Sean Gelael Tertantang Taklukkan Sulitnya Sirkuit Baku di Azerbaijan

Kamis, 16 Juni 2016 - 22:49 WIB
Sean Gelael Tertantang...
Sean Gelael Tertantang Taklukkan Sulitnya Sirkuit Baku di Azerbaijan
A A A
BAKU CITY - Pebalap muda Indonesia Muhammad Sean Gelael sangat antusias menghadapi seri ketiga GP2. Sean bersama rekannya di tim Pertamina Campos Racing yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC Indonesia, Mitch Evans, siap bersaing di Sirkuit Baku City, Azerbaijan, akhir pekan ini.



Tantangan balapan di sirkuit jalan raya ini sangat menarik karena semua pebalap baru kali pertamanya menjajal lintasan ini. Sirkuit Baku di Azerbaijan baru pertama kali dipakai balapan untuk GP2 ataupun Formula 1.


Sirkuit rancangan arsitek asal Jerman, Hermann Tilke, ini memiliki panjang 6,006 kilometer dengan 20 tikungan. Lintasan sirkuit melewati wilayah kota tua yang eksotis dengan bangunan bersejarah seperti alun-alun Azadlig, gedung parlemen, dan menara Maiden. Sementara sisi lainnya menampilkan panorama pesisir pantai Laut Kaspia.


Tantangan sirkuit ini adalah tanjakan curam di dekat balai kota tua dan trek lurus sepanjang 2,2 kilometer yang memungkinkan pebalap untuk menggeber mobil dengan kecepatan sampai 340 kilometer per jam.


Sirkuit Baku bisa dibilang sebagai sirkuit tercepat dengan rata-rata kecepatan 211 km/jam. Dua sirkuit jalan raya lainnya, yakni Marina Bay (Singapura) hanya 177,303 km/jam, sedangkan Monako hanya 163,521 km/jam.


Yang membuat balapan di Baku lebih menarik, yakni arah balapan berlawanan dengan arah jarum jam. Lintasan ini memiliki lebar 13 meter, tetapi di antara tikungan tujuh dan delapan, lebar lintasan menyempit menjadi 7,6 meter. Di titik inilah tantangan tersulit bagi pebalap.


"Sirkuit baku tricky bagi semua pebalap karena biasanya lintasan baru yang belum pernah dipakai balapan masih licin. Itu yang patut diwaspadai," kata Sean.


Namun demikian Sean sangat antusias karena sirkuit ini memiliki lintasan lurus yang sangat panjang yakni 2,2 kilometer. "Yang menarik ini baru bagi semua pebalap. Jadi, semua memulai dari nol," ujar Sean.


Hal senada diungkapkan Evans. Dia optimistis bisa meraih poin lagi seperti di Monako. "Saya sangat suka tantangannya. Mudah-mudahan kami mendapat setingan mobil yang bagus," ujarnya.


Pada uji simulator di markas tim Campos di Valencia, Sean dan Evans mencetak waktu pada kisaran 1 menit 55 detik. Hasil ini cukup menjanjikan.
(aww)
Berita Terkait
Arungi Musim Balap 2026,...
Arungi Musim Balap 2026, Sean Gelael dan AF Corse Perpanjang Kemitraan dengan Pertamina Patra Niaga
Mengenal Sean Gelael,...
Mengenal Sean Gelael, Anak Rini S Bono dan Bos KFC Indonesia
Sean Gelael Satu Tim...
Sean Gelael Satu Tim dengan Valentino Rossi FIAWEC 2024
Seri Pembuka WEC 2022,...
Seri Pembuka WEC 2022, Pembalap Indonesia Sean Gelael Naik Podium di 1000 Miles of Sebring
Sean Gelael Tampil Mulus...
Sean Gelael Tampil Mulus di Feature Race Formula 2
Usung Tema Beach Games,...
Usung Tema Beach Games, Gading Marten Bawa 270 Ton Pasir ke Media Clash 2.0 di Istora Senayan
Berita Terkini
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
1 jam yang lalu
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
2 jam yang lalu
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
3 jam yang lalu
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
4 jam yang lalu
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved