Pasca Bangkrut, F1 Masih Beri Napas Mantan Tim Rio Haryanto
Jum'at, 13 Januari 2017 - 00:20 WIB
Pasca Bangkrut, F1 Masih Beri Napas Mantan Tim Rio Haryanto
A
A
A
BANBURY - Pasca dinyatakan bangkrut, kelanjutan kiprah tim Manor Racing untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Formula Satu (F1) musim 2017 makin tidak jelas. Meski begitu, kabar terbaru dari Eropa menyemburkan optimisme buat mantan tim yang pernah dibela pembalap Indonesia, Rio Haryanto, tersebut.
Ya, seperti dilaporkan oleh Motorsport. Harapan tim Manor F1 untuk dapat melanjutkan musim F1 mereka di GP Australia 2017 semakin menipis. Itu setelah mereka hanya diberi tenggat waktu satu minggu untuk mencari investor baru.
Just Racing Services Ltd, perusahaan yang mengoperasikan Manor, mengalami kebangkrutan pada pekan lalu setelah tim yang pernah menaungi pembalap Indonesia, Rio Haryanto itu gagal mendapatkan investor baru yang dapat mengamankan masa depan mereka.
Manor hingga kini masih mencari jalan lain, namun waktu yang dimiliki oleh tim tersebut diyakini sudah tidak banyak lagi. Meski tergelut masalah finansial, mobil F1 untuk musim 2017 telah siap diproduksi di markas mereka di Banbury.
Namun, dengan status bangkrut, produksi suku cadang tidak dapat dimulai karena diberhentikannya pengeluaran tambahan untuk melindungi kreditor. Status terbaru tim Manor diyakini masih siap untuk mengikuti balapan di Melbourne 2017, namun mereka harus mencari investor baru sebelum akhir pekan depan.
Berdasarkan laporan, tenggat waktu tersebut akan berakhir pada tanggal 20 Januari. Melewati tanggal tersebut, maka peluang keikutsertaan tim Manor Racing di musim 2017 hampir pasti akan tertutup.
Ya, seperti dilaporkan oleh Motorsport. Harapan tim Manor F1 untuk dapat melanjutkan musim F1 mereka di GP Australia 2017 semakin menipis. Itu setelah mereka hanya diberi tenggat waktu satu minggu untuk mencari investor baru.
Just Racing Services Ltd, perusahaan yang mengoperasikan Manor, mengalami kebangkrutan pada pekan lalu setelah tim yang pernah menaungi pembalap Indonesia, Rio Haryanto itu gagal mendapatkan investor baru yang dapat mengamankan masa depan mereka.
Manor hingga kini masih mencari jalan lain, namun waktu yang dimiliki oleh tim tersebut diyakini sudah tidak banyak lagi. Meski tergelut masalah finansial, mobil F1 untuk musim 2017 telah siap diproduksi di markas mereka di Banbury.
Namun, dengan status bangkrut, produksi suku cadang tidak dapat dimulai karena diberhentikannya pengeluaran tambahan untuk melindungi kreditor. Status terbaru tim Manor diyakini masih siap untuk mengikuti balapan di Melbourne 2017, namun mereka harus mencari investor baru sebelum akhir pekan depan.
Berdasarkan laporan, tenggat waktu tersebut akan berakhir pada tanggal 20 Januari. Melewati tanggal tersebut, maka peluang keikutsertaan tim Manor Racing di musim 2017 hampir pasti akan tertutup.
(sbn)