Iannone Minta Maaf Jadi Penyebab Kecelakaan Dovizioso
Senin, 04 April 2016 - 14:08 WIB
Iannone Minta Maaf Jadi Penyebab Kecelakaan Dovizioso
A
A
A
SANTIAGO DEL ESTERO - Andrea Iannone meminta maaf atas aksinya yang membuat rekan setimnya di Ducati Andrea Dovizioso jatuh saat balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo dini hari tadi. Iannone mengaku menyesal dan berharap rekannya bisa memaklumi.
Iannone memang tampil terlalu agresif sejak awal Grand Prix Argentina berlangsung. Setelah menyenggol Marc Marquez di tikungan pertama awal balapan, ia membuat Dovi jatuh saat hendak menyalip untuk merebut posisi kedua dari rekannya di lap akhir jelang finish.
Akibat insiden itu, Iannone pun dijatuhi hukuman oleh Race Direction yakni mundur tiga grid di Grand Prix Austin. Tak hanya itu, ia juga dikenakan satu poin penalti atas aksinya yang dianggap membahayakan pembalap lain. Iannone pun sadar dirinya salah. Setelah balapan, ia mengaku kecewa dan meminta maaf pada Dovizioso.
"Saya baik-baik saja. Saya hanya kecewa. Jelas saya khawatir untuk tim dan rekan saya Andrea. Itu sangat sulit karena saya jatuh dan menyenggolnya. Saya dan Dovizioso harusnya bisa berada di podium untuk menyelesaikan balapan dengan cara yang luar biasa," sesal Iannone dikutip Crash, Senin(4/4/2016).
"Saya tidak terlambat mengerem. Saya menginjak rem di titik yang sama, tapi saya terlalu dalam karena ada Andre di luar. Saya sudah menghadap Race Direction. Yang jelas, saya minta maaf untuk Andrea dan untungnya saya punya hubungan yang baik dengan dia," imbuhnya
"Saya sudah cepat sepanjang akhir pekan, baik dalam lintasan kering atau basah serta dan punya potensi yang sangat bagus. Tapi ini adalah bencana, berakhir seperti ini," pungkasnya.
Ducati sendiri tak terlalu merisaukan kejadian itu. Direktur olah raga Paolo Ciabatti menilai timnya menerima penyesalan Iannone yang sudah mengacaukan timnya meraih podium.
"Iannone sudah balapan dengan hebat meski start kurang baik. Saya tahu dia kesal dengan apa yang terjadi. Ini akan jadi malam di mana kami akan minum bir bersama dan beristirahat lebih cepat," ucap Ciabatti.
Iannone memang tampil terlalu agresif sejak awal Grand Prix Argentina berlangsung. Setelah menyenggol Marc Marquez di tikungan pertama awal balapan, ia membuat Dovi jatuh saat hendak menyalip untuk merebut posisi kedua dari rekannya di lap akhir jelang finish.
Akibat insiden itu, Iannone pun dijatuhi hukuman oleh Race Direction yakni mundur tiga grid di Grand Prix Austin. Tak hanya itu, ia juga dikenakan satu poin penalti atas aksinya yang dianggap membahayakan pembalap lain. Iannone pun sadar dirinya salah. Setelah balapan, ia mengaku kecewa dan meminta maaf pada Dovizioso.
"Saya baik-baik saja. Saya hanya kecewa. Jelas saya khawatir untuk tim dan rekan saya Andrea. Itu sangat sulit karena saya jatuh dan menyenggolnya. Saya dan Dovizioso harusnya bisa berada di podium untuk menyelesaikan balapan dengan cara yang luar biasa," sesal Iannone dikutip Crash, Senin(4/4/2016).
"Saya tidak terlambat mengerem. Saya menginjak rem di titik yang sama, tapi saya terlalu dalam karena ada Andre di luar. Saya sudah menghadap Race Direction. Yang jelas, saya minta maaf untuk Andrea dan untungnya saya punya hubungan yang baik dengan dia," imbuhnya
"Saya sudah cepat sepanjang akhir pekan, baik dalam lintasan kering atau basah serta dan punya potensi yang sangat bagus. Tapi ini adalah bencana, berakhir seperti ini," pungkasnya.
Ducati sendiri tak terlalu merisaukan kejadian itu. Direktur olah raga Paolo Ciabatti menilai timnya menerima penyesalan Iannone yang sudah mengacaukan timnya meraih podium.
"Iannone sudah balapan dengan hebat meski start kurang baik. Saya tahu dia kesal dengan apa yang terjadi. Ini akan jadi malam di mana kami akan minum bir bersama dan beristirahat lebih cepat," ucap Ciabatti.
(bbk)