Terhenti di Babak I Indonesia Open 2017, Ini Alasan Marcus/Kevin

Rabu, 14 Juni 2017 - 12:33 WIB
Terhenti di Babak I...
Terhenti di Babak I Indonesia Open 2017, Ini Alasan Marcus/Kevin
A A A
JAKARTA - Salah satu andalan Indonesia untuk meraih gelar di nomor ganda putra Indonesia Open Super Series 2017 harus terhenti di babak pertama. Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menyerah dua set langsung dari wakil Denmark.

Ya, Marcus/Kevin ditaklukkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark), dengan skor 16-21, 16-21 pada babak pertama Indonesia Open Super Series 2017. Kekalahan ini tentunya membuat pecinta bulu tangkis di Tanah Air kecewa, maklum saja, Marcus/Kevin yang kini duduk di peringkat satu dunia, memiliki peluang besar untuk menyumbang gelar di rumah sendiri.
Pasangan ganda putra Indonesia Marcus Gideon-Kevin Sanjaya di babak pertama Indonesia Open 2017. (Foto-Sindonews-Isra Triansyah) (1) copy
Marcus/Kevin mengakui bahwa mereka tidak dalam kondisi 100 persen fit. Kevin tengah menderita cedera bahu sejak Rabu pekan lalu. Otot bahunya sobek dan hingga saat ini ia masih dalam tahap pengobatan oleh tim dokter PBSI.

Keduanya memang terlihat tampil jauh di bawah performa terbaiknya pada pertandingan hari ini, Kevin tak selihai biasanya di depan net, ia juga sangat berhati-hati melayangkan smes di area belakang lapangan. Sementara Marcus terlihat kesulitan menutup lapangan, smesnya juga kurang akurat.

“Saya pribadi memang agak hati-hati mainnya, sebelumnya saya pernah bilang kalau saya ada masalah, saya mengalami cedera bahu, ada otot yang sobek sedikit,” ungkap Kevin seperti ditulis situs resmi PBSI.

“Soal beban sebagai tumpuan sih enggak ada, sepanjang permainan saya memang hati-hati di bola-bola belakang, tiap smes saya merasa sakit di bahu, tetapi ini tidak bisa dijadikan alasan kekalahan kami,” ujar Kevin.

“Dokter tidak memberi estimasi kapan cedera saya bisa sembuh, sekarang hanya disuruh menjaga kondisi dan minum obat. Soal partisipasi di Australia Open minggu depan, masih kami diskusikan dengan pelatih,” tambahnya.
Pasangan ganda putra Indonesia Marcus Gideon-Kevin Sanjaya di babak pertama Indonesia Open 2017. (Foto-Sindonews-Isra Triansyah) (2) copy
Sementara itu, Marcus merasa tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam laga hari ini. Ketika disinggung soal kepercayaan diri berlebihan, Marcus menampiknya dan mengatakan mereka tak berpikir 100 persen bisa memenangkan pertandingan, apalagi lawan yang dihadapi adalah pasangan yang cukup bagus.

“Saya mainnya lagi enggak enak hari ini, memang ada kendala di angin, tetapi ini tidak bisa dijadikan alasan, karena lawan juga merasakan hal yang sama. Bermain di lapangan berangin, sebaiknya tidak boleh banyak mengangkat bola dan menyerang terus,” kata Marcus berkilah.
(sbn)
Berita Terkait
BWF SUPER SERIES 1000...
BWF SUPER SERIES 1000 Indonesia Open 2025, Live di iNews Premium Sports!
Ranking Jago Bulu Tangkis...
Ranking Jago Bulu Tangkis Indonesia Peraih Gelar Turnamen BWF Super Series 2025
BWF Super Series 1000...
BWF Super Series 1000 Indonesia Open 2025! Saksikan Keseruannya di iNews Premium Sports
Hasil Final Indonesia...
Hasil Final Indonesia Open 2024: China Borong 4 Gelar, Korea Bawa Pulang 1 Gelar
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia di Turnamen Bulu Tangkis Malaysia Open 2022
Tunggal Putra Indonesia...
Tunggal Putra Indonesia Kuasai Thailand International Series 2025
Berita Terkini
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
13 menit yang lalu
Visa Ditolak AS, Wasit...
Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA
1 jam yang lalu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
3 jam yang lalu
Isak-Gyokeres Mengamuk,...
Isak-Gyokeres Mengamuk, Swedia Gilas Tunisia dan Rebut Takhta Grup F
3 jam yang lalu
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
4 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved