Zidane Sudah Prediksi Kekalahan Real Madrid
Senin, 16 Januari 2017 - 11:42 WIB
Zidane Sudah Prediksi Kekalahan Real Madrid
A
A
A
SEVILLA - Rekor kemenangan Real Madrid akhirnya terhenti di markas Sevilla. Tampil dalam lanjutan La Liga Spanyol, Senin (16/1/2017) dini hari WIB, Madrid dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah 2-1.
Los Blancos sempat unggul lewat penalti Cristiano Ronaldo menit 67. Tapi Sevilla berhasil bangkit dan membalikkan kedudukan melalui situasi gol bunuh diri Sergio Ramos menit 85 serta aksi Stevan Jovetic menit 90. (Baca juga: Sevilla Putus Rekor Tak Terkalahkan Real Madrid)
Dengan hasil ini, catatan Madrid yang tidak terkalahkan dalam 29 pertandingan musim 2016/2017 harus berakhir. Selain itu rekor tak terkalahkan di pentas La Liga harus terhenti pada penampilan ke-28.
Meski demikian, Zinedine Zidane tidak ingin menyalahkan para pemainnya. Ia menilai, Ronaldo Cs sudah bermain dengan sangat baik.
"Kami harus menerima kenyataan. Kami akan jadikan hasil ini sebagai pembangkit motivasi untuk hadapi laga berikutnya. Saya sadar, suatu hari nanti rekor tidak terkalahkan yang dimiliki Real Madrid pasti akan terhenti," ungkap Zidane yang dikutip dari Soccerway.
"Saya selalu ingatkan para pemain bahwa persaingan akan semakin sulit. Ini selalu terjadi dalam sepak bola. Saya tetap bangga dengan kinerja para pemain," tambahnya.
Menurut Zidane, Sevilla bisa menjadi ancaman serius dalam memperebutkan gelar juara. Sebab pada tiga pertemuan terakhir, tim asuhan Jorge Sampaoli sukses memperbaiki hasil. Setelah kalah 0-3 dari Real Madrid di leg pertama 16 besar Copa del Rey, Sevilla bisa meraih hasil imbang 3-3 di leg kedua dan menang 2-1 di ajang La Liga.
"Sevilla telah menunjukkan bahwa mereka pantas disebut sebagai salah satu unggulan La Liga. Sevilla bermain sangat baik. Mereka sangat intens terhadap segala sesuatu. Jelas kami kecewa, tapi saya bangga dengan para pemain khususnya Sergio Ramos. Dia kapten kami yang selalu menunjukkan kepribadian hebat," tutur Zidane.
"Kekalahan ini sulit diterima, tapi kami harus tetap tenang. Kami akan menganalisis permainan hari ini demi meningkatkan performa di laga berikutnya melawan Celta Vigo," pungkasnya.
Los Blancos sempat unggul lewat penalti Cristiano Ronaldo menit 67. Tapi Sevilla berhasil bangkit dan membalikkan kedudukan melalui situasi gol bunuh diri Sergio Ramos menit 85 serta aksi Stevan Jovetic menit 90. (Baca juga: Sevilla Putus Rekor Tak Terkalahkan Real Madrid)
Dengan hasil ini, catatan Madrid yang tidak terkalahkan dalam 29 pertandingan musim 2016/2017 harus berakhir. Selain itu rekor tak terkalahkan di pentas La Liga harus terhenti pada penampilan ke-28.
Meski demikian, Zinedine Zidane tidak ingin menyalahkan para pemainnya. Ia menilai, Ronaldo Cs sudah bermain dengan sangat baik.
"Kami harus menerima kenyataan. Kami akan jadikan hasil ini sebagai pembangkit motivasi untuk hadapi laga berikutnya. Saya sadar, suatu hari nanti rekor tidak terkalahkan yang dimiliki Real Madrid pasti akan terhenti," ungkap Zidane yang dikutip dari Soccerway.
"Saya selalu ingatkan para pemain bahwa persaingan akan semakin sulit. Ini selalu terjadi dalam sepak bola. Saya tetap bangga dengan kinerja para pemain," tambahnya.
Menurut Zidane, Sevilla bisa menjadi ancaman serius dalam memperebutkan gelar juara. Sebab pada tiga pertemuan terakhir, tim asuhan Jorge Sampaoli sukses memperbaiki hasil. Setelah kalah 0-3 dari Real Madrid di leg pertama 16 besar Copa del Rey, Sevilla bisa meraih hasil imbang 3-3 di leg kedua dan menang 2-1 di ajang La Liga.
"Sevilla telah menunjukkan bahwa mereka pantas disebut sebagai salah satu unggulan La Liga. Sevilla bermain sangat baik. Mereka sangat intens terhadap segala sesuatu. Jelas kami kecewa, tapi saya bangga dengan para pemain khususnya Sergio Ramos. Dia kapten kami yang selalu menunjukkan kepribadian hebat," tutur Zidane.
"Kekalahan ini sulit diterima, tapi kami harus tetap tenang. Kami akan menganalisis permainan hari ini demi meningkatkan performa di laga berikutnya melawan Celta Vigo," pungkasnya.
(bep)