Bento tak mau Portugal tampil bertahan
Rabu, 27 Juni 2012 - 04:32 WIB
Bento tak mau Portugal tampil bertahan
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Portugal Paulo Bento menegaskan, timnya tidak ingin mengulangi kesalahan yang dilakukan Prancis. Seleccao tidak akan bermain bertahan saat menghadapi juara bertahan Spanyol di babak semifinal Piala Eropa 2012.
Sebelumnya, pelatih Prancis Laurent Blanc membuat perubahan radikal dalam starting line-up pemainnya. Úpaya itu dimaksud untuk mengacaukan ritme permainan Spanyol, namun sayang taktik yang diterapkannya tidak berjalan dengan baik.
Karena itu, Bento memastikan Portugal tidak akan mengubah strategi dan taktik menyerang ketika menyingkirkan Republik Ceko di babak perempat final.
“Tujuan kami bukan tampil bertahan setiap waktu. Kami tidak bisa melakukan ini terhadap tim yang telah memenangkan juara dunia dan juara Eropa. Kami sadar akan sulit tapi mereka tahu kami dapat menimbulkan banyak masalah bagi mereka,” ujar Bento dikutip Goal, Rabu (27/6/2012).
“Sangat mudah untuk mendapatkan motivasi karena kami telah mencapai semifinal dengan cara yang sangat bagus baik di fase kualifikasi dan fase grup dan kemudian melawan Ceko,” tuturnya.
Cristiano Ronaldo dkk, pernah mencatatkan hasil gemilang kala berjumpa tim Matador. Terakhir pertemuan mereka Portugal mampu melibas Spanyol dengan skor 4-0. Kemenangan tersebut terjadi setelah Spanyol menjadi kampiun Piala Dunia 2010.
Meski Portugal memiliki keuntungan psikologis dari hasil dari pertandingan itu. Namun sang juru taktik tidak ingin jemawa. Dia merasa yakin akan kualitas timnya dan dan menciptakan sejarah.
“Kami memiliki identitas dan kami memiliki kesempatan untuk mencapai final kedua kami dan menciptakan sejarah. Itu sebabnya saya memiliki keyakinan dalam pemain di skuad kami,” lanjutnya.
"Kami berbicara tentang semifinal Piala Eropa 2012 dan kedua tim telah menunjukkan upaya besar untuk sampai ke sini. Itu sebabnya kami tidak melihat masa lalu. Tidak masalah jika kami menang 4-0 kami harus melakukan yang terbaik di pertandingan berikutnya. Tim ini memiliki potensi besar dan kualitas, itulah sebabnya kami dapat mencapai tujuan besar,” tandasnya.
Sebelumnya, pelatih Prancis Laurent Blanc membuat perubahan radikal dalam starting line-up pemainnya. Úpaya itu dimaksud untuk mengacaukan ritme permainan Spanyol, namun sayang taktik yang diterapkannya tidak berjalan dengan baik.
Karena itu, Bento memastikan Portugal tidak akan mengubah strategi dan taktik menyerang ketika menyingkirkan Republik Ceko di babak perempat final.
“Tujuan kami bukan tampil bertahan setiap waktu. Kami tidak bisa melakukan ini terhadap tim yang telah memenangkan juara dunia dan juara Eropa. Kami sadar akan sulit tapi mereka tahu kami dapat menimbulkan banyak masalah bagi mereka,” ujar Bento dikutip Goal, Rabu (27/6/2012).
“Sangat mudah untuk mendapatkan motivasi karena kami telah mencapai semifinal dengan cara yang sangat bagus baik di fase kualifikasi dan fase grup dan kemudian melawan Ceko,” tuturnya.
Cristiano Ronaldo dkk, pernah mencatatkan hasil gemilang kala berjumpa tim Matador. Terakhir pertemuan mereka Portugal mampu melibas Spanyol dengan skor 4-0. Kemenangan tersebut terjadi setelah Spanyol menjadi kampiun Piala Dunia 2010.
Meski Portugal memiliki keuntungan psikologis dari hasil dari pertandingan itu. Namun sang juru taktik tidak ingin jemawa. Dia merasa yakin akan kualitas timnya dan dan menciptakan sejarah.
“Kami memiliki identitas dan kami memiliki kesempatan untuk mencapai final kedua kami dan menciptakan sejarah. Itu sebabnya saya memiliki keyakinan dalam pemain di skuad kami,” lanjutnya.
"Kami berbicara tentang semifinal Piala Eropa 2012 dan kedua tim telah menunjukkan upaya besar untuk sampai ke sini. Itu sebabnya kami tidak melihat masa lalu. Tidak masalah jika kami menang 4-0 kami harus melakukan yang terbaik di pertandingan berikutnya. Tim ini memiliki potensi besar dan kualitas, itulah sebabnya kami dapat mencapai tujuan besar,” tandasnya.
(aww)