Aksi Kocak Dua Polisi Kejar Enner Valencia
Jum'at, 07 Oktober 2016 - 14:22 WIB
Aksi Kocak Dua Polisi Kejar Enner Valencia
A
A
A
EKUADOR - Aksi dua polisi mendapat perhatian dari penonton yang hadir saat menyaksikan pertandingan Ekuador versus Chile di Estadio Olimpico Atahualpa, Jumat (7/10/2016) pagi WIB. Ini bukan terkait kerusuhan melainkan peristiwa unik saat kedua petugas tersebut mengejar buronan yang diketahui adalah Enner Valencia.
Valencia memang sudah diincar oleh pihak kepolisian setempat. Pemain Everton itu diketahui berhutang sebesar 13.350 poundsterling atau sekira Rp215 juta atas biaya hidup anaknya yang berusia lima tahun. Merasa kasihan, beberapa pengacara mencoba untuk menahan Valencia.
Percobaan pertama dilakukan saat Valencia menjalani latihan jelang laga melawan Chile. Dengan membawa surat perintah dari pengadilan, beberapa pengacara itu bermaksud menjebloskan Valencia ke hotel prodeo atas kasus hutang piutang.
Sayangnya, upaya pihak kepolisian untuk membawa Valencia ke penjara batal terwujud. Paul Marin selaku ibu dari anak Valencia mengaku sedih dengan sikap polisi yang tidak tegas.
"Ini menyedihkan bahwa polisi tidak bekerja sama untuk melakukan penahanan kepada Enner Valencia. Padahal itu adalah salah satu cara untuk setiap warga negara patuh terhadap putusan pengadilan. Jika dia memang menyatakan tidak bersalah, mengapa tidak membayar biaya hidup bulanan kepada putrinya selama lima tahun," sesal Marin, saat itu.
Mendengar keluhan itu tentu pihak kepolisian setempat tidak ingin citranya semakin terpuruk. Dan mereka pun menunggu Valencia di Estadio Olimpico Atahualpa untuk melakukan penahanan seusai Ekuador menekuk Chile dengan skor 3-0.
![Aksi Kocak Dua Polisi Kejar Enner Valencia]()
Namun takdir berkata lain, Valencia ternyata lebih cerdik ketimbang polisi Ekuador. Pemain berusia 26 tahun tersebut pura-pura cedera dan pelatih akhirnya menarik keluar di menit 82 untuk digantikan Jaime Ayovi.
![Aksi Kocak Dua Polisi Kejar Enner Valencia]()
Setelah ditandu oleh tim medis keluar lapangan, sambil mengenakan oksigen, Valencia tiba-tiba dibawa mobil golf untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tapi dua polisi yang menjaga sepanjang pertandingan justru melihatnya, dan kedua pun mengejar buronan dengan membawa tameng serta pentungan.
Aksi kocak kedua polisi itu pun langsung menjadi viral di media sosial. Karena upaya Valencia untuk melarikan diri berakhir sia-sia.
![Aksi Kocak Dua Polisi Kejar Enner Valencia]()
Valencia memang sudah diincar oleh pihak kepolisian setempat. Pemain Everton itu diketahui berhutang sebesar 13.350 poundsterling atau sekira Rp215 juta atas biaya hidup anaknya yang berusia lima tahun. Merasa kasihan, beberapa pengacara mencoba untuk menahan Valencia.
Percobaan pertama dilakukan saat Valencia menjalani latihan jelang laga melawan Chile. Dengan membawa surat perintah dari pengadilan, beberapa pengacara itu bermaksud menjebloskan Valencia ke hotel prodeo atas kasus hutang piutang.
Sayangnya, upaya pihak kepolisian untuk membawa Valencia ke penjara batal terwujud. Paul Marin selaku ibu dari anak Valencia mengaku sedih dengan sikap polisi yang tidak tegas.
"Ini menyedihkan bahwa polisi tidak bekerja sama untuk melakukan penahanan kepada Enner Valencia. Padahal itu adalah salah satu cara untuk setiap warga negara patuh terhadap putusan pengadilan. Jika dia memang menyatakan tidak bersalah, mengapa tidak membayar biaya hidup bulanan kepada putrinya selama lima tahun," sesal Marin, saat itu.
Mendengar keluhan itu tentu pihak kepolisian setempat tidak ingin citranya semakin terpuruk. Dan mereka pun menunggu Valencia di Estadio Olimpico Atahualpa untuk melakukan penahanan seusai Ekuador menekuk Chile dengan skor 3-0.

Namun takdir berkata lain, Valencia ternyata lebih cerdik ketimbang polisi Ekuador. Pemain berusia 26 tahun tersebut pura-pura cedera dan pelatih akhirnya menarik keluar di menit 82 untuk digantikan Jaime Ayovi.

Setelah ditandu oleh tim medis keluar lapangan, sambil mengenakan oksigen, Valencia tiba-tiba dibawa mobil golf untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tapi dua polisi yang menjaga sepanjang pertandingan justru melihatnya, dan kedua pun mengejar buronan dengan membawa tameng serta pentungan.
Aksi kocak kedua polisi itu pun langsung menjadi viral di media sosial. Karena upaya Valencia untuk melarikan diri berakhir sia-sia.

(mir)