Ducati Dilanda Krisis? Ini Wawancara Eksklusif dengan Paolo Ciabatti

Rabu, 28 September 2016 - 20:06 WIB
Ducati Dilanda Krisis?...
Ducati Dilanda Krisis? Ini Wawancara Eksklusif dengan Paolo Ciabatti
A A A
ARAGON - Salah satu hal yang harus dipelototi oleh Jorge Lorenzo sebagai calon pembalap Ducati 2017 adalah hasil balapan tim Merah asal Bologna itu pada lomba terakhir, GP Aragon 2016.

Ya, karena Ducati benar-benar kalah telak dari Aprilia pada lomba Seri 14 MotoGP 2016 di Sirkuit Aragon, Spanyol, akhir pekan lalu. Duo Aprilia, Alvaro Bautista dan Stefan Bradl menyelesaikan balapan tersebut pada posisi 9 dan 10.

Sedangkan dua pembalap tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso serta Michele Pirro, harus puas finis di urutan 11 dan 12. Lalu rider tim satelit Ducati lainnya, Hector Barbera dan Eugene Laverty, mengekor dengan finis posisi 13 dan 14.

Kemudian empat rider tim satelit Ducati lainnya finis secara berurutan pada peringkat 16-19, yakni Yonny Hernandez, Danilo Petrucci, Loriz Baz dan Scott Redding.

Fakta ini jelas menarik, karena untuk pertama kalinya seluruh pembalap Ducati baik dari tim pabrikan maupun satelit finis di belakang duo Aprilia. Benarkah tim yang bermarkas di Distrik Borgo Paginale tersebut (Ducati) sedang krisis?

“Realitasnya, kami mengalami kesulitan saat balapan di sejumlah sirkuit yang permukaan lintasannya tidak menyediakan daya lekat (grip) yang bagus terhadap ban (Michelin), contohnya seperti di Spanyol. Kami menderita di Jerez, Barcelona dan juga di Aragon,” kata direktur olah raga tim Ducati Corse MotoGP, Paolo Ciabatti, berkilah seperti dalam wawancara GPOne.

So, apakah kemenangan Andrea Iannone di Red Bull Ring (Austria) bukanlah sebuah ilusi? “Tapi saat ini tidak ada alarm dalam soal performa motor Desmosedici kami,” imbuh Ciabatti.

“Itu adalah salah satu dari tujuan kami dan kami telah meraihnya. Ini mungkin terasa seperti sebuah alasan mudah, tapi papan klasemen sementara sama sekali tidak menggambarkan potensi sebenarnya dari tim dan motor kami,” kata Ciabatti meyakini.

Lebih lanjut dia menambahkan: Pada permulaan musim ini, kami kehilangan kesempatan meraih banyak poin pada beberapa momen yang tidak menguntungkan, seperti di Argentina Iannone menjatuhkan Dovizioso di tikungan terakhir saat mereka memperebutkan finis podium kedua.”

“Namun lebih dari sekali kami juga sempat memimpin lomba, seperti di Assen, Sachsenring dan tentunya di Austria, serta kami juga kuat di Silverstone. Kami tidak banyak menang memang, itu kenyataannya. Tapi sama sekali tidak ada masalah teknis (pada motor) atau sesuatu lainnya seperti itu,” kata Ciabatti menjelaskan.

Lantas apakah yang menjadi masalah Ducati musim ini?

“Kami memulai musim dengan desain motor untuk beberapa tipe kompon ban tertentu, seperti di Argentina, meski ban tipe itu akhirnya tidak melanjutkan produksinya (bermasalah terlalu cepat terkikis). Sayangnya, di Aragon kami kesulitan dengan kurangnya daya lekat ban di permukaan lintasan serta juga timbulnya getaran (pada motor). Kami memulai lomba usai Dovi tampil oke di sesi pemanasan, berpikir kami dapat bersaing dengan para pembalap terdepan buat berjuang meraih posisi bagus. Tapi pada poin tertentu, kedua pembalap kami (Dovi dan Pirro) tidak mau mengambil risiko dan mulai melambat (karena kurangnya grip ban motor atas permukaan lintasan tadi). Walau begitu, Michelin benar-benar telah bekerja keras menciptakan ban yang hebat (setelah Argentina),” tutup Ciabatti.
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Teror Petasan Sasar...
Teror Petasan Sasar Hotel Pemain Timnas Inggris Jelang Lawan Meksiko
1 jam yang lalu
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
1 jam yang lalu
Aroma Janggal Laga Prancis...
Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning
8 jam yang lalu
Lionel Messi Gunakan...
Lionel Messi Gunakan Trik Curang Saat Loloskan Argentina ke 16 Besar Piala Dunia 2026?
12 jam yang lalu
Aib Piala Dunia 2026,...
Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan
15 jam yang lalu
Jadi Semifinalis Indonesia...
Jadi Semifinalis Indonesia International Open (IIO) 2026, Irsal Nasution Petik Pengalaman Berharga
15 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved