Akibat Bom Brussels, Piala Eropa Kemungkinan Digelar Tertutup

Rabu, 23 Maret 2016 - 09:35 WIB
Akibat Bom Brussels,...
Akibat Bom Brussels, Piala Eropa Kemungkinan Digelar Tertutup
A A A
PARIS - Serangan bom yang mengguncang Bandara Brussels, Belgia, Selasa pagi waktu setempat, membuat UEFA kembali dipusingkan dengan penyelenggaraan Piala Eropa 2016. Beberapa bulan lagi bergulir, petinggi otoritas sepak bola Eropa berencana mengubah skema pengamanan.

"Piala Eropa adalah turnamen yang tidak mungkin ditunda. Kami tidak bisa mengesampingkan pertandingan digelar tertutup setelah kami tidak bisa mengecualikan aksi terorisme. Jika berencana membatalkan pertandingan atau dipindah ke tanggal lain, jelas tidak akan bisa," ucap Komite Eksekutif Wakil Presiden UEFA Giancarlo Abete dikutip Guardian, Rabu (23/3/2016).

"Kami bicara soal pertandingan Juni nanti. Hal itu sebagai buntut insiden darurat yang sangat mendesak," lanjut Abete. (Baca Juga: UEFA Jamin Keselamatan Penggemar dan Pemain)

Terganggunya fokus penyelenggaraan Piala Eropa nanti jadi yang kedua sejauh ini. Sebelum dua bom yang meledak di Brussels kemarin, Prancis selaku tuan rumah pesta sepak bola Eropa pada 10 Juni-10 Juli 2016 mendatang sempat dipusingkan oleh insiden teror di Kota Paris, akhir tahun lalu.

Ketika itu, serangan teror bom terjadi di laga persahabatan Timnas Prancis vs Jerman di Stade de France. Ratusan orang jadi korban dalam aksi pengeboman yang juga disertai penembakan di sekitar Kota Paris. Sedangkan bom di Belgia kemarin terjadi di dua tempat sekaligus yakni di Bandara Brussels dan stasiun kereta Metro. Kabar terakhir menyebutkan korban tewas sudah mencapai 34 orang.

Saat kejadian, Timnas Belgia langsung membatalkan latihan. Sedangkan pertandingan melawan Timnas Portugal pekan depan terancam batal.

Sementara itu, pertandingan Belgia vs Inggris di Stadion Olympic, Berlin, Jerman, akhir pekan nanti masih terus diusahakan bisa digelar. Juru bicara FA mengatakan sejauh ini jadwal pertandingan belum berubah dan kemungkinan bisa digelar.

"Belum ada perubahan yang dibuat dan kami telah terus berhubungan dengan pemerintah Jerman. Langkah-langkah keamanan kami sudah sangat ketat," katanya.
(bbk)
Berita Terkait
Kampung di Purbalingga...
Kampung di Purbalingga Dihias Pernak-pernik Piala Eropa
Grup Neraka Bukan Apa-apa,...
Grup Neraka Bukan Apa-apa, Prancis dan Portugal Siapkan Skuad Terbaik
Perkenalkan! Skillzy,...
Perkenalkan! Skillzy, Maskot Piala Eropa 2020
Coret Kean, Italia Pede...
Coret Kean, Italia Pede Bawa Empat Attacante
David Alaba Raih Star...
David Alaba Raih Star of The Match Austria vs Makedonia Utara
Jelang Laga Jerman Melawan...
Jelang Laga Jerman Melawan Perancis
Berita Terkini
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
8 jam yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
11 jam yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
12 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
12 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
14 jam yang lalu
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
15 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved