Dyah Purnama Akhiri Penantian Panjang DIY untuk Medali Emas Pencak Silat

Minggu, 25 September 2016 - 20:55 WIB
Dyah Purnama Akhiri...
Dyah Purnama Akhiri Penantian Panjang DIY untuk Medali Emas Pencak Silat
A A A
SUMEDANG - Penantian 31 tahun cabang olahraga (cabor) pencak silat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) berakhir. DIY meraih emas lewat Dyah Purnama Sari di kelas E +65 Kg s/d 70 Kg Putri PON XIX 2016 Jawa Barat.

Dyah berhasil mengungguli atlet Jawa Barat Nadia Putri Dewi dengan skor telak 5-0 selama tiga ronde berlangsung. Di masing-masing ronde, Dyah mendapatkan nilai penuh dari kelima juri, yakni 14-11, 16-14, 14-9, 18-17, dan 16-14.

Di posisi ketiga, atlet Nusa Tenggara Barat (NTB) Indrya Milasari dan atlet Bali Ni Madi Sri Wahyuni mendapatkan medali perunggu bersama.

"Ini merupakan penantian panjang bagi pencak silat, setelah terakhir mendapatkan medali emas melalui Bapak Joko Widodo di kelas B putra PON XI 1985 Jakarta," ungkap Pelatih Tim Pencak Silat DIY Bambang Mujiono seusai penyerahan medali di Graha Laga Satria ITB Jatinangor, Minggu (25/9/2016).

Di PON XVIII 2012 Riau, DIY hanya mendapatkan dua medali perunggu di kelas H putra dan B putri. Dyah merupakan atlet puslatda mandiri kedua yang berhasil menyabet medali emas. Setelah sebelumnya Okka Bagus Subekti, menjadi atlet puslatda mandiri pertama yang meraih medali emas melalui nomor total jarak nasional cabor panahan.

Di samping Dyah, dua atlet pencak silat DIY Galang Tri Widya Putra dan Firdhana Wahyu Putra sebelumnya juga telah menyumbangkan medali perunggu. Masing-masing di kelas B plus 50 kg sampai dengan 55 kg, dan kelas I plus 85 kg sampai dengan 90 kg.

"Alhamdulillah di PON pertama bisa mendapatkan medali emas, padahal persiapan cuma delapan bulan. Sempat deg-degan, tapi tadi diberikan ketenangan sama pelatih. Dengan kekuatan doa orang tua, dan tanpa beban bisa bermain lepas. Padahal belum pernah bertemu pesilat Jabar dan kalau kalah nggak masalah, tapi malah menang," kata Dyah yang juga merupakan guru SMPN 4 Pakem Sleman.
(sha)
Berita Terkait
Dua Finalis PON XIX...
Dua Finalis PON XIX Jawa Barat dan Maluku Utara Bertemu di Group B
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Memalukan! Muktamar...
Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
2 Partai Tinju Internasional...
2 Partai Tinju Internasional Guncang Bali Big Fight XIX
Berita Terkini
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
7 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta7 Gol ke Gawang Timor Leste
8 jam yang lalu
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
8 jam yang lalu
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
14 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
14 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
16 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved