Di SEA Games 2017, Indonesia Cuma Berani Patok Posisi Empat Besar

Kamis, 22 Desember 2016 - 14:00 WIB
Di SEA Games 2017, Indonesia...
Di SEA Games 2017, Indonesia Cuma Berani Patok Posisi Empat Besar
A A A
JAKARTA - Berbekal penampilan di dua edisi SEA Games, rasanya Indonesia tak muluk-muluk mematok target tinggi di gelaran SEA Games 2017. Berada di posisi keempat menjadi tujuan yang dinilai realistis.

Gelar juara umum terakhir Indonesia diraih saat menjadi tuan rumah pada 2011. Ketika itu kontingen Indonesia berhasil mendulang 182 emas, 151 perak, dan 143 perunggu. Setelah itu, di SEA Games Myamnar 2013, Indonesia berada di peringkat empat dengan 65 emas, 85 perak, dan 110 perunggu.

Merah Putih kemudian hanya meraup 47 emas, 61 perak, dan 74 perunggu dan menempati peringkat kelima di Singapura 2015. Catatan itu membuat banyak pihak menganggap jika prestasi Indonesia belum konsisten. Namun, SEA Games tampaknya tidak lagi menjadi landasan ideal membuktikan olahraga Indonesia sudah lebih baik atau belum.

Pasalnya, ajang tersebut dinilai tidak memberikan manfaat banyak untuk negara lain. Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Achmad Soetjipto mengatakan, SEA Games sekarang tidak menggambarkan dan tidak mewakili tingkat keunggulan prestasi negara-negara kawasan.

Bisa dimengerti, sebab ada upaya pemenangan dari tuan rumah sehingga mengorbankan nomor-nomor Olimpiade dan Asian Games yang seharusnya wajib dipertandingkan. Karena itu, Indonesia perlu mengambil langkah-langkah persiapan yang realistis.

Karenanya, Indonesia tidak perlu mengirim kontingen besar, tapi kontingen kecil diisi cabang yang berpeluang mempersembahkan medali. Dari 38 cabang olahraga yang dipertandingkan di Malaysia, Satlak Prima memperkirakan hanya mengirim sekitar 360 atlet dari cabang perorangan dan beregu.

Dari jumlah itu pula diprediksi hanya ada 17 cabang olahraga yang berpeluang mempersembahkan 65 medali emas. "Dengan jumlah itu tentu target di SEA Games nanti hanya memperbaiki peringkat saja. Jika SEA Games 2015 kita peringkat lima, ya di Kuala Lumpur nanti kita hanya bisa peringkat tiga atau empat," ungkapnya.

Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno pesimistis jika Indonesia bisa merebut gelar juara umum di SEA Games 2017. Alasannya, event dua tahunan tersebut sekarang sudah tidak bisa menjadi tolok ukur mengembangkan prestasi Tanah Air. Ajang itu dianggap Purnawirawan Mayjen TNI ini menguntungkan tuan rumah.

Tahun ini, Malaysia hanya wajib mempertandingkan dua cabang, aquatik dan atletik, full nomor. "Cabor lain dari 32 olimpik sport diambil dua, jadi 30, nah dari 30 itu tuan rumah bisa mengambil minimal 14 cabor sehingga itu membuat tuan rumah bisa memilih cabang yang berpotensi emas," tutur Suwarno.

Suwarno mengatakan, beberapa pundi emas Indonesia akan mengering karena beberapa nomor pada cabang tidak dipertandingkan seperti, judo dicoret, dayung hanya akan ada empat-lima nomor yang dipertandingkan.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengakui jika peluang Indonesia menjadi juara sangat berat. Salah satu alasannya adalah cabang unggulan Indonesia yang menjadi tambang emas dicoret tuan rumah. "Realistis kita di kisaran empat besar. Kalau juara, sangat berat,"kata Gatot. (Raikhul Amar)
(bbk)
Berita Terkait
Kenang Tragedi 98, Ganjar...
Kenang Tragedi 98, Ganjar Pranowo: Cita-Cita Reformasi Hingga saat Ini Belum Tuntas
Horee! 7 Atlet Jambi...
Horee! 7 Atlet Jambi Peraih Medali SEA Games Dapat Tali Asih dan Pekerjaan
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2023, Senin (8/5/2023) Pukul 22.00 WIB: Indonesia Koleksi 21 Emas!
Dukungan Penuh Presiden...
Dukungan Penuh Presiden Berbuah Hasil Manis di SEA Games 2025
Timnas Indonesia U-22...
Timnas Indonesia U-22 vs Filipina: Cari Komposisi Terbaik
Indonesia Tembus 89...
Indonesia Tembus 89 Medali Emas di SEA Games 2025, Tinju, Hockey Indoor, dan Berkuda Jadi Penyumbang
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
2 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
5 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
6 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
8 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
8 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved