Hadapi PSM, Persipura Enggan Fokus pada Satu Orang
Jum'at, 02 Juni 2017 - 22:15 WIB
Hadapi PSM, Persipura Enggan Fokus pada Satu Orang
A
A
A
MAKASSAR - Pelatih Persipura Jayapura, Liestiadi sudah punya cara untuk mencuri angka di markas PSM Makassar. Salah satunya mematikan pergerakan playmaker Willem Jan Pluim. Tapi, Mutiara Hitam menegaskan tidak hanya fokus menjaga satu orang.
Liestiadi mengaku telah mengamati perfoma gelandang asal Belanda itu di sejumlah laga. Dia akan berupaya mencari solusi untuk mematikan Pluim saat jumpa di stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Sabtu (3/6/2017).
Pelatih asal Medan ini menilai perfoma gemilang PSM saat ini tidak lepas dari kinerja Pluim. "Pemain ini harus diwaspadai. Dari rekaman saat pertandingan (PSM melawan) Arema dan Persija saya amati, kalau ini dimatikan suplay bola ke depan tidak terlalu maksimal," katanya.
Perlunya mewaspadai Pluim, ikut diutarakan pemain muda Persipura Jayapura Prisca Womsiwor. Dia mengatakan Pluim harus menjadi perhatian pemain belakang. "Tapi, selain dia ada juga kaka Tibo (Titus Bonai) yang harus diwaspadai," ungkapnya.
Kendati demikian, bekas pelatih Persegres Gresik United ini mengklaim, selain Pluim ada beberapa pemain PSM yang masuk dalam catatannya. "Juga ada Titus Bonai dan M Rahmat. Kami tidak mau terfokus ke Jan Pluim saja," tambah Liestiadi.
Liestiadi menilai kekuatan PSM musim ini berbeda dari sebelumnya. Kualitas pemainnya merata. Karena itu akan sangat beresiko jika hanya fokus mengawal individu tertentu. "Dari belakang, tengah dan lini depan mereka rata, juga dilatih oleh pelatih berkualitas," tutupnya.
Liestiadi mengaku telah mengamati perfoma gelandang asal Belanda itu di sejumlah laga. Dia akan berupaya mencari solusi untuk mematikan Pluim saat jumpa di stadion Andi Mattalatta Mattoanging, Sabtu (3/6/2017).
Pelatih asal Medan ini menilai perfoma gemilang PSM saat ini tidak lepas dari kinerja Pluim. "Pemain ini harus diwaspadai. Dari rekaman saat pertandingan (PSM melawan) Arema dan Persija saya amati, kalau ini dimatikan suplay bola ke depan tidak terlalu maksimal," katanya.
Perlunya mewaspadai Pluim, ikut diutarakan pemain muda Persipura Jayapura Prisca Womsiwor. Dia mengatakan Pluim harus menjadi perhatian pemain belakang. "Tapi, selain dia ada juga kaka Tibo (Titus Bonai) yang harus diwaspadai," ungkapnya.
Kendati demikian, bekas pelatih Persegres Gresik United ini mengklaim, selain Pluim ada beberapa pemain PSM yang masuk dalam catatannya. "Juga ada Titus Bonai dan M Rahmat. Kami tidak mau terfokus ke Jan Pluim saja," tambah Liestiadi.
Liestiadi menilai kekuatan PSM musim ini berbeda dari sebelumnya. Kualitas pemainnya merata. Karena itu akan sangat beresiko jika hanya fokus mengawal individu tertentu. "Dari belakang, tengah dan lini depan mereka rata, juga dilatih oleh pelatih berkualitas," tutupnya.
(mir)