Seamless Gearbox Jadi Senjata Utama Suzuki
Senin, 07 Maret 2016 - 15:22 WIB
Seamless Gearbox Jadi Senjata Utama Suzuki
A
A
A
DOHA - Teknologi anyar Suzuki patut diperhitungkan di musim balap 2016. Keberhasilan Maverick Vinales jadi yang tercepat di pengujian Qatar membuatnya optimis bisa meraih hasil positif di seri balapan pembuka.
Vinales dan rekannya Aleix Espargaro menjajal total teknologi seamless gearbox untuk pertama kalinya di Qatar pekan lalu. Hasilnya, Vinales jadi yang tercepat di hari kedua pengujian. Dua hari lainnya ia menempati peringkat dua dan tiga, hanya kalah dari Jorge Lorenzo. (Baca Juga: Vinales Asapi Lorenzo, Rossi dan Marquez Anjlok di Hari Kedua)
Vinales mengatakan, teknologi tersebut sangat membantunya tampil sempurna bersama motor GSX-RR. Pembalap berusia 21 tahun pun berharap bisa menjajalnya di seri pembuka Qatar 20 Maret mendatang.
"Dalam dua pengujian terakhir, saya gunakan full seamless untuk pertama kalinya dan itu jadi kemajuan besar lainnya. Saya tidak coba memburu waktu dengan itu, tapi saya merasa hal itu cukup potensial. Kami perlu melakukan finalisasi dan berharap bisa menggunakannya saat balapan," ucap Vinales dilansir Autosport.
"Kami sudah bekerja keras selama musim dingin. Pabrik Suzuki memberi kami banyak kemajuan dan hasilnya sejauh ini cukup positiv. Kami menatap balapan dengan pandangan positif. Kami harap bisa membuat setiap langkahnya maju," imbuhnya.
Menanggapi seri balapan pembuka nanti, Vinales masih tak mau jemawa. Meski Suzuki sudah berkembang pesat, pembalap yang terpilih jadi rookie of the year musim lalu menilai balapan di Sirkuit Losail selalu menyulitkan.
"Saya senang sebab saya bisa menggunakan ban dengan menjaga kecepatan 1 menit 55.5 detik di mana catatan itu bisa mengantar kami ke podium. Saya senang dengan tim, pekerjaan yang kami lakukan berhasil di mana kami bisa mengembangkan motor,"
Vinales dan rekannya Aleix Espargaro menjajal total teknologi seamless gearbox untuk pertama kalinya di Qatar pekan lalu. Hasilnya, Vinales jadi yang tercepat di hari kedua pengujian. Dua hari lainnya ia menempati peringkat dua dan tiga, hanya kalah dari Jorge Lorenzo. (Baca Juga: Vinales Asapi Lorenzo, Rossi dan Marquez Anjlok di Hari Kedua)
Vinales mengatakan, teknologi tersebut sangat membantunya tampil sempurna bersama motor GSX-RR. Pembalap berusia 21 tahun pun berharap bisa menjajalnya di seri pembuka Qatar 20 Maret mendatang.
"Dalam dua pengujian terakhir, saya gunakan full seamless untuk pertama kalinya dan itu jadi kemajuan besar lainnya. Saya tidak coba memburu waktu dengan itu, tapi saya merasa hal itu cukup potensial. Kami perlu melakukan finalisasi dan berharap bisa menggunakannya saat balapan," ucap Vinales dilansir Autosport.
"Kami sudah bekerja keras selama musim dingin. Pabrik Suzuki memberi kami banyak kemajuan dan hasilnya sejauh ini cukup positiv. Kami menatap balapan dengan pandangan positif. Kami harap bisa membuat setiap langkahnya maju," imbuhnya.
Menanggapi seri balapan pembuka nanti, Vinales masih tak mau jemawa. Meski Suzuki sudah berkembang pesat, pembalap yang terpilih jadi rookie of the year musim lalu menilai balapan di Sirkuit Losail selalu menyulitkan.
"Saya senang sebab saya bisa menggunakan ban dengan menjaga kecepatan 1 menit 55.5 detik di mana catatan itu bisa mengantar kami ke podium. Saya senang dengan tim, pekerjaan yang kami lakukan berhasil di mana kami bisa mengembangkan motor,"
(bbk)