Sinisa Mihajlovic Enggan Bernasib Sama dengan Pendahulu di Milan

Selasa, 22 Maret 2016 - 15:15 WIB
Sinisa Mihajlovic Enggan...
Sinisa Mihajlovic Enggan Bernasib Sama dengan Pendahulu di Milan
A A A
MILAN - Masa depan Sinisa Mihajlovic di AC Milan sepertinya hanya tinggal tunggu waktu saja. Namun ia berharap bisa bertahan dan kalau pun harus tersingkir dari kursi pelatih tidak bernasib sama seperti pendahulunya.

Sejatinya, Mihajlovic berharap bisa mengakhiri karier kepelatihannya sesuai kontrak, yakni pada 30 Juni 2017. Namun Presiden Milan, Silvico Berlusconi, mengindikasikan bahwa performa Mihajlovic belum meyakinkan.

Meski begitu masih ada delapan pertandingan yang bisa dijadikan penyelemat pelatih asal Serbia. Tapi semua itu dengan catatan semua partai harus dimenangkan atau setidaknya terhindar dari kekalahan.

Inilah yang sekarang tengah digapai Mihajlovic. Setidaknya ia tak ingin jadi korban pelatih-pelatih di bawah ini yang ditendang selama era Berlusconi, seperti dikutip Gazzettaworld, Selasa (22/3/2016):

Niels Liedholm
Sinisa Mihajlovic Enggan Bernasib Sama dengan Pendahulu di Milan

Sosok ini sempat menjadi bintang ketika masih jadi pemain Milan. Ia empat kali mengangkat empat kali trofi Scudetto di era 1950-an.

Selanjutnya pria asal Swedia itu pun dipercayai menukangi Rossoneri dan sukses meraih gelar liga pada musim 1978/79.

Sayangnya, masa indah itu berakhir setelah di musim 1986/87, Liedholm ditendang ketika kompetisi masih tersisa enam pertandingan. Berlusconi pun menunjuk Fabio Capello.

Oscar Tabarez
Sinisa Mihajlovic Enggan Bernasib Sama dengan Pendahulu di Milan

Kepergian Capello membuka peluang Tabarez menggantikan posisi pelatih Milan pada 1996. Manajemen Milan tertarik dengan Tabarez setelah dinilai sukses memoles Cagliari.

Sayangnya kekalahan atas Fiorentina 2-3 di Supercopa Italia menjadi sorotan tajam. Akhirnya, pemecatan itu datang juga setelah Milan tumbang di tangan Piacenza 2-3 dan Berlusconi pun menunjuk Arrigo Sacchi.

Alberto Zaccheroni
Sinisa Mihajlovic Enggan Bernasib Sama dengan Pendahulu di Milan

Zaccheroni dibesut Milan setelah sukses membawa Udinese selama dua musim bersama Oliver Bierhoff dan Thomas Helveg.

Prestasi Zaccheroni pun langsung mencuat di musim pertamanya dengan meraih gelar Scudetto ke-16. Tapi hubungan dengan Zaccheroni dan Berlusconi pun memanas sampai akhirnya pemecatan jadi keputusan akhir dan digantikan oleh Cesare Maldini pada 2000/01.

Fatih Terim
Sinisa Mihajlovic Enggan Bernasib Sama dengan Pendahulu di Milan

Setelah kurang dari semusim di Fiorentina, pelatih asal Turki datang ke Milan. Ia memilih Milan setelah menolak tawaran Barcelona dan Arsenal.

Lagi-lagi Terim jadi korban keganasan Berlusconi. Tercatat ia janya lima bulan menukangi Milan sebelum akhirnya dikeluarkan dan digantikan Carlo Ancelotti.

Massimiliano Allegri
Sinisa Mihajlovic Enggan Bernasib Sama dengan Pendahulu di Milan

Sama seperti Tabarez, pelatih asal Italia pun digaet setelah dinilai sebelumnya sukses mengasah kemampuan Cagliari.

Hasilnya memang luar biara. Di tahun pertamanya, Allegri langsung membawa juara Milan ke-18 sekaligus mengandaskan rival sekota Inter Milan.

Tapi hanya karena kekalahan atas Sassuolo pada Januari 2014 memaksa Allegri harus berkemas. Clarence Seedorf pun ditunjuk sebagai pengganti.

Clarence Seedorf
Sinisa Mihajlovic Enggan Bernasib Sama dengan Pendahulu di Milan

Mantan pemain yang naik pangkat jadi pelatih ini terbilang paling sial. Hubungannya yang buruk dengan Wakil Presiden Adriano Galliani membuatnya terusir dari San Siro.

Filippo Inzaghi
Sinisa Mihajlovic Enggan Bernasib Sama dengan Pendahulu di Milan

Tak puas dengan kinerja Seedorf, Galliani memasukan nama Filippo Inzaghi. Mantan penyerang Milan ini pun digaet setelah impresif saat menukangi Milan Primavera.

Harapan pendukung sempat mencuat setelah di awal Milan begitu superior. Sayang itu tak berlangsung lama setelah di akhir kompetisi Milan justru melorot di posisi 10.
(bbk)
Berita Terkait
AC Milan Umumkan Sang...
AC Milan Umumkan Sang CEO Klub Ivan Gazidis Menderita Kanker Tenggorokan
Hasil Coppa Italia,...
Hasil Coppa Italia, AC Milan vs Lazio: Rossoneri Bombardir Gawang Si Elang 4-0
Derby della Madonnina:...
Derby della Madonnina: AC Milan Menang Dramatis 2-1 atas Inter Milan
AC Milan Permalukan...
AC Milan Permalukan Frosinone 3-2
Inter Milan Raih Tiket...
Inter Milan Raih Tiket Semifinal Coppa Italia Usai Singkirkan AC Milan
Paolo Maldini Berharap...
Paolo Maldini Berharap Punya Peran Strategis di AC Milan
Berita Terkini
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
1 jam yang lalu
Profil Ismail Elfath,...
Profil Ismail Elfath, Mantan Tukang Protes yang Jadi Wasit Duel Inggris vs Argentina
2 jam yang lalu
Tangis Mbappe dan Kutukan...
Tangis Mbappe dan Kutukan Semifinal yang Belum Berakhir
3 jam yang lalu
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
4 jam yang lalu
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
5 jam yang lalu
Tembus Final, Spanyol...
Tembus Final, Spanyol Auto Juara? Begini Rekor Mengilau Matador
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved