Michelin Klarifikasi Perihal Alokasi Ban Supersoft MotoGP Australia

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 23:28 WIB
Michelin Klarifikasi...
Michelin Klarifikasi Perihal Alokasi Ban Supersoft MotoGP Australia
A A A
MELBOURNE - Kritikan Cal Crutchlow soal alokasi penggunaan ban depan basah jenis supersoft selama berpacu di Grand Prix Australia membuat petinggi Michelin angkat suara. Nicholas Goubert selaku Direktur produsen ban Prancis menyatakan keputusan itu didasari faktor keselamatan pembalap.

Michelin sebelumnya memperingatkan pembalap agar tidak menggunakan ban depan basah supersoft melebihi 10 lap. Pasalnya, ban tersebut sempat menimbulkan kontroversi saat digunakan Andrea Iannone di Grand Prix Ceko.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Brno, ban supersoft Michelin milik pembalap Ducati sampai terkelupas yang tentunya membahayakan pembalap. Atas dasar itulah, penggunaan ban dengan jenis serupa dibatasi selama di Australia.

Penerapan aturan itu seolah membuat bingung pembalap. Valentino Rossi misalnya, ia dianggap menggunakan ban supersoft melebihi 10 lap sehingga membuatnya dihukum turun peringkat di sesi latihan kedua.

Seperti dikutip dari Crash, Jumat (21/10/2016), Michelin sejatinya mengeluarkan jenis ban depan basah supersoft untuk menghadapi cuaca ekstrem yang tidak terduga. Namun alokasi penggunaan ban tersebut yang cuma diperbolehkan 10 lap, menuai kritikan.

"Kami memasukkannya (ban supersoft) untuk menghadapi situasi seperti ini. Ban ekstra lembut lebih mencengkram ketimbang ban normal sebab anda cenderung mendapatkan cuaca dingin di pagi hari, seperti yang kami dapatkan dengan jenis ban slick," tutur Goubert.

"Kami membawa tiga atau empat jenis slicks bagian depan. Salah satunya adalah ban lembut. Biasanya mereka tahu tidak akan menggunakannya dalam balapan, itu pasti. Tapi, mereka bisa menggunakannya sejak awal sesi karena itu memberikan anda lebih banyak keyakinan,"

Sementara kritikan yang dimaksud datang dari Crutchlow. Pembalap tercepat di sesi latihan pertama menganggap konyol keputusan itu sebab dianggap hanya buang-buang waktu pembalap.

Goubert dengan tegas mengatakan tidak sependapat dengan komentar pembalap LCR Honda tersebut. Menurutnya, tidak ada pembalap yang mengeluh kerepotan mesti menukar motor di tengah perlombaan selain Crutchlow.

"Ini sama halnya seperti menggunakan jenis slicks. Banyak orang mengatakan kepada kami, kami akan menggunakan slicks ringan pada lap pertama hingga sepuluh di hari Jumat, Sabtu atau Minggu. Tapi, kami tidak akan menggunakannya dalam balapan. Setelah itu tergantung pembalap. Beberapa dari mereka tidak keberatan menggunakan ban yang lain. Tapi, Cal sepertinya keberatan," tutupnya.
(mir)
Berita Terkait
Marc Marquez Cs Guncang...
Marc Marquez Cs Guncang Jakarta di Parade MotoGP
Gegar Otak, Marc Marquez...
Gegar Otak, Marc Marquez Absen di GP Algarve Akhir Pekan Ini, Isyaratkan Pensiun?
20 Pembalap MotorGP...
20 Pembalap MotorGP Ikuti Parade di Jakarta Besok, Ini Rutenya
MotoGP Finalisasi Aturan...
MotoGP Finalisasi Aturan Gaji Pembalap Minimal Rp9,9 Miliar per Musim
Tahun Depan, MotoGP...
Tahun Depan, MotoGP Siapkan Skenario Keadaan Darurat Covid-19
Pedro Acosta Rasakan...
Pedro Acosta Rasakan Tekanan Jelang Debut di MotoGP 2024
Berita Terkini
Laga Terakhir di Stadion...
Laga Terakhir di Stadion Dallas: Prancis vs Spanyol Main di Lapangan Premium
10 jam yang lalu
Tak Oper ke Haaland,...
Tak Oper ke Haaland, Sorloth dan Kekasihnya Diteror
12 jam yang lalu
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
13 jam yang lalu
Wacana FIFA Ubah Piala...
Wacana FIFA Ubah Piala Dunia Jadi 64 Tim Bikin Heboh
14 jam yang lalu
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
16 jam yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
17 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Dunia MotoGP dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved