Pelatih PSM Bingung, Dua Pemainnya Dipukul Tapi Tak Ada Kartu Merah
Rabu, 10 Mei 2017 - 23:00 WIB
Pelatih PSM Bingung, Dua Pemainnya Dipukul Tapi Tak Ada Kartu Merah
A
A
A
MAKASSAR - PSM Makassar memuncaki klasemen sementara Liga 1 2017 seusai membungkam Arema FC 1-0 di Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Makassar, Rabu (10/5/2016) malam. Pertandingan dalam tensi tinggi, dan diwarnai kartu merah pemain Arema.
Kartu merah diterima bek Mochamad Junda Irawan setelah mendapat kartu kuning kedua akibat melanggar Willem Jan Pluim pada menit ke-45+1. Gol semata wayang PSM diciptakan oleh bomber impor mereka Reinaldo Elias da Costa pada menit ke 55. Sekaligus membawa PSM berada di puncak dengan 13 poin. (Baca juga: Aji Santoso Sesalkan Kartu Merah Junda ).
Menyikapi sengitnya permainan, Pelatih PSM Robert Alberts mengatakan, seharusnya dilaga ini banyak kartu merah yang keluar. "Saya mungkin tidak taHu aturan sepak bola. MasaK, pemain kami dipukul pemain lawan tidak dapat kartu merah, pertama di tengah lapangan dan kedua di depan bench," katanya.
Dua insiden memang luput dari pengamatan wasit Nusur Fadihlah. Steven Paulle dipukul oleh Juan Pablo Pino, sementara Zulkifli Syukur juga tersungkur setelah dipukul oleh Esteba Viscarra.
Jalannya pertandingan
PSM yang turun dengan kekuatan penuh berhasil tampil agresif, namun sepanjang pertandingan anak-anak Arema berhasil memberikan perlawanan sengit. Tim Juku Eja mendapat peluang pertama melalui Willem Jan Pluim melakukan tendangan bebas, sayang sepakannya masih di tepis penjaga gawang Arema Kurnia Meiga pada menit keempat.
Arema yang juga tampil terbuka mendapat peluang pada menit ke-11 lewat penyerang sayap Singo Edan Andrianto yang berhasil lolos dari pengawalan bek PSM, beruntung Steven Paulle berhasil memotong umpan silang yang diberikan Gonzales.
Giliran PSM menyerang menit ke-13, Titus Bonai penyerang yang akrab disapa Tibo hampir saja mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan Pluim, beruntung tandukannya masil lemah dan diamankan kiper Arema.
Menit ke-22 tandukan Hamka Hamzah yang naik membantu serangan saat tendangan sudut hampir membuat PSM unggul terlebih dahulu, sayang masih melebar di gawang Arema.
Tim Juku Eja harus kehilangan pemain muda dimenit ke 32 PSM Ridwan Tawainella pemain U-23 ini harus ditarik keluar dan digantikan Romario yang juga pemain U-23.
Hamka kembali nyaris mencetak gol melalui bola mati, pemain bertahan ini menerima umpa Klok dari sektor kiri pertahanan Arema. Namun sayang masih melebar tipis di tiang gawang.
Arema harus bermain 10 pemain setelah Junda Irawan diusir dari lapangan, karena mendapat kartu kuning keduanya. Sebelumnya pemain muda ini melanggar Romario, kemudian harus menjatuhkan paksa playmaker PSM Pluim yang sudah melewatinya, sehingga Wasit Nusur Fahilah menarik kartu merah di ujung pertandingan babak pertama. Hingga turun minum skor 0-0 masih bertahan.
Memasuki babak kedua PSM melakukan pergantian dengan meraih Romario dan memasukkan Reinaldo. Kondisi ini membuat PSM terus melakukan tekanan bertubi-tubi ke jantung pertahanan Arema.
Menit ke-55 Reinaldo berhasil mencatatkan namanya, pemain jangkung ini menyambut umpan crossing Reva Adi Utama di sektor kanan pertahanan Arema. Reinaldo yang menang duel menceploskan bola melalui tandukan.
M Rahmat nyaris menambah gol, setelah pemain ini lolos dari pengawalan pemain belakang Arema saat mendapat umpan trupas dari Arfan. Sayang Rahmat belum bisa mengecoh Kurnia Meiga yang mampu memblok sepakan keras pemain ini. Skor 1-0 belum berubah.
