Matangkan 8 Zona Seremoni Pembukaan PON XIX Jabar 2016

Selasa, 03 Mei 2016 - 21:13 WIB
Matangkan 8 Zona Seremoni...
Matangkan 8 Zona Seremoni Pembukaan PON XIX Jabar 2016
A A A
BANDUNG - Tim Sembilan Bidang Upacara PB PON XIX/2016 Jawa Barat terus mematangkan persiapan untuk menyukseskan acara pembukaan. Kali ini, dari bidang technical director memaparkan kesiapannya dengan menunjukkan sketsa sementara Stadion Si Jalak Harupat sebagai venue seremoni pembukaan pada 17 September mendatang.

Kepala Technical Director Reza Herlambang mengatakan ada delapan zona yang ditunjukkan dalam sketsa tersebut. Kedelapan zona tersebut terdiri dari zona pertunjukan, zona belakang panggung, defile untuk para atlet yang diperkirakan akan didatangi 6.000 orang, VIP, reguler, pameran atau ekshibition, production area dan area parkir luar.

"Delapan zona ini sangat penting untuk dibahas, karena orang akan datang dengan jumlah yang banyak. Ini semua kita rencanakan untuk dirumuskan bersama kemudian direalisasikan teknisnya seperti PR (pekerjaan rumah) besarnya itu di sana," ujar Reza di Sekretariat Bidang Upacara PB PON XIX/2016 Jawa Barat, Jalan Cipunagara, Kota Bandung, Selasa (3/5).

Kedelapan zona yang menjadi tahap pembahasannya itu, kata dia dipastikan akan melibatkan masyarakat sekitar terutama untuk zona delapan. "Kita pastikan kendaraan hanya diperbolehkan parkir di radius 1 kilometer dari Stadion. Di sini peran masyarakat, mereka bisa dapatkan masukan tambahan juga," tutunya.

"Kita juga sudah perhitungkan ada di atas 100 bus yang datang. Tapi kami sudah bikin polanya seperti drop off di area saja. Lalu balik arah ke pusat kota, di sana diberikan beberapa area parkir, jadi tidak parkir di venue," tambahnya.

Selain penyediaan lahan parkir, Reza mengaku sudah memiliki pola untuk mengatur kedatangan Presiden RI Joko Widodo yang akan menghadiri acara pembukaan PON XIX/2016 Jabar.

"Kita sudah memiliki pengalaman 15 tahun dalam mengundang Presiden. Kita memang sedetail mungkin melakukan perencanaan, merekemondasikan, penangananya seperti apa termasuk evakuasi lalu diberikan kepada Paspampres. Kalau dianggap aman itu akan dijalankan," jelasnya.

Namun begitu, lanjut Reza sketsa yang ditunjukkan belum sepenuhnya akan diterapkan di acara pembukaan PON XIX/2016 Jabar nanti. Masih butuh masukan dari segala bidang terkait sehingga acara pembukaan pun berjalan dengan baik.

"Saya pikir tidak akan banyak pertemuan yang dibutuhkan untuk mengatur rancangan ini. Empat kali pertemuan juga mudah-mudahan sudah beres. Dan kita juga akan segera tahu, siapa komandan di lapangan nanti agar terjadi sinkronisasi," pungkasnya.
(aww)
Berita Terkait
Dua Finalis PON XIX...
Dua Finalis PON XIX Jawa Barat dan Maluku Utara Bertemu di Group B
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Memalukan! Muktamar...
Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
2 Partai Tinju Internasional...
2 Partai Tinju Internasional Guncang Bali Big Fight XIX
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
3 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
4 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
4 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
5 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
6 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved