Curigai Tim Pabrikan Jepang, Lorenzo Mulai Berani Bela Ducati

Senin, 12 Desember 2016 - 19:00 WIB
Curigai Tim Pabrikan...
Curigai Tim Pabrikan Jepang, Lorenzo Mulai Berani Bela Ducati
A A A
ANDORRA - Sepanjang bagian pertama dari tahun lalu, tim Ducati telah mengobarkan pertempuran untuk mencoba menghindari sebuah larangan. Dalam kasus ini, larangan itu adalah tidak diperbolehkannya penggunaan winglets (sayap tambahan) di sasis motor.

Larangan ini dianggap Ducati, telah merugikan mereka, tim yang justru mengawali penggunaan inovasi aerodinamika tersebut. Karena winglets, merupakan salah satu elemen kontrol dari kekuatan besar yang dimiliki Desmosedici GP, guna membuat bagian roda depan tidak terangkat (wheelie) saat motor berakselerasi keluar dari tikungan, yang mana membuat motor tidak kehilangan waktu ketika wheelie.

Namun, setelah adanya tekanan dari tim lain, pada akhirnya penggunaan winglets ditiadakan mulai MotoGP 2017. Dorna Sports sebagai pengelola hak komersial ajang ini. Beralasan bahwa, sayap tambahan di motor harus dihilangkan karena membahayakan pembalap, dan juga menghindari adanya peningkatan anggaran pengembangan setiap tim.

Dua alasan penghapusan pemakaian sayap tambahan tersebut, sama sekali tidak dapat diterima oleh Ducati. Karena, tim yang bermarkas di Bologna itu, menganggap larangan ini justru untuk menghambat potensi hebat Desmosedici GP yang sudah mulai terlihat selama 2016. Tengok saja hasil dua kemenangan Ducati musim lalu, plus mereka kini mulai rutin mengisi finis podium.

“Jika sayap (winglets) benar-benar mengkhawatirkan dari sisi keselamatan. Mereka (winglets) pasti telah dilarang sejak balapan musim kedua penggunaannya (setelah diperkenalkan mulai 2015). Lihat saja tata letak Sirkuit Catalunya, yang diubah setelah kecelakaan tragis Luis (Salom). Jadi, bagaimana itu (winglets) terus diizinkan semusim berikutnya kalau memang penggunaannya benar-benar membahayakan,” ujar pembalap anyar tim Ducati, Jorge Lorenzo, seperti dalam hasil wawancara dengan Motorsport.

“Menurut saya, ada beberapa pengaruh dari beberapa pabrikan lain (di Jepang), yang telah membuat keputusan itu dihasilkan,” imbuh Lorenzo, yang tiba di Ducati setelah sembilan musim di MotoGP dan meraih tiga gelar juara dunia, semuanya bersama Yamaha.

Ditambahkan oleh pembalap kelahiran Palma de Mallorca itu, saat ini dia berada pada titik kematangan, yang mana dia berharap untuk mendapatkan hasil yang signifikan.

"Saya pikir, saat ini saya sedang berada dalam kondisi yang terbaik dalam hal sensitivitas dan mengetahui apa yang saya butuhkan untuk melaju cepat di lintasan. Sekarang, saya merasakan hal yang tidak saya rasakan sebelumnya. Itu sangat baik, karena dapat membuat Anda mendapatkan sesuatu (hal positif) ditengah pengembangan motor," tandasnya.
(sbn)
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
10 Negara yang Pernah...
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia hingga Rusia
4 jam yang lalu
Klarifikasi Desak Made...
Klarifikasi Desak Made usai Raih Emas di Krakow: Bukan Kritik kepada Pihak Tertentu
7 jam yang lalu
Presiden FIFA Akhirnya...
Presiden FIFA Akhirnya Mengakui Ditelepon Trump terkait Kartu Merah Balogun
7 jam yang lalu
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat...
Angka 7 Tak Lagi Bersahabat dengan Cristiano Ronaldo
9 jam yang lalu
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
9 jam yang lalu
Amerika Serikat Tersingkir,...
Amerika Serikat Tersingkir, Belgia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
11 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved