Di Laga Pertama, Pelatih Borneo FC Sudah Kritik Wasit
Selasa, 18 April 2017 - 06:00 WIB
Di Laga Pertama, Pelatih Borneo FC Sudah Kritik Wasit
A
A
A
BOGOR - Hasil imbang diraih Borneo FC. Bertandang ke markas PS TNI, Senin (18/4/2017), tim asuhan Dragan Djukanovic dipaksa menelan skor 2-2.
Borneo sempat unggul lewat aksi Lerby Eliandry di menit 36. Tapi sebelum memasuki masa istirahat, PS TNI dapat menyamakan kedudukan melalui Gustur Cahyo Putro.
Kubu Pesut Etam kembali memimpin jalannya laga di menit 65. Kali ini gol dicetak oleh Yamashita Kunihiro. Tapi kemenangan mereka buyar saat Soonhak Hong menyamakan skor di menit 79.
Usai pertandingan, Dragan meluapkan kekecewaannya. Bukan soal permainan, melainkan kepemimpinan wasit yang dinilai tidak becus dalam memberi keputusan.
"Saya tidak takut. Ingat, saya berbicara banyak soal wasit dan saya pernah disanksi. Sekarang akan saya katakan lagi. Mereka menganulir gol saya dan memberikan satu gol untuk PS TNI," tegas Dragan.
Dalam laga tersebut, Nusur Fadilah yang bertugas sebagai wasit menganulir gol Lerby di menit ke-30. Kemudian Dragan juga menyoroti kinerja wasit yang mengesahkan gol Gustur. Menurutnya, bola sudah keluar garis lapangan namun tetap diteruskan Erwin Ramdani dalam memberi umpan. Si kulit bundar akhirnya dimaksimalkan Gustur hingga masuk ke gawang.
"Kalau gol ini sesuai aturan, oke. Namun ini tidak ada aturannya. Di Indonesia banyak aturan baru. Mungkin ada aturan gol seperti ini atau FIFA yang perlu mengubah aturannya," ujar Dragan.
"Saya sudah setahun lebih di sini. Awalnya, saya kaget dengan kualitas wasit di sini. Namun mulai terbiasa. Kualitas wasit menjadi masalah terbesar di sepak bola Indonesia," pungkasnya.
Borneo sempat unggul lewat aksi Lerby Eliandry di menit 36. Tapi sebelum memasuki masa istirahat, PS TNI dapat menyamakan kedudukan melalui Gustur Cahyo Putro.
Kubu Pesut Etam kembali memimpin jalannya laga di menit 65. Kali ini gol dicetak oleh Yamashita Kunihiro. Tapi kemenangan mereka buyar saat Soonhak Hong menyamakan skor di menit 79.
Usai pertandingan, Dragan meluapkan kekecewaannya. Bukan soal permainan, melainkan kepemimpinan wasit yang dinilai tidak becus dalam memberi keputusan.
"Saya tidak takut. Ingat, saya berbicara banyak soal wasit dan saya pernah disanksi. Sekarang akan saya katakan lagi. Mereka menganulir gol saya dan memberikan satu gol untuk PS TNI," tegas Dragan.
Dalam laga tersebut, Nusur Fadilah yang bertugas sebagai wasit menganulir gol Lerby di menit ke-30. Kemudian Dragan juga menyoroti kinerja wasit yang mengesahkan gol Gustur. Menurutnya, bola sudah keluar garis lapangan namun tetap diteruskan Erwin Ramdani dalam memberi umpan. Si kulit bundar akhirnya dimaksimalkan Gustur hingga masuk ke gawang.
"Kalau gol ini sesuai aturan, oke. Namun ini tidak ada aturannya. Di Indonesia banyak aturan baru. Mungkin ada aturan gol seperti ini atau FIFA yang perlu mengubah aturannya," ujar Dragan.
"Saya sudah setahun lebih di sini. Awalnya, saya kaget dengan kualitas wasit di sini. Namun mulai terbiasa. Kualitas wasit menjadi masalah terbesar di sepak bola Indonesia," pungkasnya.
(bep)