Crawford Jai Jawara Tour de Banyuwangi Ijen

Minggu, 15 Mei 2016 - 11:47 WIB
Crawford Jai Jawara...
Crawford Jai Jawara Tour de Banyuwangi Ijen
A A A
BANYUWANGI - Selebrasi juara Peter Pouly di International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) hanya bertahan beberapa jam. Pihak commissaire memutuskan pembalap dari Singha Infinite Cycling Team didiskuakifikasi di etape terakhir (IV).

Pouly didakwa melanggar aturan Union Cicliste Internationale (UCI) artikel 1.3.019 tentang berat minimum sepeda. Berdasar aturan tersebut, seorang pembalap tidak boleh memakai sepeda yang lebih ringan dari 6,8 kilogram. Commissaire menemukan berat sepeda Pouly di bawah 6 kilogram.

Akibat pelanggaran ini, gelar juara Peter Pouly di Etape IV sekaligus gelar juara umum dinyatakan gugur. Dengan demikian, pembalap yang berada di urutan kedua yakni Crawford Jai dari Kinan Cycling Team (Jepang) otomatis muncul sebagai jawara.

Crawford Jai meraih dua gelar sekaligus, yakni klasifikasi individual karena berada di belakang Peter Pouly, serta klasifikasi umum. Chief Commissaire ITdBI Majid Nasseri mengatakan pihaknya sudah melakukan investigasi selepas balapan.

"Kami mendapat laporan tentang pelanggaran yang dilakukan Peter Pouly, kemudian melakukan pemeriksaan dan hasilnya membuktikan dia melanggaran aturan UCI. Dia mengganti sepedanya sebelum start, kemudian kami melakukan cek setelah finish," jelas Majid saat press conference di Hotel Blambangan, Sabtu (14/5) malam.

"Peter Pouly memakai sepeda dengan berat kurang dari 6 kilogram, sedangkan aturan UCI menyatakan berat minimal sepeda adalah 6,8 kilogram. Jadi, kami memutuskan Peter Pouly didiskualifikasi. Secara otomatis runner up menjadi juara," urai pria asal Iran ini.

Sanksi tidak hanya dikenakan kepada Peter Pouly, namun juga dua rekan setim di Singha Infinite Cycling Team, Konstantin Fast dan Nicolas Magnan. Bahkan tim Singha beserta managernya Brandon Teo juga didiskualifikasi.

Dia menambahkan, secara umum pelanggaran tersebut tidak berpengaruh pada penyelenggaraan ITdBI. Menurut Majid, pelaksanaan balapan berlangsung dengan baik, terutama faktor kenyamanan dan keamanan, sehingga tidak akan ternoda dengan diskualifikasi ini.

Chairman ITdBI Guntur Priambodo mengatakan pihaknya menghormati segala keputusan Commissionaire soal diskualifikasi tersebut. Menurutnya keputusan itu hal teknis dan terlepas dari penyelenggraan ITdBI.

"Jadi pihak Commissionaire menerima laporan dari Kinan Cycling Team bahwa Pouly mengganti sepeda yang tak sesuai regulasi. Commissionaire memutuskan bahwa laporan tersebut benar dan menyatakan Pouly dan tim Singha didiskualifikasi," jelas Guntur.

Sementara, Peter Pouly sendiri tidak hadir dalam press conference di Hotel Blambangan. Namun, dia sempat memposting soal diskualifikasi tersebut di akun facebook-nya. Pouly terlihat legawa menerima keputusan itu.

Dia menulis, "Apa pun yang terjadi hari ini, saya tetap akan melakukan apa yang saya cintai. Saya bangga telah memenangkan balapan ke puncak Ijen untuk istri, anak-anak saya, serta tim. Dukungan masyarakat Banyuwangi dan Indonesia akan selalu saya ingat."

Pouly juga menulis alasannya mengganti sepeda semenit sebelum start. "Terima kasih kepada Jesse Featonby dari Team Swiss Wellnes yang mengetahui dan memberitahui kerusakan di sepeda saya semenit sebelum start. Jika tidak, saya bisa mengalami kecelakaan," demikian tulis Peter Pouly.

Hasil baru ITdBI 2016:

Individual General Classification (juara umum):

1. Jai Crawford (Kinan Cycling Team)
2. Ricardo Garcia (Kinan Cycling Team)
3. Dadi Suryadi (Terengganu Cycling Team)

Stage Individual Classification (juara Etape IV):

1. Jai Crawford (Kinan Cycling Team)
2. Bambang Suryadi (Black Inc Cycling)
3. Logan Griffin (Black Inc Cycling)
(sha)
Berita Terkait
TWA Ijen Ramai Dikunjungi...
TWA Ijen Ramai Dikunjungi Wisatawan
Material Longsor Belum...
Material Longsor Belum Dibersihkan, Jalur Wisata ke Kawah Ijen Dialihkan
Korban Terus Bertambah...
Korban Terus Bertambah di Prancis, Bagaimana Nasib Tour de France?
Menparekraf Sandiaga...
Menparekraf Sandiaga Uno Optimistis Ijen Banyuwangi Ditetapkan Jadi UNESCO Global Geopark
5 Destinasi Wisata di...
5 Destinasi Wisata di Banyuwangi Selain Kawah Ijen
Mobil Wisatawan asal...
Mobil Wisatawan asal China Kecelakaan di Jalur Kawah Ijen Banyuwangi
Berita Terkini
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
9 menit yang lalu
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
2 jam yang lalu
Ekshibisi Padel di Porprov,...
Ekshibisi Padel di Porprov, Senator Mirah Sebut Momentum Lahirnya Atlet Berprestasi di NTB
4 jam yang lalu
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
4 jam yang lalu
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
7 jam yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
8 jam yang lalu
Infografis
Oscar De La Hoya Mengutuk...
Oscar De La Hoya Mengutuk Ryan Garcia usai Menghina Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved