Tak Raih Medali, Tim Renang Yogya Tetap Puas

Kamis, 20 Oktober 2016 - 16:26 WIB
Tak Raih Medali, Tim...
Tak Raih Medali, Tim Renang Yogya Tetap Puas
A A A
BANDUNG - Meski belum berhasil meraih medali, tim renang DI Yogyakarta di Pekan Paralimpik Nasional (Papernas) merasa puas. Pasalnya hingga hari keempat, ketiga perenang asal Kota Gudeg itu berhasil memperbaiki limit waktu.

Pelatih Subagyo menyampaikan perbaikan limit waktu dinilai sebagai prestasi tersendiri bagi anak didiknya. Mengingat Aldi Ferdianta, Arifin, maupun Parisha Loviana baru pertama kali mengikuti ajang Peparnas dan belajar mendalami cabang renang kurang dari setahun.

"Selama perlombaan kita belum dapat (medali), tapi juga enggak terakhir (peringkat yang didapat). Atlet masih baru dan pertama kali ikut Peparnas, bisa menjadi pengalaman sekaligus perbaikan limit waktu bagi mereka," ujar Subagyo, Kamis (20/10/2016).

Seperti dalam nomor 50 meter gaya bebas yang dipertandingkan di Kolam Renang UPI Bandung, Parisha Loviana yang turun di nomor tunarungu-wicara putri berada di peringkat sembilan dari total sepuluh peserta dengan catatan waktu 44.17 detik. Selisih 10 detik dengan atlet peringkat pertama Inggita Prameswari Darmawan asal Jawa Timur yang berhasil mencatatkan waktu 34.14 detik.

Di nomor tunagrahita putra, Aldi Ferdianta berhasil menempati peringkat 12 dari total 15 peserta dengan catatan waktu 38.63 detik. Selisih cukup jauh dengan atlet Sumatera Selatan (Sumsel) M Bejita peraih peringkat pertama dengan catatan waktu 26.95 detik.

Sayangnya, pencapaian ini tak diikuti Arifin, yang justru berada di peringkat akhir dalam nomor 50 m gaya bebas tunarungu-wicara putra. Atlet asal Sleman itu harus puas dengan catatan waktu 36.47 detik.

Meski dari NPC DIY tidak mematok target khusus di cabor ini, namun Subagyo bersama tim pelatih lainnya ingin mempersiapkan para atlet ini lebih baik lagi ke depannya. Dengan pembinaan sejak dini selama sekitar empat tahun. Mengingat banyak peluang yang terdapat di Peparnas.

"Kami memang belum mampu karena saingan merupakan atlet senior yang sudah berpengalaman. Namun setelah dari Peparnas ini kami akan menggelar latihan khusus, dan persiapkan tim jauh-jauh hari, paling tidak empat tahun. Karena tiga atlet DIY dari seleksi sampai pelatda (pelatihan daerah) persiapan baru tahun (2016) ini," jelasnya.
(bbk)
Berita Terkait
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Produksi Subaru BRZ...
Produksi Subaru BRZ Dihentikan di Jepang, Bagaimana Nasib Indonesia?
Subaru Balik ke Indonesia...
Subaru Balik ke Indonesia Buat Obati Luka-luka Lama
Kaltim Raih Peringkat...
Kaltim Raih Peringkat 13 Nasional pada Ajang Peparnas XVII 2024
Atlet Luwu Utara Sumbang...
Atlet Luwu Utara Sumbang 2 Emas untuk Sulsel di Peparnas Papua
Persiapan Sprinter Papua...
Persiapan Sprinter Papua Jelang Peparnas XVI
Berita Terkini
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
52 menit yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
1 jam yang lalu
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
2 jam yang lalu
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
3 jam yang lalu
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
4 jam yang lalu
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved