Persegres Bangun Agresivitas dan Kecepatan dalam Keterbatasan

Sabtu, 25 Februari 2017 - 19:51 WIB
Persegres Bangun Agresivitas...
Persegres Bangun Agresivitas dan Kecepatan dalam Keterbatasan
A A A
GRESIK - Persegres Gresik United fokus menata kekuatan dan permainan setelah terlempar dari Piala Presiden 2017. Pasukan Hanafi memantapkan soliditas tim dengan program uji coba dan latihan rutin.

Persegres juga sudah melihat hasil tes VO2Max (volume maksimal oksigen yang diproses tubuh) pemain dan masih ada kekurangan yang perlu dibenahi. Dari tes tersebut, terlihat mayoritas pemain belum mencapai level yang diinginkan. Padahal Hanafi ingin timnya memiliki gaya permainan lebih cepat lagi.

"Saya ingin Persegres bermain cepat dan agresif, salah satu pendukungnya adalah level VO2Max yang memadai. Dari hasil tes yang kami lakukan, sebagian besar pemain belum mencapai level ideal. Ini tentu membutuhkan pembenahan lagi," kata Hanafi.

Meski demikian, pihaknya tidak khawatir dengan situasi tersebut karena masih ada waktu untuk memperbaiki sebelum liga dimulai. Dengan latihan secara intensif dan pertandingan uji coba, kondisi pemain diyakini akan terus membaik dan layak mengarungi kompetisi.

Hanafi menambahkan, pemain juga perlu lebih tanggap dalam mencerna strategi yang dijalankan. Berdasar catatannya, pemain terkadang masih bingung dengan arahannya dan masih harus diinstuksikan berkali-kali. "Pemahaman di lapangan sangat penting dalam menjalankan strategi," tambahnya.

Eks pelatih Perseru Serui tersebut sejauh ini tidak mengeluhkan skuat yang ada di hadapannya. Secara teknis menurutnya Persegres sudah cukup mumpuni, walaupun masih membutuhkan sentuhan dan perbaikan secara terus menerus.

Tim Laskar Jaka Samudera mendapat tes VO2Max pada Jumat (24/2/2017). Dari hasil tes tersebut, skor tertinggi diperoleh Ghufroni yakni 14, kemudian Komaruddin dengan skor 13,10. Sedangkan striker asing Patrick Da Silva hanya mendapatkan skor 13.

Dalam standar tes VO2Max, skor yang dicapai Ghufroni adalah 61,1, sedangkan skor ideal seorang pemain adalah 55. "Hanya beberapa pemain saja yang melampaui skor ideal VO2Max. Kami akan terus menggembleng pemain agar kondisinya semakin bagus," tandas Hanafi.
(sha)
Berita Terkait
Gol Bunuh Diri Menit...
Gol Bunuh Diri Menit Akhir Antarkan Arema Pecundangi Bali United
Persib Vs Persija :...
Persib Vs Persija : Kemenangan Jadi Harga Mati Kedua Tim
Hadiyatus Tsaniah, Aremanita...
Hadiyatus Tsaniah, Aremanita Korban Tragedi Kanjuruhan Alumni Ponpes yang Getol Nonton Arema
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Persis Solo vs Persija...
Persis Solo vs Persija Jakarta, Thomas Doll Enggan Terlena
Performa Jeblok, Robert...
Performa Jeblok, Robert Rene Albert Resmi Mengundurkan Diri dari Persib Bandung
Berita Terkini
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
1 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
1 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
2 jam yang lalu
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
3 jam yang lalu
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
5 jam yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
14 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved