Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
Selasa, 21 Juli 2026 - 13:53 WIB
loading...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
A
A
A
MADRID - Ketegangan yang mewarnai final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina rupanya belum benar-benar reda. Namun alih-alih membalas dengan amarah, bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, memilih menyindir insiden tersebut lewat cara yang mengundang tawa saat parade juara.
Dalam arak-arakan kemenangan di Madrid, Selasa (21/7), Yamal terlihat mengangkat selembar kardus bertuliskan "Velada del Año VII, Paredes vs Gavi." Tulisan itu langsung menjadi perhatian publik karena dianggap sebagai sindiran terhadap bentrokan fisik antara Leandro Paredes dan Gavi di laga final.
![Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju]()
Pesan tersebut mengacu pada La Velada del Año, ajang tinju hiburan populer di Spanyol yang mempertemukan para kreator konten dan figur publik. Dengan tulisan itu, Yamal seolah menyarankan agar perseteruan Paredes dan Gavi diselesaikan di atas ring tinju, bukan di lapangan sepak bola.
Sindiran tersebut muncul setelah final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium diwarnai keributan sesaat setelah wasit meniup peluit panjang kemenangan Spanyol 1-0 atas Argentina.
Insiden bermula ketika para pemain Spanyol berlari ke tengah lapangan untuk merayakan gelar juara. Nahuel Molina diduga melampiaskan kekecewaannya dengan memukul Rodri, memicu reaksi dari kubu Spanyol.
Situasi kemudian memanas saat Eric Garcia datang membela rekannya. Leandro Paredes ikut terlibat dan disebut mencekik Garcia. Upaya pelatih Argentina Lionel Scaloni untuk meredakan suasana tidak langsung berhasil.
Dalam arak-arakan kemenangan di Madrid, Selasa (21/7), Yamal terlihat mengangkat selembar kardus bertuliskan "Velada del Año VII, Paredes vs Gavi." Tulisan itu langsung menjadi perhatian publik karena dianggap sebagai sindiran terhadap bentrokan fisik antara Leandro Paredes dan Gavi di laga final.

Pesan tersebut mengacu pada La Velada del Año, ajang tinju hiburan populer di Spanyol yang mempertemukan para kreator konten dan figur publik. Dengan tulisan itu, Yamal seolah menyarankan agar perseteruan Paredes dan Gavi diselesaikan di atas ring tinju, bukan di lapangan sepak bola.
Sindiran tersebut muncul setelah final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium diwarnai keributan sesaat setelah wasit meniup peluit panjang kemenangan Spanyol 1-0 atas Argentina.
Insiden bermula ketika para pemain Spanyol berlari ke tengah lapangan untuk merayakan gelar juara. Nahuel Molina diduga melampiaskan kekecewaannya dengan memukul Rodri, memicu reaksi dari kubu Spanyol.
Situasi kemudian memanas saat Eric Garcia datang membela rekannya. Leandro Paredes ikut terlibat dan disebut mencekik Garcia. Upaya pelatih Argentina Lionel Scaloni untuk meredakan suasana tidak langsung berhasil.
Lihat Juga :