Tampil di PGN Gubernur DKI Open, Sunu Wahyu Tak Pasang Target
Selasa, 02 Agustus 2016 - 19:00 WIB
Tampil di PGN Gubernur DKI Open, Sunu Wahyu Tak Pasang Target
A
A
A
JAKARTA - Petenis Sunu Wahyu Trijati tidak memasang target saat tampil di turnamen PGN Gubernur DKI 2016 yang akan bergulir di lapangan tenis Klub Kelapa Gading Jakarta Utara mulai Selasa (2/8/2016). Sunu yang menempati unggulan pertama akan langsung main di babak kedua setelah mendapatkan bye.
"Tidak ada target ya, hanya meramaikan saja. Semoga saja bisa menjadi juara," ujar Sunu yang merupakan juara bertahan di ajang ini.
Unggulan kedua tunggal putra ditempati Arief Rahman. Dia akan mengawali pertandingan di babak kedua melawan pemenang laga antara Muhammad Gandhi dengan Frederico L. Rumambi. Sedangkan unggulan ketiga dan keempat masing-masing ditempati Aditya Hari Sasongko dan Antony Susanto.
Di tunggal putri, Septiana Nurzahiro menempati unggulan pertama akan mengawali pertandingan melawan Ima Nindi Permatasari. Sedangkan undian yang kurang menguntungkan diperoleh finalis tahun lalu Rifanty Dwi Kahfiani yang di laga pertama langsung jumpa unggulan kedua Deri Nur Haliza.
Sementara itu, fasilitas wild card untuk pemain putra diperoleh Daniel Valentino, Odeda M Arazza, Dimas Kolopita, Akbar Hidayat dan Daffa Irianto. Kemudian untuk putri Nadia Aulia, Fitriani Sabatini Setia Indri Harti dan Rifanty Dwi Kahfiani.
Semifinal dan Final dilangsungkan pada 6 dan 7 Agustus mendatang. Pertandingan kualifikasi telah berlangsung dua hari mulai Minggu (31/7/2016).
"Tahun ini, peserta yang ikut mencapai 160 pemain. Nomor ganda tidak dipertandingkan, karena menyangkut biaya. Kami sangat prihatin dan kami ucapkan terima kasih kepada Perusahaan Gas Negara PGN dan PT. Sumarecon serta Dunlop yang masih peduli terhadap pembinaan tenis saat ini," jelas Drs. Imam Supardi Sekum Pengprov Pelti DKI Jakarta.
"Tidak ada target ya, hanya meramaikan saja. Semoga saja bisa menjadi juara," ujar Sunu yang merupakan juara bertahan di ajang ini.
Unggulan kedua tunggal putra ditempati Arief Rahman. Dia akan mengawali pertandingan di babak kedua melawan pemenang laga antara Muhammad Gandhi dengan Frederico L. Rumambi. Sedangkan unggulan ketiga dan keempat masing-masing ditempati Aditya Hari Sasongko dan Antony Susanto.
Di tunggal putri, Septiana Nurzahiro menempati unggulan pertama akan mengawali pertandingan melawan Ima Nindi Permatasari. Sedangkan undian yang kurang menguntungkan diperoleh finalis tahun lalu Rifanty Dwi Kahfiani yang di laga pertama langsung jumpa unggulan kedua Deri Nur Haliza.
Sementara itu, fasilitas wild card untuk pemain putra diperoleh Daniel Valentino, Odeda M Arazza, Dimas Kolopita, Akbar Hidayat dan Daffa Irianto. Kemudian untuk putri Nadia Aulia, Fitriani Sabatini Setia Indri Harti dan Rifanty Dwi Kahfiani.
Semifinal dan Final dilangsungkan pada 6 dan 7 Agustus mendatang. Pertandingan kualifikasi telah berlangsung dua hari mulai Minggu (31/7/2016).
"Tahun ini, peserta yang ikut mencapai 160 pemain. Nomor ganda tidak dipertandingkan, karena menyangkut biaya. Kami sangat prihatin dan kami ucapkan terima kasih kepada Perusahaan Gas Negara PGN dan PT. Sumarecon serta Dunlop yang masih peduli terhadap pembinaan tenis saat ini," jelas Drs. Imam Supardi Sekum Pengprov Pelti DKI Jakarta.
(bbk)