Menit ke-87 Pluim bisa saja menggandakan keunggulan, Reinaldo yang lolos dari jebakan offside langsung berhadapan dengan penjaga gawang. Dan langsung mengumpan ke Pluim, sayang sepakannya melebar di atas mistar gawang. Hingga peluit panjang skor 1-0 untuk kemenagan PSM tetap bertahan.
Kartu merah diterima bek Mochamad Junda Irawan setelah mendapat kartu kuning kedua akibat melanggar Willem Jan Pluim pada menit ke-45+1. Gol semata wayang PSM diciptakan oleh bomber impor mereka Reinaldo Elias da Costa pada menit ke 55. Sekaligus membawa PSM berada di puncak dengan 13 poin. (Baca juga: Aji Santoso Sesalkan Kartu Merah Junda ).
Menyikapi sengitnya permainan, Pelatih PSM Robert Alberts mengatakan, seharusnya dilaga ini banyak kartu merah yang keluar. "Saya mungkin tidak taHu aturan sepak bola. MasaK, pemain kami dipukul pemain lawan tidak dapat kartu merah, pertama di tengah lapangan dan kedua di depan bench," katanya.
Dua insiden memang luput dari pengamatan wasit Nusur Fadihlah. Steven Paulle dipukul oleh Juan Pablo Pino, sementara Zulkifli Syukur juga tersungkur setelah dipukul oleh Esteba Viscarra.
Jalannya pertandingan
PSM yang turun dengan kekuatan penuh berhasil tampil agresif, namun sepanjang pertandingan anak-anak Arema berhasil memberikan perlawanan sengit. Tim Juku Eja mendapat peluang pertama melalui Willem Jan Pluim melakukan tendangan bebas, sayang sepakannya masih di tepis penjaga gawang Arema Kurnia Meiga pada menit keempat.
Arema yang juga tampil terbuka mendapat peluang pada menit ke-11 lewat penyerang sayap Singo Edan Andrianto yang berhasil lolos dari pengawalan bek PSM, beruntung Steven Paulle berhasil memotong umpan silang yang diberikan Gonzales.
Giliran PSM menyerang menit ke-13, Titus Bonai penyerang yang akrab disapa Tibo hampir saja mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan Pluim, beruntung tandukannya masil lemah dan diamankan kiper Arema.
Menit ke-22 tandukan Hamka Hamzah yang naik membantu serangan saat tendangan sudut hampir membuat PSM unggul terlebih dahulu, sayang masih melebar di gawang Arema.
Tim Juku Eja harus kehilangan pemain muda dimenit ke 32 PSM Ridwan Tawainella pemain U-23 ini harus ditarik keluar dan digantikan Romario yang juga pemain U-23.
Hamka kembali nyaris mencetak gol melalui bola mati, pemain bertahan ini menerima umpa Klok dari sektor kiri pertahanan Arema. Namun sayang masih melebar tipis di tiang gawang.
Arema harus bermain 10 pemain setelah Junda Irawan diusir dari lapangan, karena mendapat kartu kuning keduanya. Sebelumnya pemain muda ini melanggar Romario, kemudian harus menjatuhkan paksa playmaker PSM Pluim yang sudah melewatinya, sehingga Wasit Nusur Fahilah menarik kartu merah di ujung pertandingan babak pertama. Hingga turun minum skor 0-0 masih bertahan.
Memasuki babak kedua PSM melakukan pergantian dengan meraih Romario dan memasukkan Reinaldo. Kondisi ini membuat PSM terus melakukan tekanan bertubi-tubi ke jantung pertahanan Arema.
Menit ke-55 Reinaldo berhasil mencatatkan namanya, pemain jangkung ini menyambut umpan crossing Reva Adi Utama di sektor kanan pertahanan Arema. Reinaldo yang menang duel menceploskan bola melalui tandukan.
M Rahmat nyaris menambah gol, setelah pemain ini lolos dari pengawalan pemain belakang Arema saat mendapat umpan trupas dari Arfan. Sayang Rahmat belum bisa mengecoh Kurnia Meiga yang mampu memblok sepakan keras pemain ini. Skor 1-0 belum berubah.
Menit ke-87 Pluim bisa saja menggandakan keunggulan, Reinaldo yang lolos dari jebakan offside langsung berhadapan dengan penjaga gawang. Dan langsung mengumpan ke Pluim, sayang sepakannya melebar di atas mistar gawang. Hingga peluit panjang skor 1-0 untuk kemenagan PSM tetap bertahan.
(sha)