Kecelakaan Ternyata Tak Mengubur Impian Annisa Tindy

Rabu, 19 Oktober 2016 - 12:30 WIB
Kecelakaan Ternyata...
Kecelakaan Ternyata Tak Mengubur Impian Annisa Tindy
A A A
BANDUNG - Annisa Tindy Lestari (26) sempat merajut mimpi menjadi atlet voli profesional. Belajar voli sejak duduk di bangku SMP, mimpi itu semakin lama semakin besar.

Tapi mimpinya harus berakhir seketika setelah ia mengalami kecelakaan sepeda motor beberapa tahun lalu. Kaki kanannya tak lagi seperti dulu karena lututnya sempat bergeser ke bagian atas.

Meski masih bisa berjalan kaki, tapi ia harus mengubur mimpi menjadi atlet voli profesional. Ia pun sempat larut dalam keterpurukan. Dalam kurun setahun setelah kecelakaan, ia bahkan tidak mau keluar rumah. Ia juga tidak mau bertemu teman-temannya, terutama atlet voli.

"Apalagi kalau melihat bola, bikin sakit hati. Bukan benci sama orang-orangnya. Tapi sebel pengin main," kata Annisa.

Pelan-pelan, perempuan asli Kota Bandung itu bangkit berkat dorongan keluarga dan teman-temannya. Salah satu momen kebangkitannya adalah saat didatangi teman-temannya yang merupakan atlet voli di Proliga.

"Waktu itu teman-teman nyamperin saya pas nonton Proliga. Mereka bilang ayo cha (bangkit. Mereka ngasih semangat gitu," tuturnya.

Pengidola legenda voli nasional Susanti Martalia itu pun akhirnya dikenalkan dengan voli duduk. Ia kembali memulai semuanya dari awal. Sebab voli konvensional dan voli duduk memiliki perbedaan mendasar.

Salah satu yang paling mencolok adalah dari cara bergerak. Atlet voli duduk harus bergerak menggunakan bokong. Pinggang pun menjadi tumpuan dalam bergerak. "Awal-awal adaptasi, pegelnya luar biasa. Saya adaptasi sekira sebulan," ungkap Annisa.

Ia pun menemukan kembali permainannya. Sisa-sisa kemampuannya di voli konvensional berhasil dipoles lagi di voli duduk. Ia bahkan menjadi salah seorang pemain yang diandalkan tim Jawa Barat di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016.

isi besar diusung Annisa bersama rekan-rekannya. Ia ingin menyumbangkan medali emas untuk Jawa Barat. "Untuk target, saya yakin bisa nyumbangin emas buat tanah kelahiran saya," tegasnya.

Bagi Annisa, bermain di Peparnas adalah sebuah pembuktian bahwa semangat hidupnya sudah kembali. Bahkan semangat yang dimilikinya kini semakin besar dibanding sebelumnya.
(bbk)
Berita Terkait
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Produksi Subaru BRZ...
Produksi Subaru BRZ Dihentikan di Jepang, Bagaimana Nasib Indonesia?
Subaru Balik ke Indonesia...
Subaru Balik ke Indonesia Buat Obati Luka-luka Lama
Kaltim Raih Peringkat...
Kaltim Raih Peringkat 13 Nasional pada Ajang Peparnas XVII 2024
Atlet Luwu Utara Sumbang...
Atlet Luwu Utara Sumbang 2 Emas untuk Sulsel di Peparnas Papua
Persiapan Sprinter Papua...
Persiapan Sprinter Papua Jelang Peparnas XVI
Berita Terkini
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
3 jam yang lalu
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
3 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Putri Kusuma Wardani Takluk dari Chen Yu Fei
4 jam yang lalu
Premier Padel Italia...
Premier Padel Italia 2026 Masuk Babak Penentuan, Nonton Perempat Final hingga Final di VISION+
4 jam yang lalu
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
4 jam yang lalu
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
9 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved