal harus menghadapi Tottenham Hotspur yang kini bertengger di peringkat dua klasemen dengan kepemilikan 54 poin.
Di sisi lain, Swansea masih terperangkap di posisi 16. Mereka baru mengantongi 27 poin dan terancam jatuh ke jurang degradasi.
Meski demikian, Swansea tak pantas dianggap remeh. Sebab dalam dua kunjungan terakhirnya ke Emirates Stadium, Swansea bisa mempermalukan sang tuan rumah. Pada 12 Mei 2015 lalu, The Swans menang 1-0. Lalu 26 Maret 2014, Ashley Williams Cs menahan imbang Arsenal 2-2.
Berikut prakiraan formasi kedua tim:
Arsenal (4-2-3-1): Cech; Bellerin, Mertesacker, Koscielny, Gibbs; Ramsey, Arteta; Walcott, Oziel, Sanchez; Giroud
Swansea (4-4-2): Fabianski; Naughton, Williams, Taylor, Fernandez; Sung-Yeung Ki, Leroy Fer, Jack Cork, Sigurdsson; Paloschi, Ayew
Pada 20 Februari 2016 lalu, Arsenal dipaksa imbang 0-0 oleh Hull City. Saat itu keduanya bertarung di ajang Piala FA.
Empat hari kemudian, The Gunners keok 0-2 saat menjamu Barcelona di leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa. Lalu pada 28 Februari 2016, Arsenal lagi-lagi tumbang dan kekalahan itu datang dari Manchester United. Tampil di Old Trafford Stadium, Arsenal menyerah 2-3.
"Kami sangat kecewa. Ini kemunduran prestasi yang buruk," ucap kiper Arsenal, Petr Cech. "Kami harus tetap berjuang. Kami harus mengejar defisit angka dengan Leicester City. Kami akan menghadapi dua laga penting pada pekan ini. Jika bisa memenangkan keduanya, mungkin kondisi di papan klasemen akan lebih baik buat kami," tambahnya yang dikutip dari Sky Sports.
Saat ini Arsenal duduk di urutan tiga klasemen. Mereka memiliki 51 poin, tertinggal enam angka dari Leicester yang kokoh di posisi teratas. Untuk mencapai singgasana tentu bukan tugas yang mudah diselesaikan. Sebab setelah Swansea, Arsenal harus menghadapi Tottenham Hotspur yang kini bertengger di peringkat dua klasemen dengan kepemilikan 54 poin.
Di sisi lain, Swansea masih terperangkap di posisi 16. Mereka baru mengantongi 27 poin dan terancam jatuh ke jurang degradasi.
Meski demikian, Swansea tak pantas dianggap remeh. Sebab dalam dua kunjungan terakhirnya ke Emirates Stadium, Swansea bisa mempermalukan sang tuan rumah. Pada 12 Mei 2015 lalu, The Swans menang 1-0. Lalu 26 Maret 2014, Ashley Williams Cs menahan imbang Arsenal 2-2.
Berikut prakiraan formasi kedua tim:
Arsenal (4-2-3-1): Cech; Bellerin, Mertesacker, Koscielny, Gibbs; Ramsey, Arteta; Walcott, Oziel, Sanchez; Giroud
Swansea (4-4-2): Fabianski; Naughton, Williams, Taylor, Fernandez; Sung-Yeung Ki, Leroy Fer, Jack Cork, Sigurdsson; Paloschi, Ayew
(bep)