Ladeni Persipura, PSM Dilarang Tampil Seperti di Gresik
Senin, 29 Mei 2017 - 23:05 WIB
Ladeni Persipura, PSM Dilarang Tampil Seperti di Gresik
A
A
A
MAKASSAR - PSM Makassar harus meningkatkan perfoma sebelum menjamu Persipura Jayapura pada pekan kesembilan kompetisi Liga 1 2017 di Stadion Mattoangin, Sabtu (3/6/2017). Pada laga sebelumnya, menantang Persegres Gresik United tim Juku Eja tampil di bawa perfoma.
PSM harus berbagi angka dengan tim tuan rumah pada laga tersebut, padahal mereka diunggulkan untuk memenangkan pertandingan versus Persegres. Sebab, PSM turun dengan tiga pemain impor yakni Steven Paulle, Willem Jan Pluim dan Reinaldo Elias da Costa sejak menit awal. Sementara Persegres hanya memainkan dua pemain impor.
Sayang mereka harus tertinggal terlebih dahulu melalui gol penyerang sayap tuan rumah Komaruddin memanfaatkan bola set piece pada menit ke-53. Beruntung PSM bisa menyamakan kedudukan menit ke-81 melalui Rizky Pellu hingga skor berakhir imbang 1-1.
Hasil ini memang membuat tim Juku Eja masih berada di posisi atas klasemen sementara setelah mengoleksi 17 poin, namun PS TNI menguntit mereka di posisi kedua dengan 15 poin, serta ada Arema FC di posisi ketiga dengan 14 poin.
Pelatih PSM Robert Alberts mengatakan, timnya memang bermain di bawa perfoma pada laga sebelumnya menghadapi Persegres Gresik di Stadion Petrokimia, Gresik. "Kami tidak menemukan ritme permainan sendiri," katanya.
Tim Juku Eja harus lebih maksimal saat menjamu Persipura Jayapura di Makassar, karena sejauh ini tim Juku Eja belum pernah mengalahkan Persipura, musim lalu hanya bermain imbang tanpa gol di Makassar, kemudian dibantai 2-4 di Stadion Mandala.
Mantan Direktur Olahraga PSM Andi Darussalam Tabussalla mengatakan, tim kepelatihan harus melakukan evaluasi terhadap porsi latihan timnya agar bisa lebih maksimal. "Lebih baik Robert mengkaji hasil pertandingan dan porsi latihan dan jangan selalu menyalahkan non teknis," katanya.
PSM harus berbagi angka dengan tim tuan rumah pada laga tersebut, padahal mereka diunggulkan untuk memenangkan pertandingan versus Persegres. Sebab, PSM turun dengan tiga pemain impor yakni Steven Paulle, Willem Jan Pluim dan Reinaldo Elias da Costa sejak menit awal. Sementara Persegres hanya memainkan dua pemain impor.
Sayang mereka harus tertinggal terlebih dahulu melalui gol penyerang sayap tuan rumah Komaruddin memanfaatkan bola set piece pada menit ke-53. Beruntung PSM bisa menyamakan kedudukan menit ke-81 melalui Rizky Pellu hingga skor berakhir imbang 1-1.
Hasil ini memang membuat tim Juku Eja masih berada di posisi atas klasemen sementara setelah mengoleksi 17 poin, namun PS TNI menguntit mereka di posisi kedua dengan 15 poin, serta ada Arema FC di posisi ketiga dengan 14 poin.
Pelatih PSM Robert Alberts mengatakan, timnya memang bermain di bawa perfoma pada laga sebelumnya menghadapi Persegres Gresik di Stadion Petrokimia, Gresik. "Kami tidak menemukan ritme permainan sendiri," katanya.
Tim Juku Eja harus lebih maksimal saat menjamu Persipura Jayapura di Makassar, karena sejauh ini tim Juku Eja belum pernah mengalahkan Persipura, musim lalu hanya bermain imbang tanpa gol di Makassar, kemudian dibantai 2-4 di Stadion Mandala.
Mantan Direktur Olahraga PSM Andi Darussalam Tabussalla mengatakan, tim kepelatihan harus melakukan evaluasi terhadap porsi latihan timnya agar bisa lebih maksimal. "Lebih baik Robert mengkaji hasil pertandingan dan porsi latihan dan jangan selalu menyalahkan non teknis," katanya.
(sha)