PSGC Ciamis Tegaskan Carlos de Mello Bukan Dipecat

Kamis, 01 Juni 2017 - 16:30 WIB
PSGC Ciamis Tegaskan...
PSGC Ciamis Tegaskan Carlos de Mello Bukan Dipecat
A A A
CIAMIS - PSGC Ciamis mengabarkan kalau pelatih asal Brazil Carlos de Mello sudah tidak lagi bertugas di stadion Galuh Ciamis. Tapi, Laskar Singacala menegaskan kalau itu bukan karena pemecatan.

Saat perhelatan Liga 2 2017 diliburkan, manajemen PSGC Ciamis dan Carlos menyatakan sudah sama-sama sepakat tidak melanjutkan hubungan kerja. Padahal kompetisi baru berjalan lima pertandingan.

Selain itu, tidak ada alasan bagi Carlos untuk melepas jabatannya. Sebab, dia mampu membuat PSGC Ciamis bangkit dari keterpurukan. Sempat menelan dua kekalahan beruntun, Abdul Basid dkk lalu bisa mendulang sembilan angka dari tiga laga.

Torehan itu membuat PSGC Ciamis untuk sementara menempati posisi tiga klasemen sementara Grup 3 berkat tiga menang dan dua kalah. Mereka bahkan punya kans bertengger di puncak karena hanya terpaut dua angka dari PSCS Cilacap.

"Kami sudah bertemu dengan Carlos di Plaza Kuningan, Jakarta. Membahas lebih lanjut penanganan PSGC. Tapi, inti dari pembicaraan itu sudah sepakat. Tidak ada unsur apa-apa hanya demi kemajuan tim,” ujar Manager PSGC Ciamis Herdiat Sunarya.

Herdiat menampik perpisahan ini akibat adanya konflik di kamar ganti PSGC Ciamis. Dia menjelaskan pemutusan kerja ini bukan karena pemecatan maupun pengunduran diri Carlos. Semuanya karena kesepakatan bersama.

"Tidak ada hal krusial, ini untuk kebaikan semua pihak. Ini juga demi perkembangan karir Carlos. Akhirnya sepakat untuk putus hubungan kerja. Karena ada penawaran juga untuk Carlos di Klub Liga 1, Perseru Serui," tambah Herdiat.

Herdiat mengakui manajemen PSGC Ciamis merasa Carlos kurang pas dengan pemain. Seperti tidak ada chemistry. Bila dibiarkan tentu akan menyulitkan tim kedepannya. Intinya, Carlos kurang memahami tipe dan mental armadanya.

Pada saat bersamaan, ada tawaran dari Perseru Serui pada Carlos. Karena itu, kesempatan ini langsung dimanfaatkan agar kedua belah pihak bisa mendapatkan keputusan yang saling menguntungkan.

"Tidak hanya teori yang kuat. Tapi, chemistry itu sangat diperlukan. Jadi intinya di libur puasa ini kami melakukan evaluasi dan memang hasil evaluasi keputusannya untuk menyudahi kontrak kerja," pungkas Herdiat.
(mir)
Berita Terkait
Liga 2 Tercoreng, Kalteng...
Liga 2 Tercoreng, Kalteng Putra vs PSBS Biak Dihiasi Baku Pukul
Perwakilan Klub dan...
Perwakilan Klub dan Asosiasi Pemain Temui Menpora Minta Liga 2 Kembali Bergulir
Pemain Gresik United...
Pemain Gresik United Pilih Pulang Kampung Menjadi Petani
Kabar Baik, PT LIB Putuskan...
Kabar Baik, PT LIB Putuskan Kompetisi Liga 2 Kembali Dilanjutkan Pada Februari 2023
Dirut PT LIB Bicara...
Dirut PT LIB Bicara Tunggakan Gaji Pemain Kalteng Putra: Saya Tahu Dapur Mereka
Diwarnai Kerusuhan,...
Diwarnai Kerusuhan, PSBS Biak Juara Liga 2 2023/2024
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
1 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
3 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
5 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
6 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
6 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved