Pelatih PSM Maksimalkan Jasa Ahli Gizi Selama Ramadhan
Minggu, 05 Juni 2016 - 21:15 WIB
Pelatih PSM Maksimalkan Jasa Ahli Gizi Selama Ramadhan
A
A
A
MAKASSAR - Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts menyiapkan program latihan khusus untuk Juku Eja selama selama bulan suci Ramadhan. PSM akan melakoni empat laga Indonesia Soccer Championship (TSC) A 2016 sepanjang bulan puasa.
Empat laga yang dihadapi PSM terbilang sulit. Setelah menjamu Arema Cronus, mereka akan tandang ke Palembang menantang Sriwijaya FC, kemudian menjamu Pusamania Borneo FC di Mattoangin, dan terbang ke Bandung menghadapi tuan rumah Persib Bandung.
Kondisi ini membuat tim kepelatihan harus menjaga kondisi pemain selama Ramadhan. Sebab, mayoritas pemain PSM akan menjalani puasa selama sebulan mulai 6 Juni-6 Juli. Seluruh pertandingan akan dilakukan pada malam hari.
Rene Alberts mengatakan, pihaknya sudah memprogramkan latihan selama bulan Ramadan, termasuk menjalani latihan di malam hari. Dia menjelaskan, para pemain harus dibiasakan bermain pada malam hari. "Rencananya di stadion supaya pemain terbiasa bermain di malam hari," katanya.
Selain memberikan program khusus, tim kepelatihan juga sudah berkonsultasi dengan tim dokter untuk mengurus gizi para pemain. Bahkan, pelatih asal Belanda ini meminta manajemen untuk menggunakan jasa ahli gizi klinik untuk mengatur nutrisi pemain.
Ahli Gizi Klinik PSM Mufliha Paramma mengatakan selama Ramadan pihaknya akan mengecek apa yang harus dikonsumsi oleh para pemain. "Karena nutrisi pemain harus tetap dijaga. Termasuk saat Ramadhan," katanya.
Dia menjelaskan, selain latihan nutrisi dan gizi sangat memengaruhi perfoma atlet termasuk pemain PSM. Sehingga, betul-betul harus diperhatikan. "Kami akan atur semuanya, karena sudah bicara sama tim pelatih," jelasnya.
Empat laga yang dihadapi PSM terbilang sulit. Setelah menjamu Arema Cronus, mereka akan tandang ke Palembang menantang Sriwijaya FC, kemudian menjamu Pusamania Borneo FC di Mattoangin, dan terbang ke Bandung menghadapi tuan rumah Persib Bandung.
Kondisi ini membuat tim kepelatihan harus menjaga kondisi pemain selama Ramadhan. Sebab, mayoritas pemain PSM akan menjalani puasa selama sebulan mulai 6 Juni-6 Juli. Seluruh pertandingan akan dilakukan pada malam hari.
Rene Alberts mengatakan, pihaknya sudah memprogramkan latihan selama bulan Ramadan, termasuk menjalani latihan di malam hari. Dia menjelaskan, para pemain harus dibiasakan bermain pada malam hari. "Rencananya di stadion supaya pemain terbiasa bermain di malam hari," katanya.
Selain memberikan program khusus, tim kepelatihan juga sudah berkonsultasi dengan tim dokter untuk mengurus gizi para pemain. Bahkan, pelatih asal Belanda ini meminta manajemen untuk menggunakan jasa ahli gizi klinik untuk mengatur nutrisi pemain.
Ahli Gizi Klinik PSM Mufliha Paramma mengatakan selama Ramadan pihaknya akan mengecek apa yang harus dikonsumsi oleh para pemain. "Karena nutrisi pemain harus tetap dijaga. Termasuk saat Ramadhan," katanya.
Dia menjelaskan, selain latihan nutrisi dan gizi sangat memengaruhi perfoma atlet termasuk pemain PSM. Sehingga, betul-betul harus diperhatikan. "Kami akan atur semuanya, karena sudah bicara sama tim pelatih," jelasnya.
(sha)