Merpati Bali Tertantang Kalahkan Surabaya Fever di Final

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:47 WIB
Merpati Bali Tertantang...
Merpati Bali Tertantang Kalahkan Surabaya Fever di Final
A A A
BALI - Pelatih Merpati Bali, Bambang Asdianto Pribadi mengaku belum puas dengan kinerja timnya dan memberikan catatan bagi para pemain setelah mereka lolos ke final Seri I kompetisi bola basket putri 2017. Dia mendesak agar anak asuhnya bisa bermain dengan ciri khas permainannya kembali dan mengurangi kesalahan yang tidak perlu.

"Dalam setiap pertandingan saya selalu memberikan challange kepada para pemain. Game plan hari ini ada beberapa yang berhasil dicapai dan ada beberapa yang perlu diperbaiki. Turnover masih jadi kendala terbesar. Kedewasaan tim terhambat, karena mereka masih muda dan mungkin bermain dirumah sendiri. Final nanti akan menjadi challange terbesar mereka as a team," ucap Bambang, dalam rilis yang diterima SINDOnews, Selasa (7/2/2017).

Merpati Bali memastikan lolos ke babak final setelah mengalahkan Merah Putih Predators 68-37. Pada partai puncak nanti, tuan rumah bakal ditantang Surabaya Fever. Bila berkaca dari dua laga terakhir, Surabaya Fever selalu menang dari Merpati Bali.

Pertama, mereka bertemu di Final WIBL 2016, Fever menang 63-51. Kedua, Fever dan Merpati bersua di Flying Wheel Cup Makassar 2016, saat itu Fever menang 62-59. Namun rekor pertemuan itu tak membuat Bing sapaan akrab pelatih Merpati Bali ciut.

Bambang justru semakin tertantang untuk mengalahkan raksasa basket putri tersebut. Saat ini Merpati Bali diketahui telah merencanakan game plan bersama staf kepelatihan. "Kami tidak memikirkan how to stop lawan tapi kami lebih fokus berpikir how to develop our self khususnya mengacu pada final," ujarnya.

Pada bagian terpisah, Helena Tumbelaka menambahkan yang harus diperhatian adalah bertahan. Selain itu, shooting guard Merpati Bali itu mendesak kepada rekan setimnya untuk bermain smart dan lebih tenang.

"Yang pasti untuk babak final kami mesti bermain semangat dan harus lebih baik lagi dari sebelumnya. Banyak kesalahan kecil yang seharusnya tidak boleh dilakukan, jadi kita sebagai team harus lebih fokus dan develop permainan kami lebih smart lagi serta lebih tenang. Defense defense defense itu penting penting!," timpal Helena Tumbelaka.
(sha)
Berita Terkait
Menjaring Atlet Muda...
Menjaring Atlet Muda Bertalenta di Jr NBA 3v3 School Tournament Jakarta 2022
Liga Putri Bola Basket...
Liga Putri Bola Basket Jakarta 2025 Digelar 12 April, Diikuti 10 Klub
Indonesia International...
Indonesia International Basketball Invitational : Indonesia Patriots Dihajar Suriah
Kolaborasi UPH dan Campus...
Kolaborasi UPH dan Campus League Perkuat Ekosistem Talenta Olahraga Indonesia
Indteam Basketball KU-12...
Indteam Basketball KU-12 Posisi 3 Liga Bali Open Tournamen 2024
Sejarah Baru Bola Basket...
Sejarah Baru Bola Basket Indonesia, Pertempuran Seru 2x2 Battle Berhadiah Ratusan Juta!
Berita Terkini
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
49 menit yang lalu
Piala Dunia 2026 Masuk...
Piala Dunia 2026 Masuk Zona Bahaya
1 jam yang lalu
Jelang Lawan Arab Saudi,...
Jelang Lawan Arab Saudi, Yamal Belum Siap Main 90 Menit
2 jam yang lalu
Vinicius Moncer, Brasil...
Vinicius Moncer, Brasil Gunduli Haiti 3-0
3 jam yang lalu
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
5 jam yang lalu
Gebuk Skotlandia, Gol...
Gebuk Skotlandia, Gol 71 Detik Ismael Saibari Antar Maroko ke Puncak Grup C
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved