Cuaca Buruk Sampai Penalti, Yogyakarta Terus Sial di Bandung

Minggu, 18 September 2016 - 02:42 WIB
Cuaca Buruk Sampai Penalti,...
Cuaca Buruk Sampai Penalti, Yogyakarta Terus Sial di Bandung
A A A
BANDUNG - Posisi DIY dalam perolehan medali PON XIX 2016 Jawa Barat kian terpuruk. Melesetnya target selama Jumat-Sabtu (16-17/9/2016) menempatkan provinsi ini di peringkat 16.

Pada dua partai yang digelar Sabtu (17/9/2016) dan diharapkan mendapatkan emas, terutama di cabor judo nomor 45-48 kilogram (kg) individual putrid, serta perak atau perunggu di cabor drum band nomor Lomba Berbaris Jarak Pendek (LBJP) 2x400 meter (m) putra dan LBJP 1x600 m putri ternyata kandas.

Salah satu pemicunya karena Laurenzia Margareta Andreas mengalami cedera. Tulang siku kirinya bergeser ketika melawan pejudo dari DKI Jakarta dalam perebutan perunggu. Padahal pejudo yang disapa Oyen ini sempat unggul angka. Namun, harus menyerah karena kondisi itu. Dia juga terpaksa membatalkan satu pertandingan lagi.

Sementara atlet drum band lagi-lagi menerima kekalahan lantaran menempati peringkat empat untuk putri, dan tujuh untuk putra. Padahal di nomor putri, atlet DIY mencatatkan waktu terbaik dibandingkan pesaingnya.

Penalti yang diberikan juri di babak final menjadi penyebab mereka gagal meraih medali karena dikurangi 25 poin. Sebelumnya di babak penyisihan juga mendapatkan dua kali penalti.

Nasib serupa menimpa tim putra yang malah mendapatkan empat kali penalti karena dianggap berlari ketika lomba. Padahal dalam ketentuannya, atlet harus melakukan speed march atau jalan cepat.

“Iya kami gagal hari (17/9) ini. Putri di peringkat empat, sedangkan putra di peringkat tujuh dalam nomor LBJP. Padahal putri catatkan waktu terbaik dengan empat menit tiga detik, tapi di final kena penalti, putra juga. Hampir semua provinsi kena penalti,” ujar Pelatih Drum Band DIY Dhiyaul Fajri kepada Sindonews.

Kesialan turut menimpa dua atlet gantolle. Dua sesi pertandingan lintas alam jarak terbatas babak IV urung digelar karena cuaca buruk. Dan dari dua sesi yang telah dijalani, atlet DIY, Dani Ardiyanto dan Rusdiyanto, kini berada di peringkat enam dan 10.

Sementara itu dari voli pasir, tim putri DIY 2 akhirnya berhasil menyusul tim putri DIY 1 ke babak play off usai mengalahkan tim Jabar 2 (17-21, 21-17, 15-7) di babak penyisihan pool CC. Pada laga selanjutnya, Minggu (18/9), DIY 1 dan 2 akan berebut tiket ke fase delapan besar.
(mir)
Berita Terkait
Dua Finalis PON XIX...
Dua Finalis PON XIX Jawa Barat dan Maluku Utara Bertemu di Group B
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Memalukan! Muktamar...
Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
2 Partai Tinju Internasional...
2 Partai Tinju Internasional Guncang Bali Big Fight XIX
Berita Terkini
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
1 jam yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
2 jam yang lalu
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
3 jam yang lalu
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
4 jam yang lalu
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
5 jam yang lalu
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Azan Terus Berkumandang...
Azan Terus Berkumandang di Masjid-masjid yang Hancur Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved